Mutiara Wandan Sari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN MORAL DALAM SERAT WASITADARMA Mutiara Wandan Sari
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 3, No 6 (2013): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.046 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) deskripsi Serat Wasitadarma; (2) transliterasi Serat Wasitadarma; (3) nilai moral yang ada pada Serat Wasitadarma; dan (4) relevansi Serat Wasitadarma terhadap kehidupan sekarang. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu dekskriptif kualitatif dengan metode teknik pustaka dan pendekatan filologi. Sumber data penelitian ini adalah Serat Wasitadarma yang disimpan di museum Sonobudoyo Yogyakarta dengan nomor kodeks PB A.262, data penelitian ini berupa syair tembang macapat. Tempat penelitian yaitu Museum Sonobudoyo Yogyakarta bagian perpustakaan, waktu penelitian 9 bulan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan kartu data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan teknik pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian data informal. Penelitian ini membahas deskripsi naskah Serat Wasitadarma, transliterasi naskah Serat Wasitadarma, nilai pendidikan moral dalam Serat Wasitadarma, dan Relevansinya terhadap kehidupan sekarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam naskah Serat Wasitadarma mengandung nilai moral, yaitu nasihat seorang bapak kepada putrinya. Transliterasi naskah Serat Wasitadarma menggunkan transliterasi ortografis. Nilai pendidikan moral yang terdapat dalam SW adalah: 1) moralitas hubungan manusia dengan Tuhan yaitu, percaya bahwa Tuhan maha adil; dan 2) moralitas hubungan manusia dengan sesama manusia, yaitu a) moralitas hubungan orang tua terhadap anak, meliputi: menasehati anak agar menjadi anak yang baik hati; perilaku seorang istri yang baik meliputi: patuh/ berbakti kepada suami, tidak boleh marah dan membuat suami bersedih, dan memiliki tatakrama yang baik. Relevansi terhadap kehidupan sekarang meliputi: 1) orang tua menasihati anak agar menjadi anak yang baik; 2) seorang istri harus patuh kepada suaminya; dan 3) seseorang harus memiliki kasih sayang yang besar terhadap sesama. Kata Kunci : nilai moral, Serat Wasitadarma, relevansi