This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN PADA IBU DAN REGULASI EMOSI REMAJA PADA SISWA KELAS X DAN XI SMA BOARDING SCHOOL Shiba Mutiara Nabilah; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.32931

Abstract

Regulasi emosi merupakan sebuah proses menyesuaikan dan mengontrol emosi agar seseorang mampu mengelola perasaan, mengelola pola pikir, mengelola reaksi fisiologis, dan mengelola respon emosi dengan baik. kelekatan (attachment) adalah suatu hubungan yang tumbuh apabila seseorang mendapatkan perasaan aman, kasih sayang, serta kedekatan secara fisik maupun jiwa. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat hubungan antara kelekatan pada Ibu dan regulasi emosi remaja pada siswa kelas X dan XI SMA Islam Terpadu Al Kahfi Bogor. Populasi yang digunakan pada penelitian ini merupakan populasi siswa SMA dari jurusan IPA maupun IPS, kelas X dan XI di SMA IT Al Kahfi Bogor, dengan jumlah populasi 513 siswa. Teknik pengambilan sampel melalui cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Regulasi Emosi (27 aitem: α = 0,883) dan Skala Kelekatan (38 aitem: α = 0,927). Analisis data dilakukan dengan uji statistik non parametrik Spearman’s Rho, yang diperoleh hasil korelasi antara kelekatan dan regulasi emosi sebesar rxy = 0,159 dengan nilai signifikansi p = 0,032 (p<0,05) yang menunjukkan hubungan kedua variabel adalah positif dan signifikan.  
HUBUNGAN ANTARA SIBLING RIVALRY DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS IX SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 27 SEMARANG Ristan Hidayati; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.022 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24405

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara sibling rivalry dengan motivasi berprestasi pada siswa kelas IX sekolah menengah pertama Negeri 27 Semarang. Sibling rivalry adalah persaingan antara saudara kandung dalam memperebutkan perhatian dan kasih sayang orang tua. Sedangkan motivasi berprestasi adalah motif untuk berkompetisi dengan dirinya atau dengan orang lain dalam mencapai prestasi yang tertinggi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 27 Semarang yang memiliki saudara kandung. Populasi berjumlah 247 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 152 siswa yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologi berupa Skala Sibling Rivalry (22 aitem; α = .872) dan Skala Motivasi Berprestasi (21 aitem; α = .826) yang telah diujicobakan pada 59 siswa. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara sibling rivalry terhadap motivasi berprestasi yang ditunjukkan melalui koefisien korelasi rxy = -.327 dengan p = .000 (p < .05). Artinya, semakin tinggi tingkat sibling rivalry maka semakin tinggi rendah motivasi berprestasi siswa, begitupun sebaliknya, semakin rendah tingkat sibling rivalry maka semakin tinggi motivasi berprestasi. Sumbangan efektif yang diberikan oleh sibling rivalry sebayak 10.7% terhadap motivasi berprestasi, sedangkan sisanya sebesar 89.3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN FEAR OF MISSING OUT PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Kurniawan Satrio Wicaksono; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.233 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan fear of missing out (FoMO) pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya mengungkapkan ada perbedaan hasil dari hubungan kedua variabel. Fear of missing out (FoMO) adalah kekhawatiran, ketakutan, dan kecemasan seseorang ketika membandingkan dirinya orang lain yang memiliki pengalaman lebih menarik dan ia merasa ditinggalkan atau tidak terlibat dalam suatu aktivitas. Harga diri yaitu penilaian setiap individu terhadap dirinya sendiri yang mengindikasikan bahwa ia merasa berharga, bermakna, mampu, dan pantas untuk dicintai. Data diperoleh dari 128 mahasiswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yang kemudian menjadi convenience sampling karena subjek yang terpilih tidak hadir pada saat pengambilan data. Alat ukur menggunakan Skala Harga Diri (20 aitem, α = 0,841) dan Skala Adaptasi Fear of Missing Out dari Przybylski (6 aitem, α = 0,774). Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana, hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar rxy = -0,082 dengan tingkat signifikansi p = 0,355 (p<0,05), artinya tidak terdapat hubungan antara harga diri dengan fear of missing out (FoMO). Penelitian ini menjadi bahan pertimbangan untuk penelitian selanjutnya dengan subjek yang lebih luas dengan mempertimbangkan faktor lain yang berpengaruh pada FoMO.
HUBUNGAN ANTARA KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK E-COMMERCE DAN KOHESIVITAS KELOMPOK DENGAN SELF-ESTEEM PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA DI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Sulton Firhanida; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.599 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23420

