Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mediator dalam Meminimalisir Angka Perceraian pada Masa Pandemi Covid-19 di Pengadilan Agama Sintang Nia Maulina; Dahlan Tamrin; Mohammad Afifulloh
Intizar Vol 28 No 1 (2022): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v28i1.12115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan mediator dalam memediasi pihak yang berperkara dalam kasus perceraian di Pengadilan Agama Sintang, dan faktor-faktor yang menjadi hambatan bagi hakim mediator dalam meminimalisir perkara perceraian di Pengadilan Agama Sintang pada masa covid-19. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, dan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegagalan mediasi dalam proses perkara perceraian secara umum memandang bahwa penyebab dari kegagalan mediasi itu terjadi karena para pihak tidak beritikad baik selalu bersikeras ingin bercerai karena persoalan yang ada dalam rumah tangga para pihak seperti masalah ada orang ketiga, meninggalkan salah satu pihak, meninggalkan kewajiban, ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, salah satu pihak pindah agama, dan lain-lain.
Strengthening Religious Moderation for Ex-Terrorists through Islamic Education: Learning from the Yayasan Lingkar Perdamaian, Lamongan Hepi Ikmal; Maskuri Maskuri; Dahlan Tamrin
IJIE International Journal of Islamic Education Vol 1 No 2 (2022): List of Contents
Publisher : Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijie.v1i2.1643

Abstract

This study aims to reveal how the Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) fosters former terrorists so that they can change or at least not commit violence and acts of terrorism in the name of religion. Through qualitative research, data was collected using in-depth interviews and observations of social activities in the field. The results of this study would like to suggest that strengthening religious moderation in former terrorist actors must be carried out in teaching-based Islamic education and social and psychological-based educational efforts. This means that the moderate character of ex-terrorists must be encouraged by various approaches that can open their hearts. So that they are willing to accept mistakes for their past behavior and are optimistic that they can socialize more with others based on Islamic educational values. Thus, Islamic education that is oriented towards a moderate religious understanding of terrorists must rely on rationalist and social aspects in a more humanist frame.