Diah Wulan Dari
Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pengentasan Kemisikinan di Kota Yogyakarta Berbasis Tata Kelola Kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong Diah Wulan Dari; Denny Denny Apriliyani; Wiwandari Handayani
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/publika.v10i1.6545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pengimplementasian pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatatif dengan pendekatan analisis konten. Sumber data diperoleh dari studi literatur melalui dokumen-dokumen perencananaan terkait. Indikator yang digunakan untuk melihat pengimplementasian Program Gandeng Gendong dilihat dari teori George C. Edwards III yang memiliki empat variabel utama yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur pegawai. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Hal yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong.
Mengonseptualisasikan dan Mengimplementasikan Kebijakan Pemuda Kabupaten Grobogan Berbasis Strategi Modern Diah Wulan Dari
Jurnal Paradigma Grobogan Vol. 2 No. 1 (2025): June : Jurnal Paradigma Grobogan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/paradigma.v2i1.48

Abstract

This study aims to identify efforts to improve the effectiveness of youth policies in Grobogan Regency in facing global challenges. The study shows a significant evolution in the approach to youth policy-making between 2020 and 2024, marked by a shift from a paternalistic model to an active participation and partnership model. The analysis of best practices reveals trends in youth policy formulation and implementation with integrated, participatory, and technologically advanced strategies. The success of these practices is characterized by effective cross-sector collaboration, active youth involvement in decision-making processes, and extensive use of digital platforms. Using Grobogan Regency as an example, the study identifies key issues in youth policy implementation, including inadequate youth involvement in decision-making processes, mismatches between education programs and labor market requirements, and social disparities between youth living in rural and urban areas. This study uses comparative analysis, legislative evaluation, and institutional review. The research findings indicate the need for a comprehensive approach to improve the effectiveness of youth policies, including strengthening interagency collaboration, increasing opportunities for active youth participation, developing digital platforms, and improving mechanisms to support youth entrepreneurship. A key element in improving effectiveness is the development and implementation of a comprehensive system to assess the effectiveness of youth policies, based on clear indicators and regular monitoring such as the calculation of the Youth Development Index (Indeks Pembangunan Pemuda/IPP) which has been carried out at the national and Central Java Provinci levels.