Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Erosi Lahan Pada Daerah Aliran Sungai Ciujung Kabupaten Lebak Abdul Chalid; Uhi Suhirna; Chandra Afriade Siregar
Jurnal Talenta Sipil Vol 5, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.708 KB) | DOI: 10.33087/talentasipil.v5i1.107

Abstract

DAS Ciujung merupakan sungai induk yang ada di Provinsi Banten tepatnya di Kabupaten Lebak. Sebagai bagian dari Sumber Daya Alam yang sangat dibutuhkan, maka sungai ini telah dimanfaatkan/digunakan untuk berbagai kegiatan dan tujuan, diantaranya yaitu untuk sarana penyediaan air irigasi teknis atau pengairan area persawahan yang dikelola oleh masyarakat Kabupaten Lebak. Penelitian ini dilakukan, Mengkaji besarnya dampak yang ditimbulkan oleh banjir terhadap pengaruh erosi lahan dibantaran Sungai Ciujung dan mengevaluasi upaya pengelolaan tataguna lahan terhadap banjir di Sungai Ciujung serta Sebagai alternatif kebijakan dalam rangka mitigasi, pertimbangan dalam implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Metode yang digunakan dalam kajian ini melakukan analisis hidrologi, perhitungan USLE serta perhitungan Sediment Delevery Ratio (SDR). Besarnya  erosi  yang  terjadi  di  Sungai  Ciujung  adalah 45,924 ton/ha/tahun atau 663.142,56 t/thn sehingga besarnya sedimentasi di Sungai  Ciujung  84.219 t/thn sedangkan nilai toleransi sedimen adalah perkalian antara nilai toleransi erosi dengan SDR. Untuk Sungai  Ciujung nilai toleransi erosi  adalah 194.940 t/thn  dan  angka  SDR  adalah  0,127  sehingga  nilai toleransi  sedimen  adalah tata guna lahan, 0,127  = 24.757/thn.
TINGKAT KEPUASAN KONTRAKTOR DAN SUPPLIER DALAM MELAKSANAKAN PEKERJAAN DI KAWASAN SUMMARECON BANDUNG Bonny Wijaya; Agus Rachmat; Chandra Afriade Siregar
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2023.16.1.1842

Abstract

Tingkat kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan kinerja produk yang dipikirkan terhadap kinerja yang diharapkan. Jika kinerja berada di bawah harapan maka pelanggan tidak puas, jika kinerja memenuhi harapan maka pelanggan puas dan jika kinerja melebihi harapan maka pelanggan sangat puas. Penelitian ini mencoba memberikan jawaban tentang bagaimana tingkat kepuasan kontraktor dan supplier dalam melaksanakan pekerjaan di kawasan summarecon bandung, dan data penelitian diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner terhadap 75 responden kontraktor dan 75 responden suplier. Hasil penelitian memperlihatkan nilai Customer Satisfaction Index kontraktor yang dihasilkan adalah sebesar 87,65 %, yang masuk kategori sangat puas (81% - 100%) dan nilai Customer Satisfaction Index supplier yang dihasilkan adalah sebesar 90,49 %, yang masuk kategori sangat puas (81% - 100%). Dengan demikian kontraktor dan supplier sangat puas melaksanakan pekerjaan di Kawasan Summarecon Bandung. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kontraktor dan supplier dalam melaksanakan pekerjaan di Kawasan summarecon bandung berdasarkan metode Importance Perfomance Analysis adalah faktor mengerti kebutuhan proyek, kemampuan manajemen dan attitude (sikap).
Pemeriksaan Mutu Beton Terpasang Menggunakan Pengujian Nondestruktif (NDT) dan Destruktif, Studi Kasus: Bangunan Beton Bertulang 4 Lantai Egi Pratama; Yushar Kadir; Chandra Afriade Siregar; Angga Arief Gumilang S.
Jurnal Permukiman Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2022.17.1-8

