Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunitas Masyarakat Dan Perawatan Kesehatan Dalam Peningkatan Kualitas Hidup Agustinus Hermino
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.536 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.437

Abstract

Latar belakang: Seiring dengan perkembangan jaman, dalam beberapa tahun terakhir ini banyak perhatian yang difokuskan pada eksplorasi dampak penyakit fisik dan mental pada kualitas hidup seseorang baik secara individu maupun masyarakat secara keseluruhan. Sifat subyektif dari 'kualitas hidup' individu, merupakan konsep yang dinamis untuk diukur dan didefinisikan, tetapi bahwa secara umum dapat dipandang sebagai konsep multidimensi yang menekankan pada persepsi diri dari keadaan pikiran seseorang saat iniTujuan: penulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang peran masyarakat dalam memahani pentingnya kesehatan di era global ditinjau dari perspektif akademis. Pada sektor kesehatan pemahaman kesehatan menjadi sangat pentingnya karena akan menunjukkan pada kualitas hidup seseorang, tetapi hal ini tidak cukup secara individu karena diperlukan pemahaman secara menyeluruh terhadap masyarakat tentang makna kesehatan dan perawatan kesehatan.Metode: penulisan ilmiah ini adalah dengan melakukan analisa akademis dari dari berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan yang terjadi di masyarakat.Hasil: Berdasarkan berbagai sumber rujukan yang ada, dapat disimpulkan bahwa kesehatan merupakan gaya hidup yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan fisik, emosional, intelektual, spiritual, dan lingkungan. Penggunaan langkah-langkah kesehatan dapat meningkatkan stamina, energi, dan harga diri, kemudian meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian maka konsep kesehatan memungkinkan adanya variabilitas individu. Kesehatan dapat dianggap sebagai keseimbangan aspek fisik, emosional, psikologis, sosial dan spiritual dari kehidupan seseorang. Kata kunci: masyarakat, perawatan kesehatan, kualitas hidup Society Community and Health Care in Improving Quality of LifeAbstract Background: Along with the development of the era, in recent years there has been a lot of attention focused on exploring the impact of physical and mental illness on the quality of life of a person both individually and as a whole. The subjective nature of an individual's 'quality of life' is a dynamic concept to measure and define, but that in general can be seen as a multidimensional concept that emphasizes self-perception of one's current state of mindAim: purpose of this study is to provide an understanding the role of community in understanding the importance of health in the global era from an academic perspective. In the health sector understanding of health is very important because it will show the quality of life of a person, but this is not enough individually because a comprehensive understanding of the meaning of health and health care is needed. Method: The method of scientific writing is to carry out academic analysis from various relevant reference sources, and find new theoretical meanings in order to answer the challenges that occur in society. Keyword: Community, Society,Health Care, Quality oflife Resullt : Based on various academic reference, it can be concluded that health is a lifestyle that aims to achieve physical, emotional, intellectual, spiritual, and environmental well-being. The use of health measures can increase stamina, energy, and self-esteem, then improve the quality of life. Thus the concept of health allows for individual variability. Health can be considered as a balance of physical, emotional, psychological, social and spiritual aspects of one's life. Keywords: community, health care, quality of life 
PERAN DOSEN KEPERAWATAN SEBAGAI ROLE MODEL PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KARAKATER Agustinus Hermino
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.353 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.623

Abstract

Latar belakang: Pendidikan kesehatan yang bertujuan melahirkan insan cerdas dan berkarakter kuat. Dengan pendidikan kesehatan berbasis karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang mahasiswa keperawatan akan menjadi memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya hidup sehat dan berkehidupan sehat. Hal ini penting untuk mempersiapkan mahasiswa keperawatan menjadi insan yang sehat secara jasmani maupun rohani, dan menjadi insan yang cerdas dalam menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.Tujuan: memberikan pemahaman kepada Dosen Keperawatan dan orangtua sebagai pendidik di perguruan tinggi maupun di rumah dalam menumbuh kembangkan aspek-aspek hidup sehat dan berkehidupan sehat dalam peibatan tiga aspek, yaitu aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action) yang pada akhirnya akan menjadi sebuah pembiasaan positif untuk hidup bersih dan sehat, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya.Metode: Penulisan ilmiah ini dilakukan dengan melakukan analisa akademik dari aspek berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan yang terjadi di masyarakat. Hasil: Pendidikan kesehatan berbasis karakter dapat diajarkan melalui metode internalisasi dengan mengedepankan pada peneladanan, pembiasaan, penegakan peraturan, dan pemotivasian. Dengan demikian maka pendidikan kesehatan berbasis karakter dapat dilakukan secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Intrakurikuler terintegrasi ke dalam matapelajaran, sedangkan ekstrakurikuler dilakukan di luar jam pelajaran, dimana kesemuanya dapat dilakukan melalui keteladanan, penanaman kedisiplinan, pembiasaan, penciptaan suasana kondusif dan integrasi-internalisasi. Disamping itu, kolaborasi komunikasi antara orangtua dan dosen kepada anak atau mahasiswa akan membawa mahasiswa pada tumbuh kembangnya karakter yang baik dan kuat akan pentingnya hidup sehat dan berkehidupan sehat yang akan menunjang pencapaian masa depan yang baik. Kata kunci: pendidikan kesehatan, karakter, hidup sehat AbstractBackground: Health education aimed at giving meaning to intelligent people and strong characters. With character-based health education that is applied systematically and sustainably, a child will have a good understanding of the importance of healthy living and healthy living. This is important to prepare children to be healthy individuals physically and spiritually, and to be intelligent people in facing all kinds of life's challenges, including challenges to succeed academically. Purpose: Character-based health education has the aim to provide understanding to lecturers and parents as educators at the university and at home in developing aspects of healthy living and healthy living in engaging three aspects, namely aspects of knowledge or cognitive, feeling, and actions that will eventually become a positive habit to live clean and healthy, both for themselves and the environment Method: This scientific paper is carried out by conducting academic analysis from various aspects of relevant reference sources so as to find new theoretical meaning in order to answer the challenges that occur in society.Results: Character-based health education can be taught through internalization methods by prioritizing modeling, habituation, rule enforcement, and motivation. Thus, character-based health education can be done intracuricular or extracurricular. Intrakuricular is integrated into the subjects, while extracurriculars are done outside of class hours, all of which can be done through example, instilling discipline, habituation, creating a conducive atmosphere, and integration-internalization. Besides, communication collaboration between parents and lecturers to children or students will bring students to the development of the good and strong character of the importance of healthy living and healthy living that will support the achievement of a good future. Keywords: health education, character, healthy life
PERAN DOSEN KEPERAWATAN SEBAGAI ROLE MODEL PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KARAKATER Agustinus Hermino
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.623

