Ahmad Yasser Mansyur
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Post-service recovery emotion and customer trust: The role of satisfaction as mediation Resekiani Mas Bakar; Zhafran Fadhil Damara; Ahmad Yasser Mansyur
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 13 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.27 KB) | DOI: 10.25105/jmpj.v13i1.5900

Abstract

Service failure is inevitable, leading to the provision of a recovery method by companies to overcome customer mistrust, that creates certain emotions. This research, therefore, aims to examine the indirect effect of customer emotion on trust and service recovery mediated by satisfaction. Data were obtained from 104 participants that read the vignette on service failure and recovery. This study used the data analysis of Process Hayes to measure the role of mediation. The result showed that customer satisfaction moderated the indirect effect between emotion and trust after service failure. In addition, cognitive appraisal theory supports the interactional and procedural process used to provide positive judgment. The implication of this study is useful for companies to minimize the possibility of service failure and provide recovery in order to maintain customer trust.
Dinamika Proses Desistance Lesbian pada Perempuan Dewasa Awal Nur Maghfira Nisza; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Yasser Mansyur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19899

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami dinamika pengalaman desistance pada perempuan dewasa awal yang pernah menjalani hubungan sesama jenis, khususnya dalam proses mengakhiri hubungan dan memaknai kembali kehidupannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi transendental Moustakas. Partisipan terdiri atas tiga perempuan dewasa awal yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis melalui beberapa tahapan epoche, phenomenological, dan reduction serta horizonalization, pengelompokan unit makna, textural description, structural description, dan textural-structural synthesis. Hasil penelitian menghasilkan lima tema utama, yaitu kebutuhan psikologis dan pencarian kedekatan emosional, pemaknaan hubungan sebagai relasi romantis, konflik batin dan negosiasi nilai, turning point sebagai momentum perubahan, serta rekonstruksi identitas dan orientasi kehidupan setelah desistance. Hubungan dimaknai sebagai ruang memperoleh perhatian, penerimaan, rasa aman, dan kedekatan emosional. Seiring waktu, muncul konflik terkait nilai pribadi, agama, keluarga, lingkungan sosial, dan masa depan. Pengalaman kehilangan, tekanan emosional, refleksi spiritual, serta kesadaran terhadap tujuan hidup menjadi titik balik yang memperkuat keputusan mengakhiri hubungan. Setelahnya, partisipan menata kembali pemahaman terhadap diri, keluarga, pekerjaan, spiritualitas, dan masa depan. Temuan menunjukkan bahwa desistance merupakan proses rekonstruksi makna diri, relasi, nilai, dan arah kehidupan.