Arry Pamusthi Wandansari
Klinik Mitra Keluarga Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KUALITAS SUMBER AIR MINUM DAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE Wandansari, Arry Pamusthi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakitpotensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Pada tahun 2012 sampai bulanApril dijumpai 148 kasus diare dan 35 di antaranya berasal dari Desa Karangmangu.Masalah penelitian adalah bagaimana hubungan antara kualitas sumber air minum danpemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare di Desa Karangmangu KecamatanSarang Kabupaten Rembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antarakualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare.Metode penelitian explanatory research dengan pendekatan secara cross sectional.Populasi adalah penduduk Desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sejumlah 45 KK.Analisis data dengan uji chi square atau uji fi sher sebagai alternatifnya. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan antara kualitas sumber air minum (p = 0,008) danpemanfaatan jamban keluarga (p = 0,005) dengan kejadian diare. Simpulan penelitian,ada hubungan antara kualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluargadengan kejadian diare.Diarrhea is an endemic disease in Indonesia and a potential outbreak disease are oft encause death. In 2012 until April found 148 diarrhea cases and 35 of them came from Karangmanguvillage. Research problem was how the relationship between quality of drinkingwater sources and utilization of family latrines with diarrhea incidence in Karangmanguvillage, Sarang District, Rembang. Research purpose was to determine the relationshipbetween the quality of drinking water sources and utilization of family latrines with diarrheaincidence. Explanatory research method with cross sectional approach. Th e populationis Karangmangu village community, Sarang district, Rembang. Sampling using purposivesampling, amounts 45 families. Data analysis by chi-square test or Fisher test as an alternative.Th e results showed no relationship between the quality of drinking water sources(p=0.008) and family latrine use (p=0.005) to diarrhea incidence. Th e conclusions, therewas a relationship between the quality of drinking water sources and utilization of familylatrines with diarrhea incidence.
KUALITAS SUMBER AIR MINUM DAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE Wandansari, Arry Pamusthi
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v9i1.2826

Abstract

Penyakit Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakan penyakitpotensial KLB yang sering disertai dengan kematian. Pada tahun 2012 sampai bulanApril dijumpai 148 kasus diare dan 35 di antaranya berasal dari Desa Karangmangu.Masalah penelitian adalah bagaimana hubungan antara kualitas sumber air minum danpemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare di Desa Karangmangu KecamatanSarang Kabupaten Rembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antarakualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare.Metode penelitian explanatory research dengan pendekatan secara cross sectional.Populasi adalah penduduk Desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sejumlah 45 KK.Analisis data dengan uji chi square atau uji fi sher sebagai alternatifnya. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan antara kualitas sumber air minum (p = 0,008) danpemanfaatan jamban keluarga (p = 0,005) dengan kejadian diare. Simpulan penelitian,ada hubungan antara kualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluargadengan kejadian diare.Diarrhea is an endemic disease in Indonesia and a potential outbreak disease are oft encause death. In 2012 until April found 148 diarrhea cases and 35 of them came from Karangmanguvillage. Research problem was how the relationship between quality of drinkingwater sources and utilization of family latrines with diarrhea incidence in Karangmanguvillage, Sarang District, Rembang. Research purpose was to determine the relationshipbetween the quality of drinking water sources and utilization of family latrines with diarrheaincidence. Explanatory research method with cross sectional approach. Th e populationis Karangmangu village community, Sarang district, Rembang. Sampling using purposivesampling, amounts 45 families. Data analysis by chi-square test or Fisher test as an alternative.Th e results showed no relationship between the quality of drinking water sources(p=0.008) and family latrine use (p=0.005) to diarrhea incidence. Th e conclusions, therewas a relationship between the quality of drinking water sources and utilization of familylatrines with diarrhea incidence.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS SUMBER AIR MINUM DAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA KARANGMANGU KECAMATAN SARANG KABUPATEN REMBANG Wandansari, Arry Pamusthi
Unnes Journal of Public Health Vol 3 No 3 (2014): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.368 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v3i3.3537

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas sumber air minum dan pemanfaatan jamban keluarga dengan kejadian diare di desa Karangmangu Kecamatan Sarang kabupaten Rembang.Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah penduduk desa Karangmangu Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 45 KK. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji chi square dengan a = 0,05) dengan uji fisher sebagai alternatifnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara kualitas sumber air minum (p = 0,008) dan pemanfaatan jamban keluarga (p = 0,005) dengan kejadian diare. Saran bagimasyarakatdesaKarangmangubahwakesehatanlingkungandapatberpengaruhterhadapkejadiandiare. Hal tersebutkiranyadapatmengubahmasyarakat agar lebihmemerhatikankebersihanlingkungan, terutamadalamlingkuprumahtanggauntukmencegahterjadinyadiare. Diharapkanmasyarakatdapatlebihterbukaterhadapberbagaipelayanankesehatan lain.