Biji buah kelor mengandung senyawa bioaktif yang mampu menetralisir dan mengadopsi partikel-partikel lumpur serta logam terkandung dalam limbah suspensi dengan partikel kotoran melayang dalam air, sehingga sangat potensial digunakan sebagai koagulan alami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan biji kelor terhadap penjenihan air permukaan sungai Tande, untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan biji kelor terhadap penjenihan air tanah dangkal Lembang, untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan biji kelor terhadap penjenihan air tanah dalam Lino Maloga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Dengan rancangan rangkaian waktu (time series design). Tekhnik analisis data menggunakan analisis univariat dan uji varians (one way anova). Hasil analisis univariat menunjukkan biji kelor terbukti mampu digunakan dalam menjernihkan air permukaan Tande, air tanah dangkal Lembang dan air tanah dalam Lino Maloga. Sedangkan berdasarkan hasil uji varians (one way anova) menyatakan penggunaan biji kelor tidak mempunyai pengaruh untuk menurunkan kekeruhan air sungai Tande, air tanah dangkal Lembang, dan air tanah dalam Lino Maloga.