This Author published in this journals
All Journal Jurnal Talenta Sipil
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kecepatan Rata-Rata terhadap Kendaraan Arus Bebas (Studi Kasus: Jalan Kolonel Abunjani Kota Jambi) Eri Dahlan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.401 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.78

Abstract

Tiga faktor penyebab kemacetan lalu lintas yaitu bertambahnya kendaraan bermotor, terbatasnya kemampuan dalam pembangunan jalan raya dan belum optimalnya pengoperasian transportasi massal. Selain kemacetan lalu lintas masalah pada jalan adalah tingkat kecelakaan lalu lintas. kecepatan kendaraan memegang peranan yang penting dalam terjadinya kecelakaan. Jalan Kolonel Abunjani merupakan jalan dalam kota yang memiliki empat lajur dua arah tidak terbagi dan dimana lebar masing lajur 3,75 m. Lebar jalang yang sangat besar dan kondisi jalan yang datar mengakibatkan pengguna jalan cenderung dengan kecepatan yang tinggi. Dari kondisi jalan tersebut berdampak pada tingkat kecelakaan lalu lintas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk evaluasi kecepatan rata-rata kendaraan terehadap kendaraan arus bebas. Hasilnya menunjukan bawa perbandingan antara kecepatan rata-rata untuk sepeda motor 50,46 km/jam arah dari Tugu Juang dan 48.01 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 46,04 dengan selisihnya 4,42 km/jam arah dari Tugu Juang dan 1,97 km/jam arah ke Tugu Juang. Kecepatan rata-rata untuk kendaraan ringan 37,37 km/jam arah dari Tugu Juang dan 35,65 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 37,67 dengan selisihnya 8,67 km/jam arah dari Tugu Juang dan 10,39 km/jam arah ke Tugu Juang. Kecepatan rata-rata untuk kedua kendaraan 43,97 km/jam arah dari Tugu Juang dan 41,82 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 41,85 dengan selisihnya 2,12 km/jam arah dari Tugu Juang dan 4,21 km/jam arah ke Tugu Juang. Hasil analisa dapat disimpulkan bahwa untuk sepeda motor masih belum aman terhadap kecelakaan.