Abstract

Pemeriksaan mutu beton terpasang dapat dilakukan dengan menggunakan metode destruktif maupun nondestruktif. Pengujian destruktif mutu beton terpasang yang umum dilakukan adalah pengambilan sampel core drill. Sementara itu pengujian nondestruktif dapat dilakukan dengan beberapa metode seperti hammer test, UPV test, pull out test, dll. Namun demikian pengujian nondestruktif tidak dapat langsung digunakan untuk mengkuantifikasi kuat tekan beton terpasang dilakukan pengkorelasian data secara valid. Dalam penelitian ini dilakukan pemeriksaan mutu beton terpasang dengan menggunakan pengujian destruktif yaitu pengambilan sampel core serta pengujian nondestruktif menggunakan hammer test. Studi kasus dilakukan pada bangunan objek kajian berupa bangunan dengan struktur rangka beton bertulang 4 lantai yang dibangun pada tahun 1987. Jumlah sampel hammer test yang diambil adalah sebanyak 32 buah, dimana 13 diantaranya dilengkapi dengan pengambilan sampel core. Dari 13 data irisan sampel core dan hammer test tersebut dilakukan penyusunan kurva strength relationship yang merupakan hubungan korelasi antara nilai Rebound hammer test terhadap kuat tekan beton. Dari persamaan korelasi yang diperoleh selanjutnya dapat dilakukan pengkonversian seluruh data nilai Rebound hasil hammer test terhadap kuat tekan beton terpasang sehingga jumlah sampel pengujian pada bangunan objek kajian menjadi lebih banyak jika dibandingkan dengan hanya menggunakan sampel core saja. Hasil analisis dan interpretasi terhadap data hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kuat tekan beton ekivalen terpasang pada bangunan objek kajian adalah sebesar (f_c ) ̅=12.21 MPa, dengan nilai kuat tekan pada 10-persentil fractile yang dihitung menggunakan Tolerance factor method (Hindo dan Bergstorm, 1985) dan Alternate method (Bartlett dan MacGregor, 1995) berturut-turut adalah f_(c,eq.1)^'=5.37 MPa dan f_(c,eq.2)^'=8.87 MPa.
PENGEMBANGAN EKONOMI PADA DAERAH PEDESTRIAN DI JALAN PHH MUSTOFA – BANDUNG YANG TELAH DI MODIFIKASI PADA ASPEK VISUAL DAN KENYAMANAN Yogi Agus Sucahyo; Ghani Kusuma Wardhani; Bangun Hamdhani; Asep Margana; Cecep Mutaqin; Ronny Dugar H.S; Dhika Rizky Ardiansyah; Agung Andhika Gumelar; Aas Sulastri,Nanang Anwar; Nanang Anwar; A Andini Radisya Pratiwi; Chandra Afriade Siregar
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i5.2449

Abstract

Pedestrian adalah icon kota yang dapat memberikan kesan positif dan negative bagi kalayak umum, pedestrian juga dapat menjadi aspek pemicu dari pengembangan wilayah daerah maupun kota, dengan sajian dan desain yang dapat menarik serta tepat dalam penempatan usaha membuat pemicu daya tarik yang dapat mengembangkan suatu daerah atau kota. Desain pedestrian dapat di selaraskan pada tumpuan visualisasi yang luas yang nantinya dapat mengesplor suatu tempat usaha dan merupakan aspek marketing suatu daerah dan kota, aspek-aspek visualisasi yang ditempatkan merubah pandangan dari si pengguna jalan untuk menyentuh ketertarikan dan sampai ke peminatan yang dapat menjalankan roda ekonomi suatu daerah dan kota sehingga perkembangannya akan berangsur mengalami kenaikan.
KAJIAN MITIGASI BANJIR SUNGAI RONGKONG DI KABUPATEN LUWU UTARA Agus Subekti; Abdul Chalid; Chandra Afriade Siregar
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 16 No 2 (2023): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2023.16.2.1776

