Herlinda Herlinda
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES SHOPEE TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS GUNADARMA Herlinda Herlinda; Gita Putri Lestari
Jurnal Broadcomm Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/bcomm.v2i2.133

Abstract

Shopee adalah platform yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman belanja online yang mudah, aman, dan cepat. Melalui fitur live chat dan fitur favorit memudahkan pembeli untuk mendapatkan informasi terbaru dari penjual, selain itu Shopee juga sering mengadakan promo-promo menarik bertemakan Harbolnas 11:11, 12:12, flash sale dan gratis ongkos kirim seluruh Indonesia dengan kondisi tertentu, hal ini dapat memicu perilaku konsumtif penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas mengakses Shopee terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma angkatan 2017. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori media shock. Kemudian data yang terkumpul diolah dengan menggunakan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara intensitas mengakses Shopee (frekuensi, durasi, perhatian) terhadap perilaku konsumtif (pembelian impulsif, pembelian irasional, pemborosan). Saran bagi mahasiswa fakultas ilmu komunikasi Universitas Gunadarma, agar lebih bijak dalam menggunakan waktu dalam mengakses Shopee dan lebih mengontrol diri dalam hal berbelanja.Kata Kunci : Intensitas, Shopee, Perilaku, Konsumtif, Paparan Media
DISINFORMASI PADA #JUSTICEFORAUDREY DI ERA POST TRUTH Anggie Rizki Govaldi; Herlinda Herlinda
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2021.v5i2.4825

Abstract

Dewasa ini, banyak informasi palsu yang beredar di masyarakat, sehingga informasi tersebut bersifat bias dan menyesatkan atau lebih populer dengan istilah disinformasi. Disinformasi dengan sengaja menyebarkan informasi yang salah. selain itu masyarakat lebih aman dengan fakta semu yang sesuai dengan keyakinan pribadi. Pada era post truth hasrat emosional menjadi dasar dalam menerima suatu informasi, pada era ini masyarakat mengabaikan fakta dan data yang seharusnya menjadi dasar dalam menyikapi informasi tersebut, dan informasi yang diterima harus di validasi terlebih dahulu. Kasus Audrey yang sempat viral memunculkan tagar #JusticeForAudrey. Hasil dari penulisan ini adalah setelah di lakukan factcheckingbanyak masyarakat yang menarik diri dari kasus tersebut karena telah mengetahui informasi yang valid, lalu memunculkan tagar lain #AudreyJugaBersalah. Kesimpulan dari penulisan ini menjelaskan bahwa pada era teknologi dan pesebaran post truth begitu massif di Indonesia, fact checking dapat di jadikanlandasan dan instrument utama dalam menerima suatu informasi agar tidak terbawa arus informasi yang mengandung fake news atau false news pada era post truth ini.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN 7P PENGELOLA MUSEUM SEJARAH JAKARTA DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN MANCANEGARA Anissa Aprilia Adhianti; Herlinda Herlinda
Scriptura Vol. 10 No. 1 (2020): JULY 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.648 KB) | DOI: 10.9744/scriptura.10.1.34-42

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif. Objek penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran pengelola Museum Sejarah Jakarta dalam upaya meningkatkan daya tarik wisatawan mancanegara. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga cara yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pengelola Museum Sejarah Jakarta diantaranya menggunakan brosur, pamflet, pemasaran langsung secara persuasif, menyelenggarakan event yang unik dan menarik, dan melalui social media seperti instagram dan facebook. Selain itu pengelola Museum Sejarah Jakarta menerapkan bauran komunikasi pemasaran 7p (product, price, promotion, place, people, process, physical evidence) dari manfaat informasi untuk para wisatawan mancanegara, potongan harga untuk rombongan, kemudahan akses untuk para wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung, event yang diselenggarakan bertemakan sejarah maupun edukasi, dan koleksi yang berbeda dengan museum lainnya.
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN GLOBAL DALAM KONTEKS KOMUNIKASI ORGANISASI Herlinda Herlinda
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.154 KB) | DOI: 10.35760/mkm.2019.v3i1.1981

Abstract

Salah satu syarat penting kepemipinan dalam mengemban tugas, peran, fungsi maupun tanggungjawab masing-masing bagi efektivitas dan kesuksesan adalah kompetensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kompetensi kepemimpinan global dalam kegiatan operasional perusahaan dalam konteks komunikasi organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil utama dari pelatihan lintas budaya dapat digunakan sebagai pilihan kriteria untuk kepemimpinan global, dan mengidentifikasi delapan komponen hasil pelatihan: empati, keterbukaan, kegigihan, kepekaan budaya, rasa hormat terhadap budaya orang lain, fleksibilitas peran, toleransi ambiguitas, dan keterampilan komunikasi.
PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES SHOPEE TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS GUNADARMA Herlinda; Gita Putri Lestari
BroadComm Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.337 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v2i2.210

Abstract

Shopee adalah platform yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman belanja online yang mudah, aman, dan cepat. Melalui fitur live chat dan fitur favorit memudahkan pembeli untuk mendapatkan informasi terbaru dari penjual, selain itu Shopee juga sering mengadakan promo-promo menarik bertemakan Harbolnas 11:11, 12:12, flash sale dan gratis ongkos kirim seluruh Indonesia dengan kondisi tertentu, hal ini dapat memicu perilaku konsumtif penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas mengakses Shopee terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma angkatan 2017. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori media shock. Kemudian data yang terkumpul diolah dengan menggunakan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara intensitas mengakses Shopee (frekuensi, durasi, perhatian) terhadap perilaku konsumtif (pembelian impulsif, pembelian irasional, pemborosan). Saran bagi mahasiswa fakultas ilmu komunikasi Universitas Gunadarma, agar lebih bijak dalam menggunakan waktu dalam mengakses Shopee dan lebih mengontrol diri dalam hal berbelanja.