p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BroadComm BroadComm
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS KUTU VESPA REGION BEKASI DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS ANGGOTA Doni Prasetyo; Bonar S Panjaitan
Jurnal Broadcomm Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v1i1.110

Abstract

Gelar ini diangkat sesuai dengan latar belakang pemikiran bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, manusia pada hakekatnya memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok, antara lain berdasarkan hobi atau kegiatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara berkomunikasi. Dengan demikian, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pola komunikasi komunitas KUTU Vespa Bekasi Region dalam menjaga solidaritas anggota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pola komunikasi yang terjadi pada komunitas KUTU Vespa Bekasi Region dalam menjaga solidaritas anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solidaritas anggota KUTU Vespa Wilayah Bekasi terbentuk karena adanya komunikasi yang intens dan pemahaman tentang pola komunikasi yang baik, hal ini menunjukkan terciptanya rasa solidaritas yang terbentuk di dalam diri para anggota KUTU Vespa Wilayah Bekasi. masyarakat yang sangat dekat. Pola komunikasi yang digunakan oleh KUTU Vespa Bekasi Region adalah pola komunikasi semua saluran atau star (semua saluran) dimana semua anggota memiliki kedudukan yang sama dalam kegiatan komunikasi dalam masyarakat.Kata Kunci : Pola Komunikasi, Komunitas Vespa, Solidaritas.
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI PENGAMEN KUDA LUMPING (STUDI FENOMENOLOGI DI KECAMATAN CIBINONG BOGOR) Bonar S Panjaitan; Maimunah Maimunah
Jurnal Broadcomm Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v3i1.143

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang beragam, diantaranya adalah budaya Jawa Timur dengan Tarian Kuda Lumping yang menjadi objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat determinan komunikasi interpersonal antara pengamen Kuda Lumping di Kecamatan Cibinong, Bogor. Kajian fenomenologis dengan metode kualitatif menjadi dasar penelitian ini. Fenomenologi lebih melihat fenomena sosial yang terjadi di masyarakat adalah penari Kuda Lumping. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara. Wawancara dilakukan dengan beberapa kelompok pengamen yang berada di kawasan lampu merah Cibinong, Bogor. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik dan Teori Reduksi Ketidakpastian. Komunikasi interpersonal menjadi hal yang cukup penting dalam penelitian ini, dengan komunikasi yang baik dengan pengendara dilakukan melalui ucapan punten, kulo nuwun, permisi. Simbol dan makna dalam seni Kuda Lumping tampak pada pakaian, hiasan wajah dan cambuk yang digunakan. Baju pengamen menggunakan baju lengan panjang, sedangkan bagian bawah menggunakan celana pendek hingga bawah lusuh. Pengamen Kuda Lumping ini dalam melakukan aksinya juga lengkap dengan riasan wajah yang mirip dengan seni Kuda Lumping. Pengertian pengamen Kuda Lumping diperjelas lagi dengan penggunaan cambuk, dianggap sebagai salah satu identitas seni tentu ini akan sesuai dengan Teori Pengurangan Ketidakpastian. Komunikasi interpersonal terjadi antara pengamen dan pengamen serta pengamen dan pengendara. Komunikasi juga dapat terjadi antara pengamen dengan koordinator, dimana informasi mengenai keberadaan Satpol PP dapat diperoleh.Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Pengamen Kuda Lumping, Fenomenologi, Cibinong, Jawa.
POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS KUTU VESPA REGION BEKASI DALAM MEMPERTAHANKAN SOLIDARITAS ANGGOTA Doni Prasetyo; Bonar S Panjaitan
BroadComm Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.982 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v1i1.187