Abstract

Sungai Rongkong berada di Kabupaten Luwu Utara yang hampir setiap tahunnya menyebabkan banjir. Berdasarkan karakteristik DAS pada bagian hulu merupakan daerah pegunungan sehingga kemiringan dasar sungai cukup curam menyebabkan arus menjadi deras dan membawa sedimen yang cukup banyak, sehingga mengendapkan didaerah tengah dan hilir sungai.  Pada wilayah tengah dan hilir ini sering terjadi luapan air akibat kapasitas sungai yang tidak cukup untuk menampung debit air yang menyebabkan banjir. Salah satu upaya mitigasi bencana banjir yaitu dengan membuat pedoman peringatan dini. Dengan mengetahui elevasi muka air di bagian hulu sungai, maka  dapat diperkirakan akan terjadi banjir pada bagian hilir, terutama pada lokasi yang berdekatan dengan pemukiman. Debit banjir rencana dihitung dengan menggunakan bantuan software HEC-HMS 4.9. Kemudian untuk mengetahui perambatan banjir digunakan software HEC-RAS 6.0. Waktu perambatan banjir Q2, Q5, Q10 dan Q20 pada titik tinjau di hulu sampai titik tinjau di desa yang mengalami banjir antara 4.5 – 10 jam. Peringatan dini disusun menjadi tiga level yaitu “siap”, “siaga” dan “awas”. Pada Desa Pangkedekan, Desa Beringin Jaya dan Desa Lembang lembang, waktu yang dibutuhkan dari level siap menuju ke level awas sangat pendek, yaitu antara 0,5 sampai 1 jam. Sedangkan pada desa Sabbang, waktu yang dibutuhkan dari level siap menuju ke level awas berkisar antara 1 sampai 9,25 jam.
PERBANDINGAN PEMADATAN TANAH GUNUNG HEJO KABUPATEN PURWAKARTA PADA PENGUJIAN SECARA LAPANGAN DAN LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE A Angga Brata; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 1 No. 1 (2021): SIMTEKS
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v1i1.805

Abstract

Penelitian ini membahas tentang korelasi pemadatan di lapangan menggunakan sand cone test dan pemadatan standard proctor di laboratorium dengan metode A. Pengujian dilakukan dengan mengikuti standard yang sudah teruji keakuratannya seperti AASHTO, ASTM, dan lain sebagainya. Hasil akhir dari pengujian ini OMC pemadatan standar di laboratorium = 37 % dan MDD = 1.394 gr/cm3 dan hasil pemadatan dilapangan OMC = 30.619 % dan MDD = 1.052 gr/cm3. Korelasi dari kedua hasil uji tersebut adalah MDD Standar Met. A = MDD Sand Cone + 0.342 dan OMC Standar Met. A = OMC Sand Cone + 6.381Kata Penelitian ini membahas tentang korelasi pemadatan di lapangan menggunakan sand cone test dan pemadatan standard proctor di laboratorium dengan metode A. Pengujian dilakukan dengan mengikuti standard yang sudah teruji keakuratannya seperti AASHTO, ASTM, dan lain sebagainya. Hasil akhir dari pengujian ini OMC pemadatan standar di laboratorium = 37 % dan MDD = 1.394 gr/cm3 dan hasil pemadatan dilapangan OMC = 30.619 % dan MDD = 1.052 gr/cm3. Korelasi dari kedua hasil uji tersebut adalah MDD Standar Met. A = MDD Sand Cone + 0.342 dan OMC Standar Met. A = OMC Sand Cone + 6.381Kata 
UJI LABORATORIUM PENURUNAN MUKA TANAH DI DAERAH DKI JAKARTA Doni Romdoni Witarsa; Yudi Khardiman; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 1 No. 1 (2021): SIMTEKS
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v1i1.809

Abstract

Amblesan tanah atau secara umum juga disebut Land subsidence merupakan fenomena alam yang banyak terjadi di dunia. Jakarta merupakan salah satu kota di Indoesia yang mengalami amblesan tanah dengan tingkat penurunan tanah yang besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya penurunan muka tanah, melalui sistem pemantauan terintegrasi, zonasi land subsidence dan pemilihan lokasi penempatan instrument pemantauan. Pemantauan terhadap land subsidence banyak dilakukan di kota-kota besar mengingat tingkat resiko bahaya yang akan dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa penurunan dan waktu konsolidasi tanah lunak sampai kedalaman 50 meter akibat pembebanan diatasnya dan perhitungan dilakukan menggunakan metode analisis. Data-data yang diperlukan diperoleh dari data uji laboratorium. Hasil perhitungan penurunan tanah akibat konsolidasi dan pembebanan di daerah Marunda adalah 3.598 - 5,777 cm dan terjadi dalam kurun waktu 4 - 13 tahun. Di Pluit penurunannya adalah 8,744  –  10,542 cm dalam kurun waktu 7 – 14 tahun dan di Sunter penurunan akibat konsolidasi dan pembebanan adalah 13,347 – 21,474 cm dalam kurun waktu 1 – 4 tahun. Dari analisa yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penurunan di daerah sunter paling cepat waktu penurunannya dan paling besar dibandingkan dengan lokasi pluit dan marunda.
PERENCANAAN PONDASI JALAN LAYANG DI KOTA BANDUNG STRUDI KASUS JALAN LAYANG GATOT SUBROTO – PELAJAR PEJUANG Rangga Jumena; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1061