Abstract

Latar belakang: Pendidikan kesehatan yang bertujuan melahirkan insan cerdas dan berkarakter kuat. Dengan pendidikan kesehatan berbasis karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang mahasiswa keperawatan akan menjadi memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya hidup sehat dan berkehidupan sehat. Hal ini penting untuk mempersiapkan mahasiswa keperawatan menjadi insan yang sehat secara jasmani maupun rohani, dan menjadi insan yang cerdas dalam menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.Tujuan: memberikan pemahaman kepada Dosen Keperawatan dan orangtua sebagai pendidik di perguruan tinggi maupun di rumah dalam menumbuh kembangkan aspek-aspek hidup sehat dan berkehidupan sehat dalam peibatan tiga aspek, yaitu aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action) yang pada akhirnya akan menjadi sebuah pembiasaan positif untuk hidup bersih dan sehat, baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya.Metode: Penulisan ilmiah ini dilakukan dengan melakukan analisa akademik dari aspek berbagai sumber rujukan relevan sehingga menemukan makna teoritis baru dalam rangka menjawab tantangan yang terjadi di masyarakat. Hasil: Pendidikan kesehatan berbasis karakter dapat diajarkan melalui metode internalisasi dengan mengedepankan pada peneladanan, pembiasaan, penegakan peraturan, dan pemotivasian. Dengan demikian maka pendidikan kesehatan berbasis karakter dapat dilakukan secara intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Intrakurikuler terintegrasi ke dalam matapelajaran, sedangkan ekstrakurikuler dilakukan di luar jam pelajaran, dimana kesemuanya dapat dilakukan melalui keteladanan, penanaman kedisiplinan, pembiasaan, penciptaan suasana kondusif dan integrasi-internalisasi. Disamping itu, kolaborasi komunikasi antara orangtua dan dosen kepada anak atau mahasiswa akan membawa mahasiswa pada tumbuh kembangnya karakter yang baik dan kuat akan pentingnya hidup sehat dan berkehidupan sehat yang akan menunjang pencapaian masa depan yang baik. Kata kunci: pendidikan kesehatan, karakter, hidup sehat AbstractBackground: Health education aimed at giving meaning to intelligent people and strong characters. With character-based health education that is applied systematically and sustainably, a child will have a good understanding of the importance of healthy living and healthy living. This is important to prepare children to be healthy individuals physically and spiritually, and to be intelligent people in facing all kinds of life's challenges, including challenges to succeed academically. Purpose: Character-based health education has the aim to provide understanding to lecturers and parents as educators at the university and at home in developing aspects of healthy living and healthy living in engaging three aspects, namely aspects of knowledge or cognitive, feeling, and actions that will eventually become a positive habit to live clean and healthy, both for themselves and the environment Method: This scientific paper is carried out by conducting academic analysis from various aspects of relevant reference sources so as to find new theoretical meaning in order to answer the challenges that occur in society.Results: Character-based health education can be taught through internalization methods by prioritizing modeling, habituation, rule enforcement, and motivation. Thus, character-based health education can be done intracuricular or extracurricular. Intrakuricular is integrated into the subjects, while extracurriculars are done outside of class hours, all of which can be done through example, instilling discipline, habituation, creating a conducive atmosphere, and integration-internalization. Besides, communication collaboration between parents and lecturers to children or students will bring students to the development of the good and strong character of the importance of healthy living and healthy living that will support the achievement of a good future. Keywords: health education, character, healthy life