Annie Hanifah
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS INTENSITAS CURAH HUJAN WILAYAH BANDUNG PADA AWAL 2010 Annie Hanifah; Endarwin Endarwin
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.819 KB) | DOI: 10.31172/jmg.v12i2.95

Abstract

Pada awal 2010 di wilayah Bandung telah terjadi hujan dengan intensitas yang sangat tinggi serta berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini telah mengakibatkan kerugian materil dan immateril akibat terjadinya beberapa bencana seperti banjir, tanah longsor, serta meluapnya bendungan. Berdasarkan hasil analisis intensitas curah hujan diketahui bahwa jumlah curah hujan yang terjadi pada bulan Januari, Pebruari dan Maret 2010, seluruhnya berada di atas normal demikian pula dengan jumlah hari hujannya. Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi selama 3 bulan berturut-turut dengan kondisi di atas normal jarang sekali terjadi di wilayah Bandung. Berdasarkan catatan yang dimiliki oleh BMKG Stasiun Geofisika Bandung hal serupa pernah terjadi pada tahun 1952 dan 1966, namun demikian intensitas curah hujan bulanan yang terjadi pada awal 2010 tersebut  yang terjadi selama 3 bulan berturut-turut merupakan yang tertinggi dari yang sebelumnya pernah terjadi. In Early 2010 occurred rainfall with very high intensity and long duration in Bandung and its surrounding. This condition has caused material and immaterial losses caused by floods, landslides and overflow of dam. Based on analysis, it is known that the rainfall intensity in January, February, and March 2010, was above normal as well as the total rainfall days. These conditions are very rare in Bandung. Based on BMKG's record, conditions such that occurred in 1952 and 1966, however the rainfall intensity in the early 2010 was the highest.