Suharmi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi pada Baduta di Wilayah Kerja RSUD Lamadukelleng Kabupaten Wajo Tahun 2017 Suharmi
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.999 KB) | DOI: 10.56467/jptk.v4i1.21

Abstract

Gizi kurang dipengaruhi oleh status gizi ibu saat mengandung. Ketika status gizi ibu kurang maka dapat mempengaruhi status gizi bayi (BBLR). Status gizi balita juga dipengaruhi dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi saat usia 0 sampai 5 bulan 29 hari.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi pada baduta di wilayah kerja RSUD Maddukelleng Kab wajo tahun 2017. MetodaPenelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu yang memiliki baduta di Wilayah Kerja RSUD Maddukelleng Kab wajo tahun 2017. Sampel penelitian sebanyak 92 responden dengan menggunakan Proporsional Random Sampling. Teknik analisa data menggunakan uji statistik Chi Square untuk mengetahui pengaruh riwayat berat badan lahir dan riwayat ASI eksklusif terhadap status gizi (BB/U) pada baduta dengan tingkat kemaknaan 95% (0,05). Kemudian melakukan perbandingan dengan menggunakan Odd Rasio (OR). Hasil univariat menunjukkan distribusi responden berdasarkan status gizi didapatkan paling dominan status gizi baik. Distribusi responden berdasarkan riwayat berat badan lahir didapatkan paling dominan berat badan lahir normal. Distribusi responden berdasarkan riwayat ASI eksklusif didapatkan paling dominan mendapatkan ASI eksklusif. Hasil analisis bivariat menunjukkan status gizi terhadap riwayat berat badan lahir p = 0,008 < 0,05, status gizi terhadap riwayat pemberian ASI eksklusif p = 0,084 > 0,05 sehingga disimpulkan terdapat pengaruh riwayat berat badan lahir terhadap status gizi dan tidak terdapat pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi pada balita di wilayah kerja RSUD Maddukelleng Kab wajo tahun 2017. Disarankan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan tentang faktor kejadian BBLR.
Birthing Ball dalam Kehamilan Suharmi
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/jptk.v6i1.58

Abstract

Selama masa kehamilan, ibu hamil mengalami perubahan fisik dan psikis yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Salah satu Asuhan selama kehamilan trimester ketiga adalah olahraga yang dikenal dengan istilah Birthing Ball. Birth Ball adalah bola fisioterapi yang membantu ibu hamil mengurangi ketidaknyamanan fisik terutama pada trimester ketiga. Di awal kehamilan trimester ketiga ini dapat membuat ibu hamil lebih waspada saat melakukan berbagai aktivitas. Namun aktivitas fisik masih aman dilakukan jika keadaan kehamilan normal dan tidak ada komplikasi. American College of Obstetricians and Gynecologists menyatakan bahwa aktivitas fisik tidak berhubungan dengan peningkatan risiko keguguran. Jika ibu hamil aktif bergerak setiap hari, tidak akan berisiko melahirkan bayi prematur atau berat lahir rendah. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise menunjukkan hal sebaliknya dimana aktivitas fisik lebih dianjurkan untuk wanita hamil, bahkan di trimester ketiga