This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran
Monalisa Nasrul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Petugas Kesehatan Terhadap Manekin Pemeriksaan Pap Smear Isna Kusuma Nintyastuti Suninto; Monalisa Nasrul; Yunita Hapsari
Unram Medical Journal Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Kedokteran Juni 2021
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jku.v10i2.439

Abstract

Pemeriksaan deteksi dini kanker rahim saat ini menjadi program kesehatan nasional dalam rangka mengurangi angka kesakitan dan kematian. Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan pap smear dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer seperti Puskesmas. Keterampilan pemeriksaan papsmear bagi petugas kesehatan merupakan keharusan sehingga program deteksi dini kanker leher rahim bisa terlaksana dengan luas, efektif dan efisien. Salah satu media penyegaran kembali mengenai keterampilan ini adalah dengan berlatih pada manekin sehingga dari aspek keselamatan pasien lebih aman. Untuk mengetahui efektivitas dan kualitas pelatihan pemeriksaan pap smear untuk petugas kesehatan, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui persepsi petugas kesehatan terhadap manekin pemeriksaan pap smear yang digunakan dalam pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petugas medis mengenai manekin yang digunakan pada pelatihan pemeriksaan pap smear. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menjabarkan persepsi petugas kesehatan terhadap kualitas alat peraga yang digunakan dalam pelatihan pemeriksaan pap smear. Penelitian dilakukan pada 39 responden. Dari hasil kuisioner mengenai kualitas manikin, responden paling banyak menyatakan setuju bahwa manikin memiliki kualitas yang baik. Dari kuisioner mengenai pengaruh kualitas manikin terhadap prosedur pemeriksaan, didapatkan jawaban dari responden paling banyak menyatakan setuju bahwa dengan latihan menggunakan manikin maka keterampilan prosedur pemeriksaan pap smear menjadi baik. Berdasarkan hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa petugas kesehatan memiliki persepsi yang baik terhadap manikin pemeriksaan pap smear baik dari segi kualitas maupun manfaat penggunaan manikin dalam pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pemeriksaan pap smear.
Central Retinal Vein Occlusions (CRVO) pada Pasien Hipertensi Monalisa Nasrul
Unram Medical Journal Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jku.v5i2.194

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko penting untuk terjadinya komplikasi mikrovaskular seperti di pembuluh darah retina, seperti retinopati hipertensi dan oklusi pembuluh darah vena retina sentral atau cabang. Oklusi vena retina sentralis (central retinal vein occlusions CRVO) adalah salah satu penyebab tertinggi gangguan penglihatan dan kebutaan. Pasien adalah laki-laki berusia 65 tahun dengan keluhan penglihatan mata kiri buram sejak 1-2 bulan yang lalu dengan riwayat hipertensi. Hasil pemeriksaan oftalmologis memperlihatkan visus terbaik mata kanan (OD) 6/9 dan mata kiri (OS) 1/60; terdapat relative afferent pupillary defect (RAPD) pada OS; fundus OD dalam batas normal; fundus OS terdapat perdarahan di 4 kuadran retina, pembuluh vena melebar dan berkelok-kelok, edema retina-makula-papil N II. Tidak ada rubeosis iris dan peningkatan tekanan bola mata (TIO). Faktor risiko yang ditemukan adalah hipertensi dan dislipidemia. Pasien didiagnosis dengan unilateral CRVO dengan beberapa faktor risiko. Tata laksana meliputi kontrol ketat untuk evaluasi segmen anterior posterior mata, dan mengendalikan faktor risiko untuk mencegah CRVO pada mata sebelahnya.