Abstract

Gelar ini diangkat sesuai dengan latar belakang pemikiran bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, manusia pada hakekatnya memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok, antara lain berdasarkan hobi atau kegiatan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara berkomunikasi. Dengan demikian, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pola komunikasi komunitas KUTU Vespa Bekasi Region dalam menjaga solidaritas anggota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pola komunikasi yang terjadi pada komunitas KUTU Vespa Bekasi Region dalam menjaga solidaritas anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solidaritas anggota KUTU Vespa Wilayah Bekasi terbentuk karena adanya komunikasi yang intens dan pemahaman tentang pola komunikasi yang baik, hal ini menunjukkan terciptanya rasa solidaritas yang terbentuk di dalam diri para anggota KUTU Vespa Wilayah Bekasi. masyarakat yang sangat dekat. Pola komunikasi yang digunakan oleh KUTU Vespa Bekasi Region adalah pola komunikasi semua saluran atau star (semua saluran) dimana semua anggota memiliki kedudukan yang sama dalam kegiatan komunikasi dalam masyarakat.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA PENGAMEN KUDALUMPING Bonar S Panjaitan; Maimunah
BroadComm Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.605 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v3i1.220

Abstract

Indonesia memiliki keragaman budaya yang beragam, diantaranya adalah budaya Jawa Timur dengan Tarian Kuda Lumping yang menjadi objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat determinan komunikasi interpersonal antara pengamen Kuda Lumping di Kecamatan Cibinong, Bogor. Kajian fenomenologis dengan metode kualitatif menjadi dasar penelitian ini. Fenomenologi lebih melihat fenomena sosial yang terjadi di masyarakat adalah penari Kuda Lumping. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara. Wawancara dilakukan dengan beberapa kelompok pengamen yang berada di kawasan lampu merah Cibinong, Bogor. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik dan Teori Reduksi Ketidakpastian. Komunikasi interpersonal menjadi hal yang cukup penting dalam penelitian ini, dengan komunikasi yang baik dengan pengendara dilakukan melalui ucapan punten, kulo nuwun, permisi. Simbol dan makna dalam seni Kuda Lumping tampak pada pakaian, hiasan wajah dan cambuk yang digunakan. Baju pengamen menggunakan baju lengan panjang, sedangkan bagian bawah menggunakan celana pendek hingga bawah lusuh. Pengamen Kuda Lumping ini dalam melakukan aksinya juga lengkap dengan riasan wajah yang mirip dengan seni Kuda Lumping. Pengertian pengamen Kuda Lumping diperjelas lagi dengan penggunaan cambuk, dianggap sebagai salah satu identitas seni tentu ini akan sesuai dengan Teori Pengurangan Ketidakpastian. Komunikasi interpersonal terjadi antara pengamen dan pengamen serta pengamen dan pengendara. Komunikasi juga dapat terjadi antara pengamen dengan koordinator, dimana informasi mengenai keberadaan Satpol PP dapat diperoleh.
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN AKADEMI KOMUNIKASI MEDIA RADIO DAN TV JAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT Bonar S Panjaitan; Maimunah
BroadComm Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.757 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v4i1.236

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada AKMRTV Jakarta ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran Akademi Komunikasi Media Radio dan TV (AKMRTV) Jakarta dengan menggunakan analisis SWOT. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu untuk mendapatkan kausalitas yang bersifat interaktif, gambaran realitas yang kompleks, dan serta untuk memperoleh pemahaman makna dan temuan teori yang dipergunakan. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu Direktur, Kaprodi, Ketua LPPM dan beberapa Panitia PMB serta unit terkait yang berkepentingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang tepat pada Akademi Komunikasi Media Radio dan TV (AKMRTV) Jakarta adalah strategi pertumbuhan (konsentrasi melalui integrasi vertikal). Artinya AKMRTV Jakarta dapat melakukan peningkatan jenis produk yaitu berupa program studi ataupun jasa pelayanan serta memperluas pasar, mengembangkan fasilitas dan teknologi melalui pengembangan internal maupun eksternal melalui kerjasama dengan institusi lain untuk memajukan AKMRTV Jakarta.