Revinovita Revinovita
STikes merangin bangko jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN INTRAUTERINE DEVICE DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA AKSEPTOR KB IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKO TAHUN 2020 Revinovita Revinovita
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.77 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.609

Abstract

 Latar belakang : Menurut World Population Data Sheet 2016, Indonesia merupakan negara ke 4 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak. Salah satu program Pemerintah untuk mengantisipasi laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yaitu Intrauterine Devices (IUD). Angka efektivitas yang tinggi antara 70% dan 90% setelah 1 tahun penggunaan. Efek samping yang sering timbul karena pemakaian AKDR dengan atau tanpa obat adalah peningkatan volume darah haid per siklus.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama penggunaan AKDR dengan kadar hemoglobin pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Bangko tahun 2020 dengan sampel 59 dari 117 akseptor IUD.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 59 responden yang diteliti, 44 wanita PUS pengguna IUD pemakaian jangka panjang, terdapat sebanyak 32 (72,7%) responden yang anemia dan sebanyak 12 (27,3%) responden yang tidak anemia. Sedangkan dari 15 wanita PUS pengguna IUD pemakaian jangka pendek terdapat 5 (33,3%) responden yang anemia dan sebanyak 10 (66,7%) responden yang tidak anemia. Hasil analisis uji Chi Square diketahui nilai X2 hitung X2 tabel yaitu 7,397 3,841.Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara lama penggunaan IUD dengan kadar Hb pada akseptor KB IUD di wilayah kerja Puskesmas Bangko Tahun 2020. Diharapkan tenaga kesehatan melakukan pengecekan Hb pada awal pemasangan IUD dan pada saat kunjungan ulang akseptor serta memberikan tablet Fe pada akseptor Kb IUD jangka panjangKata kunci : Lama Penggunaan IUD, Kadar Haemoglobin.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN INTRAUTERINE DEVICE DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA AKSEPTOR KB IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGKO TAHUN 2020 Revinovita Revinovita
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.609

Abstract

 Latar belakang : Menurut World Population Data Sheet 2016, Indonesia merupakan negara ke 4 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak. Salah satu program Pemerintah untuk mengantisipasi laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yaitu Intrauterine Devices (IUD). Angka efektivitas yang tinggi antara 70% dan 90% setelah 1 tahun penggunaan. Efek samping yang sering timbul karena pemakaian AKDR dengan atau tanpa obat adalah peningkatan volume darah haid per siklus.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama penggunaan AKDR dengan kadar hemoglobin pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Bangko tahun 2020 dengan sampel 59 dari 117 akseptor IUD.Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan dari 59 responden yang diteliti, 44 wanita PUS pengguna IUD pemakaian jangka panjang, terdapat sebanyak 32 (72,7%) responden yang anemia dan sebanyak 12 (27,3%) responden yang tidak anemia. Sedangkan dari 15 wanita PUS pengguna IUD pemakaian jangka pendek terdapat 5 (33,3%) responden yang anemia dan sebanyak 10 (66,7%) responden yang tidak anemia. Hasil analisis uji Chi Square diketahui nilai X2 hitung X2 tabel yaitu 7,397 3,841.Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara lama penggunaan IUD dengan kadar Hb pada akseptor KB IUD di wilayah kerja Puskesmas Bangko Tahun 2020. Diharapkan tenaga kesehatan melakukan pengecekan Hb pada awal pemasangan IUD dan pada saat kunjungan ulang akseptor serta memberikan tablet Fe pada akseptor Kb IUD jangka panjangKata kunci : Lama Penggunaan IUD, Kadar Haemoglobin.