Azma Ulia
Akademi keperawatan Bina Insani Sakti Sungai Penuh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci Azma Ulia
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.345 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i2.5917

Abstract

ABSTRACT:OVERVIEW OF PREOPERATIVE PATIENT'S ANXIETY LEVEL AT MAJOR GENERAL H.A THALIB KERINCI HOSPITAL Introduction: Pre-surgery is the time before surgery to prepare the patient for surgery both physically and psychologically. Patients before surgery will experience anxiety. Anxiety is an emotion and subjective experience of a person associated with feelings of uncertainty and powerlessness such as fear and worry. Purpose: This study aims to determine the description of anxiety level of preoperative patients at RSJ Major General H.A Thalib Kerinci Year 2021. This type of research is qualitative research with a descriptive research design. The population in this study from January to February 2021 is as many as 518 patients and the sample in this study is as many as 84 patients. The sampling technique uses accidental sampling. The data were analyzed univariate. The measuring tool used is the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire to measure preoperative patient’s anxiety levels.Result: This research was conducted at Operation Room of Major General Hospital HA Thalib Kerinci for 1 month. The result showed that the number of respondents with mild anxiety 39 people (46,4%), moderate anxiety 40 people (47,6% ), severe anxiety 5 people (6%), no one experiencing panic anxiety, and no one is not anxious. Conclusion: This study illustrates that most of the preoperative patients at Major General H.A Thalib Kerinci Hospital are in good psychological condition to face the surgery.Keywords: Anxiety level, pre-operation INTISARI: GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RSU MAYJEN H.A THALIB KERINCI Latar belakang : Pre operasi merupakan waktu sebelum dilakukan operasi untuk menyiapkan pasien untuk operasi baik secara fisik maupun psikologis. Pasien sebelum dilakukan operasi akan mengalami kecemasan. Kecemasan adalah sebuah emosi dan pengalaman subjektif dari seseorang yang berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya seperti rasa takut dan khawatir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pasien pre operasi di RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci Tahun 2021.Metode penelitian :Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini dari Januari- Februari 2021 sebanyak 518 pasien dan sampel pada penelitian ini sebanyak 84 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Adapun data dianalisa secara univariat. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan pasien pre operasi. Penelitian ini dilakukan di Ruang operasi RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci selama 1 bulan dari tanggal 15 Februari sampai 15 Maret 2021.Hasil; Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden dengan kecemasan ringan 39 orang (46,4 %), kecemasan sedang 40 orang (47,6 %), kecemasan berat 5 orang (6 %), tidak ada yang mengalami kecemasan panik dan tidak ada yang tidak cemas.Kesimpulan:  Penelitian ini menggambarkan bahwa sebagian besar  pasien pre operasi di RSU Mayjen H.A Thalib Kerinci berada dalam kondisi psikologis yang cukup baik untuk menghadapi operasi.Kata kunci : Tingkat kecemasan, pre operasi
STUDY DESKRIPTIF DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENGURANGI KEKAMBUHAN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS KUMUN DEBAI KOTA SUNGAI PENUH Azma Ulia; Yosep Andri Putra
Journal of Nursing and Health Vol. 7 No. 1 (2022): Journal Of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v7i1.161

Abstract

Tingginya angka kekambuhan klien skizofrenia di Puskesmas Kumun Debai ditunjukan 40 dari 90 klien skizofrenia dirawat dirumah sakit berulang kali. Faktor yang memicu kekambuhan klien skizofrenia antaara lain ketidakpatuhan minum obat, kurang dukungan keluarga dan petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan klien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Debai Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah acak sistimatik dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara terpimpin dari tanggal 11 April sampai dengan 07 Mei . Analisis data menggunakan uji chi-square dan Regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (dukungan emosi, dukungan imformasi, dukungan intrumental, dukungan penilaian) dengan kekambuhan klien skizofrenia (p-value <0.05). Faktor yang paling berhubungan dengan kekambuhan adalah dukungan emosi keluarga (p-value= 0,008, OR= 4,286). Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan bagi Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan keperawatan jiwa, untuk mengurangi frekuensi kekambuhan klien skizofrenia dengan menerapkan terapi keperawatan generalis dan spesialis dalam pelayanan berbasis komunitas. Kata kunci: Kekambuhan, klien skizofrenia