Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Audit Manajemen Inovasi Organisasi Agar Lebih berdaya saing Wahono Wahono; Mahardika Susanto
Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi Vol 1 No 2 (2021): DINAMIKA : Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/dinamika.v1i2.2

Abstract

The goal of this research is to audit and compare the innovation management capabilities of the two organizations using the audit tools proposed by Tidd and Bessant (Managing Innovation: Integrating Technological, Market and Organizational Change, 5th ed. Wiley, West Essex, 2014) which consists of from five dimensions: Strategy, Innovation Process, Learning, Innovative Organization, and Linkages. The sample was selected from each organization from the High Suggestion Department (HSD) and the Low Suggestion Department (LSD). Audit questionnaires were distributed to respondents. The results obtained from this study were processed and analyzed. Comparisons were made between the two organizations in terms of their innovation management capabilities. In addition, comparisons were made between HSD and LSD in each organization. Of the five tested dimensions of Audit has a high score; Therefore, it can be concluded that the organizations in this study have a higher innovation management capability. In addition, every organization must keep the various components of innovation management in balance to maintain them.
PENGARUH METODE ROLE PLAYING “TOKO SEDERHANA” TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL NILAI MATA UANG ANAK USIA 5-6 TAHUN Nanik Nur Afni; Naili Sa’ida; Wahono Wahono
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8123

Abstract

Permasalahan yang ditemui di RA Darul Hikmah Surabaya adalah rendahnya pemahaman anak mengenal konsep dan nilai mata uang dalam transaksi sederhana. Permasalahan ini dapat diatasi dengan cara menerapkan pembelajaran menggunakan metode role playing “Toko Sederhana”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode role playing “Toko Sederhana” terhadap kemampuan mengenal nilai mata uang pada anak usia 5-6 tahun kelompok B di RA Darul Hikmah Surabaya. Penelitian kuantitatif ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun kelompok B di RA Darul Hikmah Surabaya sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes (pretest dan posttest). Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan rubrik penilaian kemampuan menggunakan nilai mata uang (mengenal, menyebutkan, dan menggunakannya dalam simulasi jual beli). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan anak dalam mengenal nilai mata uang setelah diterapkannya metode role playing “Toko Sederhana”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode role playing “Toko Sederhana” memiliki pengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan anak usia 5-6 tahun kelompok B RA Darul Hikmah Surabaya dalam mengenal nilai mata uang secara praktis.
PERKEMBANGAN KETERAMPILAN MENYANYI DAN MEWARNAI DALAM RANGKA MENINGKATKAN ASPEK SOSIAL - EMOSIONAL ANAK USIA 5 – 6 TAHUN wahono wahono
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2016): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v2i1.18

