Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Engineering and Technology International Journal (EATIJ)

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN ISO 31000:2009 Meylia Vivi Putri
Engineering and Technology International Journal Vol 1 No 01 (2019): Engineering and Technology International Journal (EATIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.374 KB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mengandung nilai perlindungan tenaga kerja dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja. UKM Super Indra merupakan salah satu UKM tahu berskala menengah. UKM ini mempunyai enam stasiun kerja. Proses pembuatan tahu di UKM Super Indra memiliki banyak potensi hazard. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kemudian menganalisis risiko-risiko keselamatan dan kesehatan kerja serta memberikan usulan tindakan pengendalian risiko terhadap risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pembuatan tahu UKM Super Indra. Identifikasi risiko dilakukan dengan menggunakan metode job hazard analysis. Analisis risiko dilakukan dengan metode semi kualitatif berdasarkan ISO 31000:2009 dilanjutkan dengan pemberian usulan perbaikan untuk mengurangi hazard. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 28 hazard yang ada di UKM Tahu Super Indra. Hazard dengan kategori very high sebanyak 7,15 %, priority 1 sebanyak 50%, substansional 48,25 %, dan priority 3 sebanyak 0%. Usulan yang dianjurkan seperti penggunaan APD, mengurangi music, mengganti music yang didengarkan, membuat SOP, menyediakan minum untuk pekerja, memeriksakan diri ke puskesmas minimal 1 x 1 tahun, membuat tanda bahwa lantai licin, dll. Dimungkinkan untuk menurunkan dampak dari risiko tersebut yang mana pada awalnya high level sebanyak 7,15% berkurang menjadi 0 %. Yang mana pada awalnya priority 1 sebanyak 50% dapat berkurang menjadi 7,15 %.
Analisa Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (Hirarc) Dan Hazard And Operability Study (Hazops) di Pt.Xyz Trenggono Tri Widodo; Akbarizal Bil’haq; Meylia Vivi Putri
Engineering and Technology International Journal Vol 4 No 02 (2022): Engineering and Technology International Journal (EATIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.7 KB) | DOI: 10.55642/eatij.v4i02.207

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Oil dan Gas yang menerapkan sistem oil and gas dan memiliki risiko dan bahaya yang besar, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja pada setiap tahapan kegiatan. Bahaya dan risiko dapat terjadi ketika kegiatan instalasi ventilasi dan kegiatan instalasi pendukung berlangsung, perlu untuk mengidentifikasi potensi bahaya untuk mendapatkan data potensi bahaya, kemudian melakukan pembobotan untuk menentukan pengendalian rencana yang sesuai dengan kondisi Analisis potensi bahaya dan pengendalian risiko dalam penelitian ini menggunakan bahaya metode identifikasi, penilaian risiko dan pengendalian risiko (HIRARC) menggunakan kemungkinan dan penghematan parameter untuk mendapatkan nilai untuk setiap risiko bahaya. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan pengamatan kegiatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko yang teridentifikasi pada pengelasan di dalam ruangan terbatas terdapat 18 potensi bahaya yang mungkin terjadi. Analisis kuesioner menggunakan metode HIRARC menemukan: tingkat risiko dalam pengelasan di dalam ruangan terbatas yaitu risiko sedang (moderate risk) 11% dengan kriteria kurang nya udara dari luar dan pernafasan tidak teratur Risiko yang teridentifikasi dalam pemotongan dengan mesin plasma adalah 15 potensi bahaya yang mungkin terjadi. Analisis kuesioner menggunakan metode HIRARC menemukan tingkat risiko dalam pekerjaan pemotongan dengan mesin plasma yaitu resiko tinggi (high risk) 4% dengan kriteria terbakar jika tidak memakai sarung tangan, resiko sedang (medium risk) 11% dengan kebisingan saat motong pengendalian risiko menggunakan metode hierarki pengendalian, yaitu eliminasi, substitusi, pengendalian rekayasa, pengendalian administrasi, dan APD.