Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS NILAI TUKAR PETANI KOMODITAS PADI DI YOGYAKARTA Larasati Puspita Saridewi
Journal of Agribusiness Science and Rural Development Vol. 1 No. 1 (2021): JARSD
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.883 KB) | DOI: 10.32639/jasrd.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga produsen gabah, inflasi dan upah terhadap Nilai Tukar Petani di Yogyakarta. Hasil regresi menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar  0,845 yang berarti bahwa pengaruh variabel bebas (harga produsen gabah, inflasi dan upah) terhadap nilai tukar petani sebesar 84,5% sedangkan 15,5% lagi dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil regresi menunjukkan variabel harga produsen gabah pengaruh positif memiliki nilai koefisien 0,011. Variabel Inflasi menunjukkan pengaruh positif nilai tukar perani dengan nilai koefisien sebesar 0,016. Sedangkan variabel upah pengaruh negatif terhadap niai tukar petani dengan nilai koefisien  sebesar -0,00005368. Secara serempak semua variabel bebas berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani Secara parsial variabel harga produsen gabah berpengaruh nyata terhadap nilai tukar petani, sedangkan variabel inflasi dan upah tidak berpengaruh nyata terhadap nilai tukat petani di Yogyakarta.
EFISIENSI USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN MIRIT KABUPATEN KEBUMEN Larasati Puspita Saridewi
Journal of Agribusiness Science and Rural Development Vol. 1 No. 2 (2022): JARSD
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.877 KB) | DOI: 10.32639/jasrd.v1i2.110

Abstract

Usahatani cabai merah di Kabupaten Kebumen sebagian besar berada di Kecamatan Mirit. Produksi cabai merah di Kecamatan Mirit mengalami peningkatan produksi pada tahun 2012 dan mengalami penurunan produksi pada tahun 2013. Penurunan produksi ini terjadi akibat penggunaan faktor produksi yang kurang efisien. Tujuan penelitian ini adalah 1)menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi bibit, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja; 2)menganalisis tingkat efisiensi usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen pada musim tanam Oktober – Desember 2014. Rancangan pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Random Sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebagai responden sebanyak 30 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi Cobb Douglass, analisis efisiensi penggunaan faktor produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel yang berpengaruh terhadap produksi cabai merah yaitu bibit, pupuk anorganik, dan pestisida. Variabel pupuk organiak dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi cabai merah. Nilai rata-rata efisiensi teknis usahatani cabai merah sebesar 0,9995 yang berarti usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit telah efisien. Efisiensi harga sebesar 155,46 yang berarti bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien. Belum tercapainya efisiensi teknis dan efisiensi harga berakibat pada efisiensi ekonomis, sehingga usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit belum efisien secara ekonomis. Biaya yang digunakan pada usahatani cabai merah di Kecamatan Mirit sebesar Rp17.286.542 per ha dengan penerimaan sebesar Rp290.666.667 per ha dan pendapatan sebesar Rp273.380.125 per ha.
Penerapan Media Sosial Dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian Di Jawa Tengah Sebuah Narrative Review Larasati Puspita Saridewi
Journal of Agribusiness Science and Rural Development Vol. 3 No. 2 (2024): JASRD
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/przyag66

Abstract

This research aims to determine the application of social media in agricultural extension activities in Central Java by analyzing research themes/topics, research methods and research results. The research method uses a qualitative approach with data processing using a literature review of three Garuda database indexed references with a publication range of 2016 - 2023. The research results show that research regarding the application of social media in agricultural extension activities in Central Java is quite good and can have a positive impact on accuracy, efficiency and effectiveness of extension and increasing agricultural productivity. The social media most often used for agricultural extension activities are WhatsApp, Facebook, YouTube and Instagram. There is a gap between needs and satisfaction in using WhatsApp to meet the needs of agricultural instructors, but the relationship between needs and satisfaction is very strong.