Retno Suryawati
Sebelas Maret University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Responsivitas Dinas Sosial Kabupaten Sleman dalam Menangani Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) (Studi Kasus di Desa Sidoarum) Saraswati Rizqi Onilla; Retno Suryawati
Jurnal Administrasi Publik Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jap.v13i1.13275

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada penurunan tingkat ekonomi di Indonesia. Pemberian bantuan sosial menjadi upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak pandemi secara sosial dan ekonomi. Salah satunya yaitu Bantuan Sosial Tunai yang diberikan oleh Kementerian Sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui responsivitas Dinas Sosial Kabupaten Sleman dalam menangani penyaluran Bantuan Sosial Tunai dengan studi kasus di Desa Sidoarum. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari sumber data primer yaitu beberapa informan dan sumber data sekunder berupa dokumen terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif dan validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas Dinas Sosial Kabupaten Sleman dalam menangani penyaluran Bantuan Sosial Tunai sudah responsif. Hal ini bisa dilihat dari: a) kemampuan Dinas Sosial Kabupaten Sleman mengenali kebutuhan masyarakat penerima BST sudah baik, b) kemampuan Dinas Sosial Kabupaten Sleman menyusun agenda dan prioritas pelayanan sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat penerima BST, dan c) kemampuan untuk mengembangkan program pelayanan dalam penyaluran BST yang dalam hal ini sudah memiliki beberapa program yang telah dilaksanakan. Rekomendasi yang diberikan untuk pemerintah adalah dapat memberikan edukasi bagi warga penerima BST tentang pemanfaatan penggunaan bantuan sosial agar dapat memenuhi kebutuhan pokok di saat pandemi.