Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai taksiran dan biaya administrasi terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan jasa gadai pada PT Pegadaian Cabang Kenten Kota Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan jumlah transaksi Kredit Cepat Aman (KCA) yang terus meningkat dari 89 transaksi pada tahun 2023 menjadi 573 transaksi pada tahun 2025, serta adanya research gap dalam literatur terkait pengaruh nilai taksiran dan biaya administrasi terhadap keputusan nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan populasi penelitian berjumlah 884 nasabah dan sampel sebanyak 90 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai taksiran dan biaya administrasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah, dengan nilai F hitung sebesar 2700,098 dan signifikansi 0,000; (2) nilai taksiran secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah, dengan nilai t hitung sebesar 7,572 dan signifikansi 0,000; (3) biaya administrasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah, dengan nilai t hitung sebesar 4,574 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,984 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi keputusan nasabah sebesar 98,4%, sedangkan sisanya sebesar 1,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.