Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : UG Journal

RESIKO INVESTASI PORTOFOLIO SAHAM PADA SAHAM-SAHAM BUMN MENGGUNAKAN VALUE AT RISK (VAR) DENGAN PENDEKATAN VARIANCE COVARIANCE PERIODE 2012-2013 Nurul Hidayah
UG Journal Vol 12, No 12 (2018)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis resiko portofolio dengan metode VaR melalui pendekatan Variance Covariance. Sampel yang diambil adalah perusahan-perusahaan BUMN dari sektor yang berbeda, yaitu Adhi Karya (ADHI) yang bergerak di bidang konstruksi, Bank Negara Indonesia (BBNI) yang bergerak di bidang jasa keuangan dan asuransi, Perusahaan Gas Negara (PGAS) yang bergerak di bidang gas, uap dan udara dingin, Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) yang bergerak di bidang pertambangan dan penggalian dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang bergerak di bidang informasi dan telekomunikasi. Dengan periode penelitian 1 Januari 2012 – 31 Desember 2013. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan periode berbeda akan menghasilkan besaran Value at Risk(VaR) yang berbeda pula. Dalam penelitian ini periode penelitian dibagi menjadi per triwulan. Pada tahun 2012 untuk triwulan 1, triwulan 3 dan triwulan 4 menghasilkan VaR (95%) sebesar 0% dan VaR (99%) sebesar 0%. Pada tahun 2012 untuk triwulan 2 menghasilkan VaR (95%) sebesar 13,36% dan VaR (99%) sebesar 35,90%. Pada tahun 2013 untuk triwulan 1 menghasilkan VaR (95%) sebesar 0% dan VaR (99%) sebesar 0%. Pada tahun 2013 untuk triwulan 2 menghasilkan VaR (95%) sebesar 0,77% dan VaR (99%) sebesar 26,58%. Pada tahun 2013 untuk triwulan 3 menghasilkan VaR (95%) sebesar 36,86% dan VaR (99%) sebesar 53,28%. Dan pada tahun 2013 untuk triwulan 4 menghasilkan VaR (95%) sebesar 40,25% dan VaR (99%) sebesar 55,79%.
PENGARUH RASIO HARGA TERHADAP NILAI BUKU (PBV), RASIO JUMLAH HUTANG TERHADAP EKUITAS (DER) DAN RASIO PERPUTARAN AKTIVA (TATO) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN Nurul Hidayah
UG Journal Vol 16, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya permintaan saham suatu perusahaan dipengaruhi oleh asumsi investor terhadap perusahaan yang menerbitkan saham. Makin bagus performa keuangan perusahaan, maka makin tinggi asumsi investor terhadap perusahaan tersebut. Di sisi lain, ketika performa keuangan sesuatu industri tidak baik, sehingga asumsi investor menjadi rendah, yang pada akhirnya investor kurang berminat dalam menanamkan modalnya dan berdampak harga saham menurun. Menganalisa laporan keuangan dilakukan dengan melihat rasio keuangan seperti Rasio Harga terhadap Nilai Buku (PBV), Rasio Jumlah Hutang terhadap Ekuitas (DER) dan Rasio Perputaran Aktiva (TATO). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh PBV, DER, dan TATO terhadap harga saham, dengan sampel usaha sektor makanan dan minuman yang menerbitkan laporan keuangan sebelum 2015 serta terdapat laporan keuangan 2016-2019 maka dari itu terdapat 14 perusahaan. Riset ini menggunakan informasi kuantitatif dimana tahap uji yang dilakukan ialah uji regresi linier berganda, uji hipotesis dan koefisien determinasi. Informasi yang digunakan berbentuk laporan keuangan serta harga saham. Dalam pengujian menggunakan alat bantu SPSS. Hasil didapatkan Rasio Harga terhadap Nilai Buku (PBV) dan Rasio Jumlah Hutang terhadap Ekuitas (DER) memiliki pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan makanan dan minuman secara parsial, sedangkan Rasio Perputaran Aktiva (TATO) tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan makanan dan minuman secara parsial. Namun secara simultan ketiga rasio tersebut memiliki pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan makanan dan minuman.