Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INFLUENCING KNOWLEDGE AND ECONOMIC STATUS WITH MOTHER BREASTFEEDING Imam Santoso; Bagus Rahmat Santoso; Rizki Amaliya Safitri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.38 KB)

Abstract

Background: Exclusive breast feeding infants in early life is very beneficial, because breast milk is the best food it contains almost all the nutrients needed by the baby. However, mothers who deliver their baby exclusively breastfed until the age of 6months is still low.Method:The method used is an analytical survey with cross sectional design. With a population of all mothers with infants aged 6 – 12 month and samples in this study mothers who breastfeed their babies aged 6– 12 month as many as 64 people.Result :The results showed that many mother shave good knowledge as many as 31 people (48.43%), economic status, mothers were as many as 43 people(67.18%), mothers who breast feed as many as 33 people(51.56%), test analysis using Chi Square test with the knowledge that there is a influencing of breast-feeding p = 0,009α= 0,05. And there is a relationship of economic status mothers with breast feeding p = 0,009α= 0,05Conclusion :There is a influencing between knowledge and economic status of mothers with breast feeding in the work area.Keywords: Knowledge, economic status, breastfeeding.
HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN PENURUNAN NAFSU MAKAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI UNIT HEMODIALISA RSUD ULIN BANJARMASIN Bagus Rahmat Santoso; Yiyin Manatean Alkasi E; Asbullah asbullah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.979 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pasien hemodialisis rentan terhadap kekurangan gizi yang disebabkan komponen dalam hemodialisis ada bermacam-macam, seperti Dialyzer (Kidney artificial), blood line, AV fistula, cairan bicarbonate, cairan asam. Pasien yang sudah lama menjalani hemodialisis akan memiliki kadar ureum dan kreatinin yang tinggi. Kadar ureum dan kreatinin yang meningkat tersebut dapatmerangsang produksi asam lambung, sehingga menyebabkan keluhan seperti sakit maag (gastritis), yaitu mual, muntah, perih ulu hati, kembung dan tidak nafsu makan.Tujuan: Menganalisa hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Metode penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling yaitu sebanyak 174 orang pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square pada derajat kepercayaan (0,05) 95%.Hasil: Sebagian besar responden yang cukup lama (1-3 tahun) yang menjalani hemodialisa sebanyak 96 orang (55,2%) dan responden mengalami penurunan nafsu makan berat sebanyak 114 orang (65,5%). Pasien yang baru menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu ringan sebanyak 31 orang (79,5%), pasien yang cukup lama menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu berat sebanyak 79 orang (82,3%), dan pasien yang sangat lama menjalani hemodialisa dengan penurunan nafsu berat sebanyak 35 orang (89,7%). Ada hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin (p=0,0000,05).Simpulan: Ada hubungan lamanya hemodialisis dengan penurunan nafsu makan pada pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisa RSUD Ulin Banjarmasin.Kata Kunci: Lamanya hemodialisa, Penurunanan nafsu makan, Gagal Ginjal Kronik