Lamtana Lamtana
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS LAYANAN JEMPUT ZAKAT PADA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR LAMTANA LAMTANA
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 2 (2019): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.742 KB) | DOI: 10.24903/je.v8i2.763

Abstract

Peran keefektifan amil zakat menjadi suatu proses keberhasilan upaya pencapaian pengumpulan yang maksimal untuk disalurkan kembali kepada mustahiq dengan memberi pelayanan yang terbaik kepada muzakki maka akan memudahkan para muzakki untuk membayar zakat. Salah satu tugas dari organisasi pengelolaan zakat yaitu penghimpunan dana zakat. Menghimpun atau Penghimpunan dapat diartikan sebagai kegiatan pengumpulan dana dan sumber daya lainnya dari masyarakat (baik individu, kelompok, organisasi, perusahaan ataupun pemerintah) yang akan digunakan untuk membiayai program kegiatan operasional lembaga yang pada akhirnya dapat mencapai visi, misi dan tujuan dari lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program layanan jemput zakat yang dilakukan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dan mengetahui seberapa efektifkah layanan jemput zakat membantu BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan penerimaan zakat serta mengetahui Faktor penghambat dan pendukung program layanan jemput zakat yang ada di BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field work search), sehingga peneliti terjun langsung kepada objek penelitian untuk melakukan wawancara kepada pengurus BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, observasi, dan mengumpulkan dokumentasi. Harapan setelah mengefektifitaskan layanan jemput zakat kepada muzakki akan meningkatkan penghimpunan dana zakat dari masyarakat juga pendistribusian dana zakat kepada mustahiq juga dapat di maksimalkan.
Strategi Promosi Pada Perusahaan Roti Durian Panglima Samarinda Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Ditinjau Dari Ekonomi Islam Lamtana
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 9 No. 2 (2020): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v9i2.995

Abstract

Perkembangan lapangan usaha seakan-akan memaksa para penggiat ekonomi terutama para pengusaha seperti mengikuti lomba lari harus cepat dan tepat waktu dalam mengembangkan usahanya kalau tidak maka akan tertinggal dari para pegusaha yang lainnya, iklim usaha dagang yang semakin hari persaingannya semakin intens dan kontras, hal demikian terlihat dengan banyak sekali perusahaan yang didirikan oleh pemerintah maupun swasta, perusahaan skala besar, menengah maupun perusahaan mikro kecil, situasi yang demikian baik langsung maupun secara tidak langsung tentu bisa mempengaruhi kesinambungan usaha yang diretas oleh para pekerja yang ada didalam perusahaan tersebut. Untuk memudahkan dalam memasarkan produk pengusaha hendaknya lebih pro-aktif dan berinovasi dalam menghadapi saingan usaha.Dalam ajaran Islam hendaknya didalam menginformasikan atau menyampaikan semua, objek terhadap warga masyarakat mesti dengan kebenaran dan keterbukaan dengan sebenarnya, sebab demikian itu akan membuat perasaan menjadi tenang karena tidak ada yang disembunyikan, masyarakat juga pastinya akan merasa puas dan meningkatkan kepercayaannya terhadap apa yang kita sampaikan, kaitannya dalam usaha mempromosikan produk yang akan dijual. Promosi ialah satu sarana maupun kegiatan menginformasikan atau mempublikasikan usaha juga produk barang/jasa kepada calon pembeli atau konsumen, dengan bermacam ragam yang bisa menarik perhatian pembeli harapan akan meningkatnya kuantitas penjualan. Agar kualitas produksi bisa terjaga dengan baik dan handal, sangat memerlukan manajemen kerja yang profesional guna mendatangkan kesejahteraan bagi belbagai aspek. Pastinya yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan sesuai dengan Syari’ah.Roti Durian Panglima adalah salah satu perusahaan yang berada di kota Samarinda. Lokasi perusahaan ini berada di jalan Ir. Juanda No. 1. Lokasi sangat strategis karena berada di pinggir jalan raya yang mudah dijangkau oleh konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui strategi promosi pada usaha Roti Durian Panglima Samarinda dalam menghadapi persaingan bisnis ditinjau dari Ekonomi Islam. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey terhadap pelaku usaha Roti Durian Panglima Samarinda. Pengusaha melakukan promosi dengan jujur, tidak pernah berbohong.Kata Kunci : Strategi Promosi, Persaingan, Ekonomi Islam
Penerapan Prinsip Syariah pada Akad Rahn di Lembaga Pegadaian Syariah Lamtana Lamtana; Vemmy Mayditri
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v10i2.397

