This Author published in this journals
All Journal Jurnal Signal
Ardhana Ulfa Azis
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN “Veteran” Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA MARKETING POLITIK KEMENANGAN ANIES-SANDI PADA PUTARAN KEDUA PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA 2017-2022 Ardhana Ulfa Azis
JURNAL SIGNAL Vol 5, No 2 (2017): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.149 KB) | DOI: 10.33603/signal.v5i2.876

Abstract

Abstrak Pemilihan Gubernur DKI 2017-2022 yang berlangsung dua putaran akhirnya menetapkan pasangan Anies-Sandi sebagai pemenang. Tidak mudah melewati dan memenangkan pemilihan Gubernur ini karena sebelumnya pun telah diprediksi menjadi pilkada yang sengit dan akan menguras perhatian banyak kalangan. Menjadi perhatian yang luas karena DKI Jakarta adalah ibu kota negara, pusat dari segala pusat kegiatan baik pemerintahan, politik, ekonomi, bisnis, sosial budaya, pendidikan dan sebagainya. Sehingga pertarungan dan kompetisi pun menjadi sengit melibatkan tokoh-tokoh politik sentral, pemilik modal ekonomi dan bisnis, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta media massa dan media sosial. Dari sejumlah rumus strategi pemenangan yang telah digunakan tim pemenangan Anies-Sandi terdapat strategi bagaimana mensegmentasi masyarakat pemilih di DKI Jakarta, membuat target-target dari segmentasi yang dipilih dan melakukan positioning yang keseluruhannya merupakan rangkaian strategi marketing politik yang biasanya digunakan dalam pergelaran suatu pemilihan umum. Kata kunci : Marketing politik, segmentasi, targeting, positioning   ABSTRACT   The election of the governor of DKI 2017-2022 which lasted two rounds finally set the couple Anies-Sandi as the winner. It is not easy to get past and win the election of the governor because previously it has been predicted to be a fierce pilkada and will drain the attention of many circles. Being widespread because DKI Jakarta is the capital city of the country, the center of all centers of activities both government, politics, economy, business, social culture, education and so forth. So the fight and competition became fierce involving central political figures, owners of economic and business capital, religious leaders and public figures, as well as mass media and social media. From a number of winning strategy formulas that have been used by the Anies-Sandi winning team, there is a strategy of how to segment the voting community in DKI Jakarta, to create targets of selected segmentation and to position the overall political marketing strategy that is usually used in the performance of an election. Keywords: Political marketing, segmentation, targeting, positioning