Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap anggota dalam disiplin ibadah shalat berjama’ah subuh pada penghuni Pesantren Mahasiswi Pesma IUQI Bogor. Metode yang penulis gunakan deskriptif kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh Penghuni Pesantren Mahasiswi (Pesma) IUQI Bogor yang berjumlah 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistic analisis deskriptif dengan menggunakan pesentase, nilai frekunsi, uji validitas, uji normalitas, uji reabilitas, uji linearitas, uji korelasi product moment, uji t dan uji f. Tujuan penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara Pengurus pesma dengan anggota hal ini dapat dilihat dengan diperolehnya nilai signifikan atau sig. Hasil uji normalitas di atas diperoleh nilai signifikansi Shapiro-Wilk yaitu pada variabel pengaruh komunikasi pengurus sebesar 0,893 dan variabel disiplin anggota sebesar 0,175. Angka sig tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan taraf signifikansi 5% (0,05) atau sig > 0.05. hal tersebut memberikan gambaran bahwa data kedua variabel berdistribusi normal. Dan dari hasil uji t dan uji f menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh (X) antara komunikasi pengurus terhadap anggota (Y) dalam disiplin ibadah shalat berjama’ah subuh. Pada tabel 4.53 di Bab IV diketahui nilai Sig untuk pengaruh variabel X terhadap Y adalah sebesar 0,217 > 0,05 dan nilai t hitung -1,262, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X terhadap Y. maka dapat diartikan bahwa tidak terdapat pengaruh antara komunikasi pengurus terhadap anggota dalam disiplin ibadah shalat berjam’ah subuh