This Author published in this journals
All Journal Agrifarm
Jumriani
Prodi Agroteknologi Faperta Universitas Widya Gama Mahakam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Effect of Liquid Fertilizer on Growth Biourine Cow Seeds Lai (Durio kutejensis Hassk. Becc): Pengaruh Pemberian Pupuk Cair Biourine Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Lai (Durio kutejensis Hassk. Becc) Jumriani; Rustam Baraq Noor; Tutik Nugrahini
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.378 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Cair Biourine Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Lai (Durio kutejensis Hassk. Becc). Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan bibit tanaman Lai (Durio kutejensis Hassk Becc) dengan pemberian pupuk cair biourine sapi dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Jl. K. H. Wahid. Hasyim. Lahan pertanian Kampus Widya Gama Mahakam Samarinda Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan selama 3 bulan terhitung dari bulan Juni sampai dengan Agustus 2013. Penelitian ini disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian pupuk cair biourine sapi pada bibit tanaman Lai pada 6 (enam) taraf perlakuan yaitu : kontrol atau disiram air (U0), konsentrasi pemberian pupuk cair biourine sapi 5 % (U1), konsentrasi pemberian pupuk cair biourine sapi 10 % (U2), konsentrasi pemberian pupuk cair biourine sapi 15 % (U3), konsentrasi pemberian pupuk cair biourine sapi 20 % (U4) , dan konsentrasi pemberian pupuk cair bio urine sapi 25 % (U5). Masing-masing taraf perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk cair biourine sapi pada parameter diameter batang umur 2 dan 3 bulan setelah perlakuan dengan konsentrasi 5 % (U1) dan konsentrasi 10 % (U2) berbeda nyata. Sedangkan parameter lainnya seperti tinggi tanaman , jumlah daun, luas daun dan diameter batang umur 1 bulan setelah perlakuan tidak berbeda nyata.