Abstract

Self-esteem adalah keseluruhan penilaian diri mahasiswa mengenai perasaan keberhargaan dan kesejahteraan dirinya yang berdasarkan pada tingginya membership esteem, private collective self-esteem, public collective self-esteem, dan identity. Keputusan pembelian produk e-commerce adalah keputusan pembeli mengenai produk yang akan dibeli secara elektronik berdasarkan pada merek, penjual, jumlah produk, waktu pembelian, dan cara pembayaran. Kohesivitas kelompok adalah perasaan mahasiswa untuk bersatu dalam kelompok yang terlihat berdasarkan pada komponen sosial, tugas, kesadaran, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keputusan pembelian produk e-commerce dan kohesivitas kelompok dengan self-esteem pada mahasiswa tahun pertama di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Sampel penelitian sebanyak 144 mahasiswa yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala self-esteem (16 item valid, α = .843), skala keputusan pembelian produk e-commerce (16 item, α = .872), dan skala kohesivitas kelompok (16 item, koefisien reliabilitas sebesar .889). Hasil penelitian menunjukan bahwa self-esteem, keputusan pembelian produk e-commerce, dan kohesivitas kelompok subjek berada pada kategori yang tinggi. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan analisis regresi linier berganda didapatkan koefisien korelasi untuk keputusan pembelian produk e-commerce dengan self-esteem sebesar .773 dengan p=.000 (p<.001). Sedangkan untuk kohesivitas kelompok dengan self-esteem sebesar .291 dengan p=.000 (p<.001). Lalu untuk keputusan pembelian produk e-commerce dan kohesivitas kelompok dengan self-esteem sebesar .780, dengan tingkat signifikansi sebesar p=.000 (p<0,001). Nilai koefisien korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan, antara keputusan pembelian produk e-commerce dan kohesivitas kelompok dengan self-esteem. Nilai koefisien determinasi sebesar .602, artinya keputusan pembelian produk e-commerce dan kohesivitas kelompok bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 60,2% pada self-esteem.
Hubungan Antara Koformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Konsumtif Pembelian Skincare di Marketplace Pada Remaja Putri SMA N 1 Kendal Arnandiza Amirul Khafida; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.862 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26501

Abstract

Konformitas teman sebaya adalah pengaruh sosial dimana individu mengubah sikap dan tingkah laku agar sesuai dengan norma sosial sehingga dapat diterima oleh kelompok sosial. Sedangkan perilaku konsumtif adalah perilaku membeli barang atau produk yang didasarkan pada pertimbangan tidak rasional, melainkan didasarkan pada unsur emosional yang kuat dan keinginan memperoleh fungsi simbolik dari produk.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif pembelian skincare di marketplace pada remaja putri SMA N 1 Kendal. Populasi pada penelitian ini berjumlah 248 siswi dengan subjek penelitian sebanyak 163 siswi. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling . Penelitian ini menggunakan dua skala sebagai alat ukur, yaitu Skala Konformitas Teman Sebaya (25 aitem valid dengan α=0,913) dan Skala Perilaku Konsumtif (25 aitem valid dengan α=0, 896). Analisis Spearman Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,272 dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif.
HUBUNGAN ANTARA SELF DISCLOSURE DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN DARUSSALAM Maydha Rahmat Mustafa; Frieda Nuzulia Ratna Hadiyati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.352 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23594

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang diwarnai dengan berbagai konflik, sehingga remaja membutuhkan dukungan jangka panjang dari orangtua agar tidak salah langkah. Namun, tidak semua remaja memiliki orangtua yang dapat memberi arahan dan kasih sayang selama masa perkembangannya, hal ini salah satunya terjadi pada remaja di panti asuhan. Remaja yang tinggal di panti asuhan perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan dalam kesulitan, serta bangkit kembali dari keterpurukan yang disebut dengan resiliensi. Faktor penting yang memengaruhi resiliensi adalah kepercayaan. Tanda kepercayaan dan afeksi yang ditunjukkan seseorang yaitu melakukan self disclosure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja di Panti Asuhan Darussalam. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja usia 12-18 tahun yang tinggal di Panti Asuhan Darussalam. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 58 remaja. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan dua alat ukur yaitu skala self disclosure (27 aitem, α=0.897) dan skala resiliensi (27 aitem, α=0.887). Berdasarkan uji korelasi Spearman’s Rho diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja di Panti Asuhan Darussalam (r = 0,104 ; p= 0,436). Faktor-faktor lain yang diduga berpengaruh terhadap resiliensi pada remaja di panti asuhan perlu diteliti lebih lanjut.