Jonny Haratua Panggabean
Departemen Fisika, Universitas Negeri Medan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Koefisien Reaktivitas Teras RSG-GAS pada Kondisi Hot Full Power (HFP) Jonny Haratua Panggabean
Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) RSG-GAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/bprn.2022.19.1.6595

Abstract

Analisis koefisien reaktivitas teras RSG-GAS pada kondisi Hot Full Power  (HFP) telah dilakukan karena sangat berhubungan dengan keselamatan operasi. Perhitungan parameter ini belum pernah dilakukan, saat ini dilakukan dengan menggunakan dengan program komputer WIMSD-5B dan Batan-2DIFF. Program WIMSD-5B menggunakan data nuklir ENDFB-VIII.0 dengan muatan 250gram digunakan untuk menggenerasi tampang lintang makroskopik material teras dan program Batan-2DIFF digunakan untuk perhitungan teras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran parameter neutronik koefisien reaktivitas pada teras RSG-GAS dengan kondisi hot full power. Hasil perhitungan koefisien reaktivitas temperatur moderator dan temperature bahan bakar pada kondisi HFP adalah negatif dan nilainya tidak sama untuk setiap temperatur. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa teras reaktor bersifat undermoderated dan sesuai dengan harapan.  Kata kunci : koefisien reaktivitas, teras RSG-GAS, WIMSD-5B,  Batan-2DIFF, hot full power
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMAN 9 MEDAN T.P. 2015/2016 Putri Sion Rumahorbo; Jonny Haratua Panggabean
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 3 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.048 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i3.5612

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMAN 9 Medan T.P. 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan two group pretest-posttest design. Pengambilan sampel berdasarkan teknik  cluster random sampling dari populasi seluruh siswa kelas X SMAN 9 Medan. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe GI dan kelompok kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional yang masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe GI pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X semester II SMAN 9 Medan T.P. 2015/2016 secara signifikan lebih berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa.   Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Gi, Hasil Belajar, Suhu Dan Kalor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK MOMENTUM DAN IMPULS KELAS X SEMESTER II DI SMA NEGERI 15 MEDAN T.A. 2018/2019 Aprilina Turnip; Jonny Haratua Panggabean
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 4 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.537 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i4.17071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan macromedia flash terhadap hasil belajar pada materi Momentum dan Impuls  di kelas X semester II SMA Negeri 15 Medan T.A. 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 15 Medan T.A. 2018/2019 yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas X Galileo (sebagai kelas eksperimen) dan kelas Newton (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Pemilihan kelas dilakukan secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari  tes hasil belajar kognitif dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Analisa data menunjukkan nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen 47,33 dan kelas kontrol 46,66. Setelah dilakukan perlakuan diperoleh nilai rata-rata post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 78,16 dan 72,00. Untuk menguji hipotesis digunakan uji t dan diperoleh kesimpulan hasil belajar siswa akibat pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan Macromedia Flash lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi pokok Momentum dan Impuls  di kelas X semester II SMA Negeri 15 Medan  T.P. 2018/2019.Kata Kunci: : model pembelajaran Teams Games Tournament, hasil belajar, macromedia flash
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN SIMULASI PhET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK OPTIKA GEOMETRIS DI KELAS X SMAN 2 KABANJAHE T.P. 2014/2015 Jonny Haratua Panggabean; Ira Kesuma Sari Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 2 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.947 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i2.5508

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok Optika Geometris di kelas X SMAN 2 Kabanjahe T.P. 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan two group pre-test and pos-test design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil dua kelas dari lima kelas secara acak, yaitu kelas X PMIA-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X PMIA-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam ranah kognitif berbentuk uraian yang terdiri dari 8 soal yang sudah divalidasi dan lembar observasi untuk mengukur aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar. Rata-rata keseluruhan nilai aktivitas belajar siswa adalah 68,23% termasuk kategori cukup aktif. Berdasarkan data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran inkuiri menggunakan simulasi PhET terhadap hasil belajar dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok Optika Geometris di kelas X SMAN 2 Kabanjahe T.P. 2014/2015.   Kata kunci : model pembelajaran inkuiri dan hasil belajar.