Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hadis Maudhu dan Akibatnya Rabiatul Aslamiah
Al-Hiwar : Jurnal Ilmu dan Teknik Dakwah Vol 4, No 1 (2016): Januari-Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.825 KB) | DOI: 10.18592/al-hiwar.v4i6.1214

Abstract

Segala sesuatu yang disandarkan kepada Rasulullah Saw menjadi sumber ajaran,panutan dan nilai yang sangat  berharga bagi ummat Islam. Dari penelitian yang dilakukan para ulama hadis,ternyata ada hadis-hadis  yang tidak layak untuk dijadikan sumber ajaran  karena  keberadaannya tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan, hadis itulah yang disebat maudhu (palsu). Hadis-hadis semacam itu dapat menimbulkan dampak negatif diantaranya: Menimbulkan dan mempertajam perpecahan dikalangan ummat Islam, mencemarkan pribadi Nabi saw, mengaburkan pemahaman terhadap Islam serta melemahkan jiwa dan semangat keislaman.  
استراتيجية الإتصال الدعوية) فيما يتعلق بالأحاديث المتعلقة بالإتصال) Rabiatul Aslamiah; Bayani Dahlan
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v22i2.11958

Abstract

ملخص البحث ولا يمكن فصل نجاح دعوة النبي محمد في دعوة الأمة إلى الصواب عن قدرته على التواصل مع مختلف الأطراف. ومن عدة أحاديث تتعلق بالتواصل يعرف أن استراتيجيات الاتصال التي استخدمها النبي محمد في دعوته تشمل إقامة الدعوة على النية الصادقة لله، والبدء بالدعوة من الأقارب، وتيسير الأمور، والبشارة. ، استخدام كلمات واضحة وسهلة الفهم، تكرار الكلمات المهمة وفهم حالة المجنون / المتصل. بالإضافة إلى ذلك، فقد طبق أيضًا في الدعوة الأخلاق الأخلاق النبيلة بما في ذلك: اللطف، والرحمة، والمسامحة، والكرم، والصدق والصدق، والصبر، والتوكل على الله.   ABSTRAK Keberhasilan dakwah Nabi Muhammad SAW dalam mengajak umat ke jalan yang benar, tidak lepas dari kemampuannya berkomunikasi dengan berbagai pihak.  Dari beberapa hadits yang berkaitan dengan komunikasi diketahui bahwa strategi komunikasi yang digunakan Nabi Muhammad SAW dalam dakwahnya antara lain mendasarkan dakwah dengan niat yang ikhlas kepada Allah, memulai dakwah dari keluarga dekat, mempermudah segala sesuatunya dan memberikan kabar baik, menggunakan kata-kata yang jelas dan mudah dipahami, mengulang-ulang kata-kata penting dan memahami kondisi mad'u/komunikan.  Selain itu dalam komunikasi dakwah beliau juga menerapkan akhlak mulia antara lain: lemah lembut, penyayang/kasih sayang, pemaaf, dermawan, jujur ​​dan benar, sabar dan bertawakal/bergantung kepada Allah.  
استراتيجية الإتصال الدعوية) فيما يتعلق بالأحاديث المتعلقة بالإتصال) Rabiatul Aslamiah; Bayani Dahlan
Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 22 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/alhadharah.v22i2.11958

Abstract

ملخص البحث ولا يمكن فصل نجاح دعوة النبي محمد في دعوة الأمة إلى الصواب عن قدرته على التواصل مع مختلف الأطراف. ومن عدة أحاديث تتعلق بالتواصل يعرف أن استراتيجيات الاتصال التي استخدمها النبي محمد في دعوته تشمل إقامة الدعوة على النية الصادقة لله، والبدء بالدعوة من الأقارب، وتيسير الأمور، والبشارة. ، استخدام كلمات واضحة وسهلة الفهم، تكرار الكلمات المهمة وفهم حالة المجنون / المتصل. بالإضافة إلى ذلك، فقد طبق أيضًا في الدعوة الأخلاق الأخلاق النبيلة بما في ذلك: اللطف، والرحمة، والمسامحة، والكرم، والصدق والصدق، والصبر، والتوكل على الله.   ABSTRAK Keberhasilan dakwah Nabi Muhammad SAW dalam mengajak umat ke jalan yang benar, tidak lepas dari kemampuannya berkomunikasi dengan berbagai pihak.  Dari beberapa hadits yang berkaitan dengan komunikasi diketahui bahwa strategi komunikasi yang digunakan Nabi Muhammad SAW dalam dakwahnya antara lain mendasarkan dakwah dengan niat yang ikhlas kepada Allah, memulai dakwah dari keluarga dekat, mempermudah segala sesuatunya dan memberikan kabar baik, menggunakan kata-kata yang jelas dan mudah dipahami, mengulang-ulang kata-kata penting dan memahami kondisi mad'u/komunikan.  Selain itu dalam komunikasi dakwah beliau juga menerapkan akhlak mulia antara lain: lemah lembut, penyayang/kasih sayang, pemaaf, dermawan, jujur ​​dan benar, sabar dan bertawakal/bergantung kepada Allah.