Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

POLA KOMUNIKASI ORGANISASI PADA PERUSAHAAN RETAIL FASHION (ANALISIS POLA KOMUNIKASI PADA PT. GIORDANO INDONESIA CABANG DEPOK) Trikanti Trikanti
Jurnal Broadcomm Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v2i1.122

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting untuk membangun integritas organisasi karena dapat menentukan efektifitas dan kelancaran komunikasi yang terjadi di dalam organisasi. Penelitian ini untuk menganalisis pola komunikasi organisasi dan untuk mengetahui bentuk organisasi pola komunikasi PT Giordano Indonesia Cabang Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif fenomenologi. Pendekatan kualitatif adalah metode untuk menggali dan memahami makna yang dikaitkan dengan isu-isu sosial atau kemanusiaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kombinasi, metode yang menggabungkan kedua metode tersebut adalah metode studi pustaka dengan studi lapangan. Penelitian ini menggunakan teori pengorganisasian Weick untuk menganalisis pola komunikasi tentang Giordano Cabang Depok. Lemah dalam pengorganisasian termasuk dalam teori; penentuan, pemilihan dan penyimpanan dalam organisasi. Hasil dari penelitian ini adalah pola komunikasi di Depok Giordano adalah pola komunikasi formal dan komunikasi informal. Dimana komunikasi vertikal dan formal dari atas ke bawah, pola komunikasi formal juga biasanya menggunakan struktur jaringan roda, di mana adanya kepemimpinan terpusat yang dapat mempengaruhi semua anggota, dan pola komunikasi informal yaitu horizontal dan semua saluran komunikasi.Kata Kunci : Pola Komunikasi, Komunikasi Organisasi dan Giordano.
KOMODIFIKASI ANAK DALAM IKLAN (ANALISIS SEMIOTIKA DALAM IKLAN TRI-INDIE+ BUAT KAMU YANG UDAH GEDE VERSI “CEWE” DAN “COWO”) Trikanti Trikanti
Jurnal Broadcomm Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v1i1.107

Abstract

Televisi sebagai media periklanan memberikan dukungan yang besar bagi perusahaan dalam mempromosikan produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan untuk kepentingan perusahaan. Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling dikenal dan paling banyak dibicarakan orang, hal ini kemungkinan karena jangkauannya yang luas. 3 (Tri), operator GSM dikelola dan dioperasikan oleh PT. 3 Hutchison Indonesia (H3I) memperkenalkan iklan terbarunya yang menampilkan anak-anak sebagai objek dalam beriklan. Dalam iklan tersebut anak melakukan aktivitas dan berbicara seperti orang dewasa. Anak adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk membantu mengembangkan kemampuannya. Sehubungan dengan masalah yang diteliti, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji secara mendalam tentang bagaimana representasi dan komodifikasi anak dalam iklan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis komunikasi semiologi. Sebagai penelitian deskriptif, penelitian ini menggunakan metode semiotika yang dapat membantu untuk menemukan makna dibalik tanda – tanda yang terdapat pada iklan tersebut. Dari analisis makna, simbol dan gambar, penulis menyimpulkan bahwa dalam iklan Tri-card yang menjadikan Indie + objek representasi anak-anak sebagai bentuk dialog dan orang dewasa, dari awal hingga akhir iklan adalah iklan keberadaan suatu bentuk komodifikasi.Kata kunci: Komodifikasi, Anak,  Iklan Televisi.
KOMODIFIKASI ANAK DALAM IKLAN (ANALISIS SEMIOTIKA DALAM IKLAN TRI-INDIE+ BUAT KAMU YANG UDAH GEDE VERSI “CEWE” DAN “COWO”) Trikanti
BroadComm Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.123 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v1i1.184

