Alb Irawan Dwiatmaja
Alumnus Program Magister Filsafat Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Dan Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hidup Selibat demi Kerajaan Allah dalam Perspektif Teologi Tubuh Yohanes Paulus II Alb Irawan Dwiatmaja
Jurnal Ledalero Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Ledalero
Publisher : Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.751 KB) | DOI: 10.31385/jl.v21i1.275.121-135

Abstract

Abstract: This paper proposes a new way of understanding celibacy. The world offers that the most important thing is an active and free life, that is, one cannot be a complete and warm human being in a relationshipwithout a genital sexual experience. The world underestimates celibacy and wants to prove that the choice of celibate life will result in compensation secretly, illegally, and will lead to destructive and manipulative relationships. The thoughts of John Paul II are relevant in an effort to offer a paradigm of sexual liberation, to develop, and to maintain for the creation of sexuality values and the call to life for the sake of the Kingdom of God. John Paul II’s thoughts on celibacy for the sake of the Kingdom of God in the perspective of theology of the body become material for reflection and input for people who live celibate to live in harmony with all the complexities of their bodies.  Keywords: Celibacy, John Paul II, Kingdom of God, theology of the body, Rome Catholic.
BERZIARAH BERSAMA MARIA: SUMUR KITIRAN MAS, PAKEM Alb Irawan Dwiatmaja
Jurnal Reinha Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v14i1.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat suatu tempat ziarah yang lahir dari kerinduan, dinamika internal batin, dan peziarahan iman umat yang hidup dari kekayaan kultur simboliknya, yakni Sumur Kitiran Mas, Pakem. Penelitian ini memaparkan proses inkulturatif kelahiran Sumur Kitiran Mas dalam konteks umat lokal. Penjelasan juga diberikan terkait dengan upaya umat Pakem dan luar Pakem dalam melestarikan kenangan akan identitas sebagai peziarah melalui inkulturasi. Penelitian ini ingin menjelaskan pengaruh Sumur Kitiran Mas dalam membantu para pendoa di sana untuk mengalami peziarahan bersama Maria dalam hidup sehari-hari menuju pada Yesus Kristus. Setelah mengadakan penelitian dan dengan pemaknaan teologis, penulis merefleksikan bahwa dengan menimba air kehidupan di tepi Sumur Kitiran Mas dan memaknai simbol di dalamnya, seseorang berziarah dalam hidup sehari-hari bersama Maria untuk mencari dan menemukan kehendak Allah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dalam perspektif ilmu sosial. Masalah sosial tidak pernah lepas dari kehidupan manusia. Masalah sosial yang terjadi akan menjadi bermanfaat bila direfleksikan dalam terang Injil berdasarkan dari peristiwa Yesus. Untuk menganalisa situasi sosial, penulis menggunakan lingkaran pastoral. Lingkaran tersebut menunjukkan hubungan yang erat antara empat perantara pengalaman yang dimulai dari pemetaan masalah, analisis sosial, refleksi teologis dan terakhir perencanaan sosial.