Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JIF

Closed Kinetic Chain Exercise efektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Fungsional Pada Osteoartritis Lutut Faizah Abdullah Djawas; Wafa Rahmalillah Isna
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.39 KB) | DOI: 10.36341/jif.v3i2.1379

Abstract

Latar Belakang : Osteoartritis (OA) lutut merupakan suatu penyakit sendi menahun yang ditandai oleh adanya kelainan pada tulang rawan ( kartilago ) yang akan berakibat tulang bergesekan satu sama lain, adanya abrasi tulang rawan sendi dan pembentukan osteofit pada permukaan sendi yang menimbulkan gejala berupa kekakuan, nyeri, dan pembatasan gerakan pada sendi lutut. Terapi latihan closed kinetic chain exercise (CKCE) umumnya memberikan manfaat dalam mengurangi keluhan yang diperkirakan mampu meningkatkan kemampuan fungsional pasien dalam melakukan aktivitas secara optimal. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode latihan closed kinetic chain exercise (CKCE) pada kasus osteoartritis lutut. Metode : Studi kasus tunggal, dengan memberikan intervensi fisioterapi pada seorang wanita 72 tahun dengan diagnosis OA lutut. CKCE berupa gerakan mini squatt, QSE, dan step up and step down diberikan selama 2 minggu dengan 4 kali evaluasi. Penilaian intensitas nyeri menggunakan VAS, penilaian lingkup gerak sendi (LGS) menggunakan goniometer, penilaian kekuatan otot menggunakan MMT, serta untuk menilai perkembangan fungsional pasien dilakukan pengukuran menggunakan parameter WOMAC. Hasil : Terdapat penurunan nilai VAS nyeri gerak diakhir sesi terapi dari VAS 3 menjadi VAS 1, penurunan nilai VAS nyeri tekan dari VAS 2 menjadi VAS 1, terdapat peningkatan LGS lutut gerak fleksi 1200menjadi 1250, terdapat peningkatan MMT dari 4 menjadi 5 yang dikaitkan dengan skor WOMAC dari nilai 37 menjadi 26, yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan terhadap kemampuan fungsional pasien sebanyak 20% Kesimpulan : Studi ini menunjukan bahwa metode terapi latihan closed kinetic chain exercise (CKCE) dapat meningkatkan kemampuan fungsional pada osteoartritis lutut yang diukur menggunakan parameter WOMAC.
Hold Relax dan Passive Stretching Efektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Fungsional Pada Pasien Post-Gips Fracture Tibial Plateau Dextra Nizatul Mumtazah; Faizah Abdullah Djawas
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.061 KB) | DOI: 10.36341/jif.v3i2.1397

Abstract

Background: Tibial plateau fracture is one type of fracture that usually occur in legs. Tibial Plateau fracture usually occur because of high energy trauma that produced by the force of varus and valgus and also because of axial loading or because of the pedestrian that crashed by the car with high energy which can also called as fracture bumber. The purpose of this case study is to examine the effectiveness of hold relax and passive stretching in tibial plateau fracture. Method: A single case study, providing physiotherapy interventions for a 44 year old woman with a diagnosis of a tibial plateau post-cast fracture. Hold-relax stretching is a technique in which shortened antagonistic muscle groups are isometrically contracted against the optimal resistance given by the physiotherapist. Passive stretching is a method for extending the contractile or non-contractile components of the musculotendinoeus unit where force is exerted externally and given manually. Hold relax and passive stretching are given for 2 weeks with 5 evaluations. ROM assessment was measured by a goniometer and spasm by palpation. Result: There is an increase in LGS knee flexion 90ᴼ to 110ᴼ and decrease in spasm which associated with an improvement LEFS score from 17 to 44, indicates that there is an increase in the functional ability of lower extremity. Conclusion: This study shows that the method of therapeutic exercise with hold relax and passive stretching can improve functional ability in tibial plateau fracture which is measured using LEFS parameters.