Abstract

Non-Bank Islamic Financial Institutions in Indonesia, one of which is the Sharia Pawnshop, to implement various kinds of products and contracts in carrying out their business activities, one of the products is the Rahn contract, the freedom to design the form of the contract will provide product diversity, however fiqh analysis is carried out to avoid things that are prohibited, considering that one of the rules in ushul fiqh is basically all transactions are allowed unless there is a clear argument forbidding it. Based on the pillars of Rahn's contract in practice, starting from marhun, marhun bih, shighah, and 'aqidaini, it is in accordance with sharia theory. Pawn as one of the categories of debt-receivable agreements, for a trust from the creditor, the debtor pledges the goods as collateral for the debt. The collateral remains the property of the person who pawned it, but is controlled by the recipient of the pledge. The results of this study show that in general the Sharia Pawn Sharing the Blessing of Samarinda has complied with the rules in rahn transactions. Pawn Sharia Sharing Blessings in other words using multiple contracts (al-uqud al-murakkabah). It is a hybrid contract (multi-contract), namely rahn (pawning), qardh (borrowing) and ijarah (rental) contracts. The second contract responds to the first contract, and the third contract completes the second contract where the perfection of the first contract depends on the perfection of the second and third contracts through a reciprocal process or one contract depends on another contract. Tthe auction system carried out by sharia pawnshops is in accordance with the DSN-MUI Fatwa No: 25/DSN-MUI/III/2002 concerning Rahn. Excess money from the auction after deducting loans and fees will be returned to the customer, while if there is still a shortage, it remains the customer's obligation to pay off. This is the beauty of Islam where loan settlement or repayment is carried out fairly
Perbankan KINERJA BANK SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK PADA MASA PANDEMI COVID-19: PENDEKATAN MAQASHID SYARIAH Lamtana
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/je.v11i2.1581

Abstract

Abstract This study aims to analyze the performance of Islamic banks with the Maqashid Syariah approach. The analytical technique used is the Simple Additive Weighting Method (SAW) to solve multi-attribute decision problems. The sampling technique used is purposive sampling while the data comes from the annual reports of each bank. The results showed that among the 4 Islamic banks listed on the Indonesian stock exchange, only two banks entered the research criteria for research, namely Bank BTPN Syariah and Bank Panin Dubai Syariah. With the results of the study showing that when viewed from the sharia objectives of Tahdzib al-Fard, the first rank is BDSB with a score of 0.2486, then followed by BTPNS as the second rank with a score of 0.00335, judging from the goals of sharia Iqamah al-'Adl the first rank is held by BTPNS with a score of 0.3959 and the second place is PDSB with a score of 0.0761, then in the sharia goal of Jalb al-Maslahah the first place is won by PDSB with a score of 0.4326 and then the second place is BTPNS with a score of 0.1803. in the fourth sharia goal, namely Falah, the first winner is BTPNS with a score of 0.1243 where PDSB certainly ranks second with a total score of 0.0536. It was concluded that from the results of the research on the sharia objectives of the two BUS, namely PDSB and BTPNS, each of them twice ranked first in carrying out the objectives of Maqhasid Syariah. Keywords: Performance Assessment, Islamic Banking, Sharia Maqashid Index (IMS)