Tazsa Nirmala Wiriaatmaja
Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaplikasian Teori Pers Pancasila Dalam Televisi Nasional Berita Di Indonesia Rachmawati Windyaningrum; Tazsa Nirmala Wiriaatmaja
ArtComm Vol 2 No 1 (2019): ArtComm
Publisher : Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.918 KB) | DOI: 10.37278/artcomm.v2i1.162

Abstract

Hadirnya saluran yang menanyangkan program berita sebagai positioning media. Seperti,Metro TV, TvOne, Kompas TV dan iNews yang merupakan saluran televisi berita nasional.Saluran berita pada media televisi memiliki dampak yang positif bagi pendidikan politik,referensi informasi dan penyebaran nilai-nilai sosial di masyarakat. Namun, dampaknegatif pun hadir merasuki opini masyarakat. Banyak saluran berita televisi yangmenyajikan konten berita tidak berimbang, tidak independen, bahkan tidak menyangkutkankonten dengan nilai-nilai ideologi Pancasila, terutama bagi kegiatan produksi siaranjurnalisme. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sistem pers dalam perspektifpancasila, serta stasiun penyiaran televisi pada saluran berita dalam perspektif perspancasila. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan mengumpulkan datasekunder dari kajian literatur dan dokumen-dokumen terkait pelanggaran program siaranjurnalistik yang dirilis oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Adapun hasil penelitian mengenaiSistem Pers dalam perspektif Pancasila di Indonesia, melihat dari fungsi serta peran persharus bertanggungjawab pada masyarakat yang mengandung prinsip Ketuhanan yangMaha Esa, Kepentingan rakyat, Kelangsungan dan Penyelesaian revolusi, Moral dan TataAsusila, serta Kepribadian Bangsa. Stasiun penyiaran televisi pada saluran berita dalamperspektif Pers Pancasila menunjukkan masih terdapat pelanggaran siaran produkjurnalistik berkenaan dengan unsur kekerasan, norma kesopanan dan kesusilaan, danpelanggaran tentang keakuratan berita.