Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pelaksanaan Patient Centered Care Dengan Pengalaman Klien Rawat Inap Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin Ahmad Fauzan; Hariadi Widodo
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.61 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.523

Abstract

Latar Beakang: Pengalaman klien mencerminkan kejadian tertentu selama kunjungan pasin selama di rawat inap, pasien pada saat sekarang pasien semakin memahami hak-hak mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, sehingga tidak jarang keluhan, harapan, laporan, atau bahkan tuntutan mereka sampaikan bagian dari upaya untuk mempertahankan hak mereka sebagai penerima jasa pelayanan kesehatan Tujuan: Menganalisis Hubungan Pelaksanaan Patient Centerred Care Dengan Pengalaman Pasien di Rumah Sakit Umum Sari Mulia BanjarmasinMetode: Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis peneitian yang akan digunakan adalah survey pengalaman yang dilaksanakan dengan memakai rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan Crosh Sectional. Pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel 77 klien. Pengumpulan data dengan metode kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil: Dari 77 responden yang diteliti oleh peneliti 72 (93.5%). responden menyatakan mempunyai pengalaman yang baik. Karena perawat Melakukan pelaksanaan Patient Centered Care dengan baik sehingga menimbulkan pengalaman yang baik juga. sedangkan dari 5 responden (6,5%) mengatakan pengalamannya tidak baik,Kesimpulan: Hubungan yang bermakna Antara Pelaksanaan Patient Centered Care terhadap pengalaman klien di RSU Sari Mulia Banjarmasin. Bila semakin tinggi pelaksanaan Patient Centered Care maka semakin tinggi juga tingkat pengalaman yang didapat.Kata Kunci: Patient Centered Care, Pengalaman Dan Mutu Pelayanan
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Teknik Menyusui dengan Kejadian Puting Susu Lecet pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Angel Ria Pihawianni; Sarkiah; Hariadi Widodo; Eirene Eunike Meidiana Gaghauna
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.437

Abstract

Latar Belakang: Cakupan ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah, diantaranya disebabkan penyebarluasan informasi mengenai cara menyusui yang benar kurang optimal. Menyusui dengan teknik yang salah dapat mengakibatkan puting susu menjadi lecet, yang apabila tidak ditangani dapat menyebabkan ibu enggan untuk menyusui sehingga bayi tidak bisa di berikan ASI secara Eksklusif. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet pada ibu menyusui di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui ASI Ekslusif di Puskesmas Pekauman Banjarmasin sebanyak 48 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental sampling. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-Square. Hasil: Pengetahuan kurang yaitu 28 (58,3%) diantaranya ada 26 (54,2%) yang mengalami putting susu lecet, dan 23 (88,5%) yang tidak mengalami putting susu lecet, sedangkan pengetahuan Cukup yaitu 13 (27,1%) diantaran 3 (11,5%) yang mengalami Putting susu lecet dan 10 (45,5%) yang tidak mengalami putting susu lecett dan 7 (31.8%) yang mempunyai pengetahuan baik tidak mengalami putting susu lecet. Ada hubungan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet pada ibu menyusui di Puskesmas Pekauman Banjarmasin, dengan p-value 0,000. Kesimpulan: pengetahuan yang baik tentang teknik menyusui sangat di perlukan oleh calon ibu agar pada saat proses menyusui dengan posisi yang benar sehingga terhindar dari terjadinya Putting susu lecet.