This Author published in this journals
All Journal Solah APRON
EKO WAHYUNI RAHAYU
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : APRON

UPAYA LABORATORIUM REMO SURABAYA (LRS) DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI TARI REMO ADI SURYANTI, AIWA; WAHYUNI RAHAYU, EKO
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 2, No 12 (2018)
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari Remo adalah tarian tradisional Jawa Timur yang menggambarkan keberanian seorang pahlawan yang berjuang melawan penjajah. Tarian ini sering ditampilkan dalam pergelaran kesenian ludruk sebagai pengantar pertunjukan. Setelah itu tari remo mengalami perkembangan dengan bertambahnya komunitas ludruk. Seiring berjalannya waktu seorang seniman remo bernama Munali Fattah menata ulang struktur gerak dan bentuk penyajiannya sehingga remo menjadi tarian lepas, hal tersebut tidak serta merta berkembang dan dikenal oleh generasi muda. Penelitian ini mengambil obyek upaya Laboratorium Remo Surabaya (LRS) dalam mempertahankan eksistensi tari remo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang upaya Laboratorium Remo Surabaya (LRS) dalam mempertahankan eksistensi tari remo. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi menggunakan pendekatan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh LRS adalah membangun mitra kerjasama dengan berbagai pihak. Selain itu tari remo sebagai salah satu tari tradisional Jawa Timur difungsikan sebagai tari untuk penyambutan para tamu, sehingga tari remo sering dipertunjukkan dalam event-event penting yang diadakan oleh instansi pemerintah maupun non instasi pemerintah.Kata Kunci: Upaya, eksistensi, tari remo.
TATA CARA PELAKSANAAN ROKAT BĀRLOBĂRĂN DI DESA LANGSAR KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP AISYAH, SITI; WAHYUNI RAHAYU, EKO
APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan Vol 1, No 13 (2019)
Publisher : APRON Jurnal Pemikiran Seni Pertunjukan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rokat bârlobârân merupakan ritual tradisi dalam kehidupan masyarakat Madura yang dilakukan dengan bertujuan untuk keselamatan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka harus dilaksanakan rokat bârlobârân. Berdasarkan fenomena tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah tata cara pelaksanaan rokat bârlobârân. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi karena peneliti berusaha mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan yang akan dipecahkan secara tertulis dan sistematis. Teknik pengumpulan data meliputi, studi pustaka, pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rokat bârlobârân bersifat sakral yang dapat dilihat dari pemilihan waktu, tempat, serta pelakunya. Rokat bârlobârân dilaksanakan dua kali dalam setahun yang memiliki fungsi berbeda yakni akhir musim kemarau atau tanam (ungakapan harapan) dan akhir musim hujan atau panen (ungkapan syukur). Pelaksanaaan rokat dilakukan selama kurang lebih 1 bulan melalui empat tahapan meliputi: (1) rokat persiapan,yaitu kegiatan rapat desa untuk membicarakan persiapan pelaksanaan rokat bârlobârân; (2) rokat ngorok somor, yaitu pengambilan air dari tujuh sumur yang ada di Desa Langsar dan sekitarnya; (3) rokat accâm rajâ, dan. (4) rokat bârlobârân. Rokat pembuka maupun penutup untuk tempat dan pelaku sama yang memberbedakan adalah untuk rokat pertama, empat proses rokat tersebut dilaksanakan semuanya tetapi, untuk rokat yang kedua yaitu penutup hanya melaksanakan 2 proses yaitu proses ketiga atau rokat ngorok somor dan keempat atau rokat bârlobârân. Kata kunci: Rokat bârlobârân, tradisi, tata cara