Abstract

Televisi sebagai media periklanan memberikan dukungan yang besar bagi perusahaan dalam mempromosikan produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan untuk kepentingan perusahaan. Iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang paling dikenal dan paling banyak dibicarakan orang, hal ini kemungkinan karena jangkauannya yang luas. 3 (Tri), operator GSM dikelola dan dioperasikan oleh PT. 3 Hutchison Indonesia (H3I) memperkenalkan iklan terbarunya yang menampilkan anak-anak sebagai objek dalam beriklan. Dalam iklan tersebut anak melakukan aktivitas dan berbicara seperti orang dewasa. Anak adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk membantu mengembangkan kemampuannya. Sehubungan dengan masalah yang diteliti, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji secara mendalam tentang bagaimana representasi dan komodifikasi anak dalam iklan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis komunikasi semiologi. Sebagai penelitian deskriptif, penelitian ini menggunakan metode semiotika yang dapat membantu untuk menemukan makna dibalik tanda – tanda yang terdapat pada iklan tersebut. Dari analisis makna, simbol dan gambar, penulis menyimpulkan bahwa dalam iklan Tri-card yang menjadikan Indie + objek representasi anak-anak sebagai bentuk dialog dan orang dewasa, dari awal hingga akhir iklan adalah iklan keberadaan suatu bentuk komodifikasi.
POLA KOMUNIKASI ORGANISASI PADA PERUSAHAAN RETAIL FASHION (ANALISIS POLA KOMUNIKASI PADA PT. GIORDANO INDONESIA CABANG DEPOK) Trikanti
BroadComm Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.104 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v2i1.199

Abstract

Komunikasi merupakan elemen penting untuk membangun integritas organisasi karena dapat menentukan efektifitas dan kelancaran komunikasi yang terjadi di dalam organisasi. Penelitian ini untuk menganalisis pola komunikasi organisasi dan untuk mengetahui bentuk organisasi pola komunikasi PT Giordano Indonesia Cabang Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif fenomenologi. Pendekatan kualitatif adalah metode untuk menggali dan memahami makna yang dikaitkan dengan isu-isu sosial atau kemanusiaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kombinasi, metode yang menggabungkan kedua metode tersebut adalah metode studi pustaka dengan studi lapangan. Penelitian ini menggunakan teori pengorganisasian Weick untuk menganalisis pola komunikasi tentang Giordano Cabang Depok. Lemah dalam pengorganisasian termasuk dalam teori; penentuan, pemilihan dan penyimpanan dalam organisasi. Hasil dari penelitian ini adalah pola komunikasi di Depok Giordano adalah pola komunikasi formal dan komunikasi informal. Dimana komunikasi vertikal dan formal dari atas ke bawah, pola komunikasi formal juga biasanya menggunakan struktur jaringan roda, di mana adanya kepemimpinan terpusat yang dapat mempengaruhi semua anggota, dan pola komunikasi informal yaitu horizontal dan semua saluran komunikasi.
Kontribusi Komunikasi Interpersonal Terhadap Kepuasan Pernikahanan Pada Suami yang Menjalani Pernikahan Jarak Jauh trikanti, Trikanti; Hadis, Fawzia Aswin; Rahardjo, Wahyu
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 1 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i1.1861

Abstract

This study aims to examine the contribution of interpersonal communication to marital satisfaction among husbands engaged in long-distance marriages. Using a quantitative approach, data were analyzed with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS version 4.1. The findings indicate that interpersonal communication has a positive and significant influence on marital satisfaction. This is reflected in the path coefficient of 0.652 and a sample mean of 0.660. The f-square value for the interpersonal communication variable was 0.741, indicating a large effect size. With a standard deviation of 0.043, the resulting t-statistic reached 15.286—far exceeding the critical threshold of 1.96—and a p-value of 0.000, confirming the statistical significance of the relationship. These results underscore the crucial role of quality interpersonal communication in maintaining marital satisfaction, even in the context of physical separation. The study implies that enhancing interpersonal communication skills can serve as an effective strategy for couples in long-distance marriages to preserve relationship satisfaction and emotional closeness.
Kontribusi Dukungan Sosial Keluarga terhadap Kepuasaan Pernikahan pada Suami yang Menjalani Hubungan Pernikahan Jarak Jauh Trikanti; Fawzia Aswin Hadis; Wahyu Rahardjo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dukungan sosial dari keluarga memengaruhi kepuasan pernikahan pada suami yang menjalani pernikahan jarak jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 150 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga memiliki kontribusi yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pernikahan, dengan koefisien jalur sebesar 0,535, nilai t-statistik 8,203, dan p-value 0,000. Selain itu, nilai f-square untuk variabel dukungan sosial keluarga adalah 0,402, yang termasuk dalam kategori besar. Dengan kata lain, semakin besar dukungan sosial dari keluarga, semakin tinggi kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh suami dalam pernikahan jarak jauh. Temuan ini mengimplikasikan bahwa memperkuat mekanisme dukungan sosial keluarga dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kepuasan pernikahan pada pasangan yang mengalami keterpisahan fisik.