Tamela Zahra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil Nency Agustia; Yudi Budianto; Tamela Zahra; Husein, Malik Bin
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.274

Abstract

Ibu hamil mungkin mempertimbangkan risiko yang terkait dengan Covid-19 terhadap kesehatan ibu dan janin. Pemahaman mengenai manfaat vaksinasi sebagai cara untuk melindungi diri dan bayi dari infeksi Covid-19 dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilakukan pada ibu hamil di Wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung tahun 2022 dengan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling didapatkan sebanyak 48 ibu hamil. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan angket. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi square. Berdasarkan  hasil uji Chi square diperoleh ada hubungan antara usia (p value 0,001), paritas (p value = 0,005), pekerjaan (p-value = 0,005), dukungan suami (p-value= 0,001) dan tidak ada hubungan usia kehamilan (p-value=0,30) dengan keikutsertaaan vaksin covid-19 pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian untuk meningkatkan keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19 dilakukan penyuluhan manfaat vaksin terutama pada ibu usia < 30 tahun, ibu dengan paritas dibawah dua, ibu tidak bekerja, dan pendekatan dengan suami ibu.
Faktor Predisposisi Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Oktarida, Yustina; Tamela Zahra
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.341

Abstract

Penanganan yang terlambat pada preeklampsia dapat menyebabkan preeklampsia berkembang menjadi eklampsia. Kondisi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan ibu dan janin baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian Preeklampsia pada ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di TPMB Ririn Sevda di Kabupaten OKU, pada bulan Januari-September Tahun 2022, Sumatera Selatan. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini adalah cross sectional, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Analisis data menggunakan uji Chi- square. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan jumlah 188 ibu hamil pada bulan Januari-September Tahun 2022.  Hasil uji chi-square yaitu pada penelitian ini diketahui tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dengan hasil p-value = 0,457 (a >0,05), sedangkan hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia kemaknaan p-value = 0,003 (a <0,05) dan hubungan Usia kehamilan dengan kejadian preeklampsia kemaknaan p-value = 0,225 (a >0,05), ada hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia dan tidak ada hubungan antara usia ibu hamil dan usia kehamilan  dengan kejadian Preeklamsia pada ibu hamil. Kesimpulan pada hasil penelitian ini adalah ditemukan adanya hubungan antara paritas dengan kejadian preeklampsia dan tidak adanya hubungan antara usia ibu hamil dan usia kehamilan dengan kejadian preeklampsia.
The INCIDENT VAGINAL DISCHARGE REVIEWED FROM THE PERSPECTIVE OF TEENAGE GIRLS Tamela Zahra; Melia Dwi Yitna Putri
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 1 (2025): January - March
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i1.654

Abstract

Vaginal discharge is a common condition affecting women that usually occurs during their fertile period and often requires medical attention as it can be dangerous if not treated properly. This quantitative research uses a cross-sectional approach. The data analysis used is bivariate analysis. The population of female adolescents in grade X (ten) at Sentosa Bhakti Baturaja High School is 83 students. The sampling technique used is the total sampling method. Based on the results of the study, 83 respondents were obtained, sufficient knowledge of leucorrhea was 40 (48.2%) respondents, choosing less knowledge of leucorrhea was 29 (28.9%) respondents, choosing good knowledge of leucorrhea was 14 (16.9%) respondents, those who experienced leucorrhea were 59 (71.1%) respondents and those who did not experience leucorrhea were 24 (28.9%) respondents. The results of the chi square test obtained a p-value of 0.000 < (0.05), this shows that there is a relationship between the knowledge of adolescent girls and leucorrhea. In this study, the knowledge of adolescent girls was obtained because a person's knowledge is influenced by how the process of obtaining and capturing information about vaginal discharge so that there is a relationship between adolescent girls' knowledge and vaginal discharge.