Elsa Nastiti Dama Yanti, Moch. Zairul Alam Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No.169 Malang, 65145 e-mail: elsanastitidy@student.ub.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis penerapan single economic entity doctrine pada tindakan transfer picing yang dilakukan perusahaan terafiliasi/perusahaan grup dan membuktikan tindakan transfer pricing sebagai pelanggaran hukum persaingan usaha dalam kasus PT. Lanna Harita Indonesia dan PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia. Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 884/B/PK/PJK/2014, PT. Lanna Harita Indonesia telah melakukan tindakan transfer pricing dengan menjual batubara kepada perusahaan induk dengan harga yang lebih rendah dan dalam jumlah yang lebih besar daripada kepada perusahaan independen pelaku usaha pesaing. Keadaan ini sejalan dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 904/B/PK/PJK/2015, bahwa PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia telah secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan transfer pricing dengan induk perusahaannya yang merubah formula harga pembelian Paraxylene dari menggunakan formula harga 100% United States Contract Price menjadi menggunakan Mixed Formula 65% Asian Contract Price + 35% Spot Price yang mengakibatkan harga pembelian Paraxylene lebih murah. Bahwa tindakan transfer pricing tersebut berpotensi melanggar hukum persaingan usaha. Penulisan jurnal ini menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum dianalisis dengan metode penafsiran gramatikal dan penafsiran sistematis. Dari hasil penelitian diperoleh jawaban bahwa PT. Lanna Harita Indonesia dengan Lanna Resources PCL merupakan satu kesatuan entitas ekonomi, dimana tindakan transfer pricing yang dilakukan telah terbukti melanggar Pasal 25 ayat (1) huruf a dan Pasal 26 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Hal ini juga sejalan dengan PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia dengan BP Amoco Chemical Indonesia Ltd, Mitsui Chemical Inc, dan Mitsui & Co, Ltd., merupakan satu kesatuan entitas ekonomi, dimana tindakan transfer pricing yang dilakukan telah terbukti melanggar Pasal 13 dan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Bahwa hal tersebut mengakibatkan KPPU memiliki yurisdiksi untuk memeriksa dan menyelesaikan perkara Lanna Resources PCL dan BP Amoco Chemical Indonesia Ltd, Mitsui Chemical Inc, dan Mitsui & Co, Ltd., meskipun tidak berkedudukan di Indonesia. Kata Kunci: Transfer Pricing, Perusahaan Terafiliasi/Perusahaan Grup, Single Economic Entity Doctine ABSTRACT This research aims to juridically analyze the implementation of the single economic entity doctrine in transfer pricing committed by affiliated companies/ group companies and prove that transfer pricing represents a violation of business competition law like in the case of PT. Lanna Harita Indonesia and PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia. The Supreme Court Decision Number 884/B/PK/PJK/2014 implies that PT. Lanna Harita Indonesia committed transfer pricing by selling coal to its parent company at a lower price than when it sells the coal to independent companies as competitors. This situation is in line with Supreme Court Decision Number 904/B/PK/PJK/2015, implying that PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia has legally declared that it did transfer pricing with its parent company, and this has changed the purchasing price formula of paraxylene from 100% United States Contract Price to 65% Mixed Formula of Asian Contract Price +35% Spot Price, lowering the purchasing price for Paraxylene. This transfer pricing tends to violate the law of business competition. This research employed normative-juridical methods, statutory, and case approaches. the legal materials were analyzed using grammatical and systematic interpretations. The research results reveal that PT. Lanna Harita Indonesia and Lanna Resources PCL are under one economic entity, where the transfer pricing as above has violated Article 25 Paragraph (1) letter a and Article 26 of Law Number 5 of 1999. This situation is in line with the case of PT. Amoco Mitsui PTA Indonesia and BP Amoco Chemical Indonesia Ltd, Mitsui Chemical Inc, and Mitsui &. Co, Ltd as one economic entity, where the transfer pricing committed has violated Article 13 and Article 14 of Law Number 5 of 1999. This enables Business Competition Supervisory Commission to investigate and settle the disputes of Lanna Resources PCL and BP Amoco Chemical Indonesia Ltd, Mitsui Chemical Inc, and Mitsui & Co, Ltd despite their overseas physical existence. Keywords: transfer pricing, affiliated companies/group companies, single economic entity doctrine