Abstract

Wahono 1Dosen Program Studi Pendidikan Guru PAUD- FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya email: wwwahono7@gmail.com ABSTRAKTujuan dari penelitian iniadalah:Mendiskripsikan secara empirik perkembangan ketrampilan menyanyi dan ketrampilan mewarnai untuk meningkatkan aspek sosial emosional anak usia 5-6 tahun.Mendiskripsikan secara kuantitatif perkembangan ketrampilan menyanyi dan mewarnai untuk meningkatkan aspek sosial emosional anak usia 5-6 tahun.Diskripsi hasil penelitian ini dipaparkan untuk memperoleh gambaran tentang anak-anak di TK B ( sekolah sampel ) tentang Perkembangan Ketrampilan Menyanyi dan Mewarnai Meningkatkan Aspek Sosial - Emosional Anak Usia 5 – 6 tahun. Dari analisis regresi diperoleh harga F=43,234 , R=0,605 ( Db=2/150) diperoleh P=0,000 ( P<0,10) berarti terdapat korelasi yang sangat signifikan antara ketrampilan menyanyi (X1)dan ketrampilan mewarnai (X2) dengan aspek sosial-emosional (Y). Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada hubungan Perkembangan ketrampilan menyanyi (X1) dan mewarnai (X2) meningkatkan aspek sosial – emosional (Y) anak usia 5 – 6 tahun  diterima. Besaran sumbangan kedua variabel bebas tersebut terhadap perkembangan aspek sosial-emosional sebesar 36,60 %. Hasil analisis data tersebut ternyata menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan  perkembangan ketrampilan menyanyi dan ketrampilan mewarnai meningkatkan aspek sosial-emosional, dimana F = 43,234 P = 0,000 ( P<0,010 ) hal ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan. Dan sumbangan efektif total 36,567 terhadap perkembangan aspek sosial-emosional. Mean empiris ketrampilan menyanyi sama dengan 195,503, Mean empiris ketrampilan mewarnai sama dengan 81,418, mean empiris perkembangan sosial-emosional sama dengan 75,013. Rerata ketrampilan menyanyi anak laki-laki lebih rendah dari anak perempuan , yaitu 194,685 < 196,738.Rerata ketrampilan mewarnai anak perempuan lebih besar dari anak laki-laki yaitu 82,690 > 79,500. Rerata perkembangan aspek sosial-emosional anak laki-laki lebih rendah dari anak perempuan yaitu 74,261 < 76,148. Kata Kunci : Menyanyi ; Mewarnai ; Aspek sosial-emosional ABSTRACTThe purpose of this study is: To describe empirically singing skills development and coloring skills to improve emotional social aspects of children aged 5-6 years.Quantitatively describe the development of singing and coloring skills to improve emotional social aspects of children aged 5-6 years.Description of the research is presented to get a view of the children in group B of kindergarten (school sample) about the Singing Skills Development and Coloring to Improve Social - Emotional Aspects of Child Age 5-6 years.Of the regression analysis obtained F = 43.234, R0605 (Db2 / 150) was obtained P = 0.000 (P <0.10) means that there is a highly significant correlation between singing skills (X1) and coloring skills (X2) with socio-emotional aspects (Y ). Hypothesis which states there is a relationship singing skills development (X1) and coloring (X2) increases the social - emotional aspects (Y) of children aged 5-6 years received. The contribution of the two independent variables on the social-emotional development are 36.60%. The results analysis of such data show no significant correlation singing skills development and coloring skills to  improve social-emotional aspects, are F = 43.234 P = 0.000 (P <0.010) indicating the existence of a significant relationship. And effective contribution to the development of a total of 36,567 social-emotional aspects. Empirical mean singing skill is 195.503, the Mean empirical coloring skills are 81.418, the mean empirical social-emotional development is 75.013. The mean of singing skills boys lower than girls, is 194.685 <196.738. The mean of coloring skills girls greater than boys is 82.690> 79,500. The mean socio-emotional development of boys over girls is lower than 74.261 <76.148.Keywords: Singing; coloring; Socio-emotional aspects
Revitalisasi Cerita Rakyat Berbasis Wayang Kardus Untuk Pemahaman Nilai Moral Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk ‘Aisyiyah 3 Surabaya Vitis Indra Qomariyanti; Wahono Wahono; Tri Kurniawati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v4i2.1943

Abstract

Penerapan metode bercerita melalui media wayang kardus berbasis cerita rakyat untuk mencegah terjadinya degradasi moral pada anak usia dini, sekaligus mengenalkan nilai moral dalam cerita rakyat, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif. Media ini merupakan teknologi pembelajaran yang diangkat dari kesenian tradisional dan telah diinovasi ke dalam dunia anak dengan bahan, bentuk karakter, warna menarik dan berbeda dari tokoh wayang sesungguhnya. Sederhananya penelitian ini akan menjawab pertanyaan berikut, bagaimana wayang kardus berbasis cerita rakyat nusantara menjadi sebuah media terhadap metode pengembangan bahan ajar nilai  moral bagi anak usia dini.Konsep pembentukan kepribadian melalui nilai afektif dalam pengembangan moral, menggunakan indikator untuk menganalisis sejauh mana kemampuan anak usia dini dalam memahami nilai afektif yang terdapat dalam cerita rakyat nusantara. Wayang kardus berbasis cerita rakyat dapat mengenalkan sekaligus menanamkan nilai agama moral dalam pembelajaran di usia dini, untuk mencegah degradasi moral sejak usia dini.