Abstract

Dalam konteks pengembangan infrastruktur jalan di daerah dengan keterbatasan lahan seperti Bandung, perbaikan jalan seringkali memerlukan solusi alternatif seperti pembangunan simpang susun atau flyover. Analisis kondisi tanah melalui pemboran vertikal mengungkap bahwa tanah di daerah tersebut terdiri dari jenis tanah Clay (lempung) dan Sand (pasir), dengan tanah keras yang terletak pada kedalaman sekitar 10 meter. Data dari hasil pemboran menunjukkan bahwa daya dukung tanah bervariasi tergantung pada diameter pondasi yang digunakan. Sebagai contoh, pondasi dengan diameter 400 mm memiliki daya dukung izin sekitar 48 Ton, sedangkan pondasi 600 mm dapat mendukung beban hingga sekitar 143 Ton. Pondasi 800 mm memiliki daya dukung izin sekitar 217 Ton, sementara pondasi dengan diameter 1000 mm memiliki daya dukung izin sekitar 305 Ton.
IMPLEMENTASI METODE TERZAGHI DAN METODE MEYERHOOF PADA PERENCANAAN PONDASI TELAPAK Serta Denius Daeli; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1062

Abstract

Dalam rangka merenovasi Sekolah MTs Negeri.2 Cicaheum yang berlokasi di Jalan Antapani Nomor 76, Kecamatan  Antapani, Bandung, Jawa Barat, perencanaan struktur telah dilakukan dengan penekanan pada pondasi. Sebagai langkah persiapan, dilakukan penyelidikan geoteknik yang komprehensif di lapangan. Untuk merancang pondasi telapak yang sesuai untuk proyek renovasi sekolah ini, diputuskan menggunakan dimensi B = L, dengan lebar 1,50 m, kedalaman 2,50 m, dan tebal 0,35 m. Hasil perhitungan kapasitas daya dukung menggunakan Metode Terzaghi menghasilkan nilai qall sebesar 117,02 kN/m2, sementara Metode Meyerhoof menghasilkan nilai qall sebesar 113,17 kN/m2. Sementara itu, baik tegangan tanah maksimum (qmax) maupun tegangan tanah minimum (qmin) keduanya sekitar 112,692 kN/m2. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada tegangan tarik pada tanah, mengindikasikan bahwa pondasi ini dinyatakan aman. Dalam perencanaan struktur pondasi, tulangan lentur utama memiliki ukuran dengan 10 batang berdiameter 12 mm (D12) dalam arah x dan 9 batang D12 dalam arah y. Sementara untuk tulangan susut (sengkang), digunakan ukuran Ø10 – 200.
Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Bor (Bored Pile) Berdasarkan Data Penetrasi Standar (SPT) dan Data Sondir (CPT) Nur Asiah Jamil; Chandra Afriade Siregar
Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) Vol. 3 No. 2 (2023): SIMTEKS - September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/simteks.v3i2.1068

