Pisau penepung (later gear) merupakan salah satu komponen mesin diskmill atau sering juga disebut mesin pengecil ukuran, later gear merupakan sebuah komponen yang berfungsi sebagai pisau penggiling didalam mesin tersebut, pesau penepung ini menepung arang batok kelapa untuk itu pisau mudah aus dan untuk meminimalkan terjadinya keausan di lakukan proses metode pemanasan induksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa pengujian impak, pengujian kekerasan Vickers, Rockwell dan pengujian struktur mikro pada Baja AISI 1020, dan di lakukan proses austenisasi sampai suhu 900˚C di celup oli,di tempet pada suhu 200˚C, 400˚C. Pengujian ketangguhan impak terendah didapatkan pada raw material sebesar 0,011 J/mm². Dan hasil pengujian ketangguhan impak tertinggi di dapatkan pada austenisasi 900˚C temper 400˚C sebesar 0,014 J/mm. Pengujian Vickers nilai kekerasan terendah didapatkan pada raw material sebesar 0,011 J/mm². Dan hasil pengujian ketangguhan impak tertinggi di dapatkan pada austenisasi 900˚C temper 400˚C sebesar 0,014 J/mm. Dan austenisasi 900˚C temper 200˚C memiliki ketangguhan yang sama 0,014 J/mm. Pengujian Rockwell austenisasi 9000C terjadi kenaikan mendapatkan hasil 453 VHN. austenisasi pada suhu 9000C temper 2000C menjadi menurut mendapatkan hasil 415 VHN dan austenisasi dengan suhu 9000C temper 4000C mendapatkan hasil 337 VHN dengan di lakukannya temper bias menurunkan kekerasan. Hasil pengamatan foto mikro terdapat fasa ferriet, pearlite dan matesit pada proses quecnh dan temper hal ini membuktikan bahwa dengan proses tersebut dapat meningkatkan ketahanan aus dan dan menbuat material menjadi keras akan tetapi material yang sudah di lakukan proses quench dengan suhu austenit akan memiliki kekerasan dan kegetasan yang tinggi.