Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) BERBANTUAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN CIKONDANG 5 CISOMPET KABUPATEN GARUT Rivan Syahrul Falah
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.563 KB) | DOI: 10.31980/caxra.v2i1.1665

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berbantuan multimedia terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Desain eksperimen yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan bentuk desain penelitian yaitu one group pretest dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 di SDN Cikondang 5 Kabupaten Garut tahun ajaran 2021/2022 sebanyak satu kelas dengan jumlah siswa 30 orang. Sampel yang diambil adalah seluruh siswa kelas 4 yang berjumlah 30 orang siswa dengan teknik sampling population. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes. Analisis data menggunakan analisis ststistik deskriptif dan uji Gain Ternormalisasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Kemampuan awal siswa sebelum memperoleh pembelajaran IPA berbantuan multimedia sebesar 40.83. 2) Hasil belajar siswa kelas IV setelah memperoleh pembelajaran IPA berbantuan multimedia sebesar 84.50. 3) Pembelajaran IPA berbantuan multimedia efektif terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci: Pembelajaran IPA Berbantuan Multimedia. Hasil Belajar
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO PADA MATA PELAJARAN DESAIN GRAFIS DI SMK MA’ARIF SUKAWENING Iden Rustandi; Rivan Syahrul Falah; Kuntum Anisa Imania
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36587

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan guru dan siswa terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis video sebagai sarana pendukung kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran Desain Grafis di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek 30 siswa kelas XI dan dua guru Desain Grafis di SMK Ma’arif Sukawening, Kabupaten Garut. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (mengacu pada model Miles & Huberman). Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan demonstrasi langsung. Terdapat indikasi kuat bahwa sebagian besar siswa dan guru membutuhkan media video untuk membantu pemahaman langkahlangkah teknis secara mandiri. Kesimpulannya, terdapat kebutuhan tinggi terhadap media pembelajaran berbasis video sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas, motivasi, dan kemandirian belajar siswa SMK. Hasil analisis ini memberikan peta kebutuhan dan dasar empiris yang kontekstual bagi pengembang media dalam merancang model media pembelajaran berbasis video yang efektif dan tepat sasaran.
Needs Analysis: Project Based Learning and Digital Transformation of the Merdeka Curriculum IPA Terpadu Learning Iman Nasrulloh; Rivan Syahrul Falah; Ihpad Maulana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12975

Abstract

This study aims to analyze gaps and provide recommendations in project-based learning and digital transformation of the Merdeka Curriculum in integrated science learning. The research method uses a mixed methods approach. Qualitative data analysis was conducted by reducing data, presenting data, and drawing conclusions based on the results of interviews and observations. Quantitative data were obtained from questionnaires. The results showed that: 1) the gap that emerged was still in the form of student activity levels; 2) teachers' skills in creating learning websites needed to be improved; 3) digital learning had been implemented inside and outside the classroom; 4) teachers had basic computer skills; 5) teachers actively participate in teacher professional development; 6) obstacles in the implementation of the independent curriculum include student interests and talents; 7) providing support for teachers to participate in professional development; 8) teachers as facilitators; 9) the allocation of learning time for each meeting must be more than 2 hours of lessons; 10) limitations of equipment and materials for science practicum learning. Project-based learning and digital transformation need to pay attention to increasing student activity, learning web training, adding learning time allocation, availability of equipment and materials, and professional development.