Abstract

Fondasi merupakan struktur bawah yang berfungsi untuk meneruskan setiap gaya atau beban yang bekerja pada bangunan ke dalam stuktur tanah keras. Dalam perencanaan fondasi, hasil dari penyelidikan tanah sangat diperlukan sebagai data acuan perancangan fondasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kapasitas daya dukung fondasi tiang bor berdasarkan data SPT dan Sondir/CPT dengan menggunakan variasi diameter dan kedalaman. Perhitungan kapasitas daya dukung berdasarkan data SPT menggunakan metode Mayerhof untuk Qp dan Qs, sedangkan perhitungan kapasitas daya dukung berdasarkan data Sondir/CPT menggunakan metode Mayerhof untuk Qp dan metode Nottingham dan Schmertmann untuk Qs. Hasil perhitungan daya dukung fondasi tiang bor tunggal di titik BH-1 dengan membandingkan daya dukung terhadap diameter 0,5 diperoleh nilai daya dukung optimum ada pada kedalaman 10 m dengan diameter 0,8 m. Pada perhitungan daya dukung fondasi tiang bor tunggal di titik BH-2 diperoleh nilai daya dukung optimum ada pada kedalaman 10 m dengan diameter 0,8 m. Nilai daya dukung optimum fondasi tiang bor tunggal berdasarkan data sondir dengan membandingkan nilai daya dukung terhadap diameter 0,5 adalah terdapat pada diameter 0,8 m dengan kedalaman 15 m untuk S1-S5, dengan nilai persentase kenaikan sebesar 147,69 % untuk S1, S2  sebesar  144,84 %, S3  sebesar  144,47 %, S4 sebesar 143,79 %  dan S5 sebesar 142,79 %.
Co-Authors A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Andini Radisya Pratiwi A Anton Soekiman A. Andini Radisya Pratiwi A. Andini Radisya Pratiwi A.Andini Radisya Pratiwi AAS SULASTRI Aas Sulastri,Nanang Anwar Abdul Chalid Abdul Chalid Abdul Mutaqin Aditya Wildan Adriadi, Adriadi Afrizon Kamiruddin Agung Andhika Gumelar Agus Rachmat Agus Rachmat Agus Subekti Agus Sulaeman Agus Sulaeman Alamsyah Alamsyah Angga Arief Gumilang S. Angga Brata Anggara, Mochamad Andi Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Anton Soekiman Arpianto Ngion Sampe Asep Margana Azeglio Fenichi Correia Pinto Bangun Hamdhani Bonny Wijaya Cecep Mutaqin Chalid, Abdul Citra Adinda, Shilvia Cucu Subagja Dhika Rizky Ardiansyah Didin Kusdian Didin Kusdian Dody Kusmana Dody Kusmana Doni Romdoni Witarsa Egi Pratama Eka Juliar Eka Juliar Eka Satria, Eka Fahmi Rizki Kurniawan Fardiansyah, Fian Farid Darulhanif Abdarraafi Favian Aqib Arsada Feri Amiruddin Firdaus Firdaus Fitri Wintarti G.R, Gandjar Ghani Kusuma Wardhani Gustian, Arif Hadiansyah, Gusti Muhammad Hanif Ahmad Ma'sum Hendra Garnida Heri Permana Hidayat, Reza Januar Idi Namara Ila Rahayu Imas Pupu Marpuah Iqbal, Rizky Irfan Achmad Taufik Ivan Ade Sofiyan Jainudin, E. Kamal Komaludin Kusdian, Didin Lestari, Santi Dwi Lingga, Faya Nabasa br. Mochamad Qodir Oktariana Muhammad Syukri mukarom, saeful Musa Rannu Musa Rannu Nanang Anwar Novia Santi Marsia Nuke Julfah Nur Asiah Jamil Nur Nilasari Pedro Maria Lopes Pacheco Pratiwi, A Andini Radisya Pratiwi, A. Andini Radisya Presty, Riz Ronna Cintya Prina Nugraha R Didin Kusdian Radisya, Andini Rahmatullah Rahmatullah Raka Priyadinata Rangga Jumena Rano Noviana Anwar Ratnasari, Sri Merita Reza Lingga Rian Dzulfiyanto Risman Dala Ronny Dugar H.S Rully Savitri Nurvita Saepurrahman, Dewa Serta Denius Daeli Siswahyudianto Sri Hendarto, Sri taupik, agus Tia Sugiri Tri Ananda Bangkit Kusuma Wardana Uhi Suhirna Utami, Dinar Putri Widyanto, Bambang Eko Yadi Sumpeno Yogi Agus Sucahyo Yogi Agus Sucahyo Yudi Khardiman Yushar Kadir Zalukhu, Pipen Deris Krisman Zamani, Ahmad Fikri