Jamal Mirdad
Program Studi Magister Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Hasanuddin, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dakwah dan Radikalisme (Studi Kasus Dai-Dai di Kota Makassar) Jamal Mirdad; Tahir Kasnawi; Novida Raf
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.152 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8579

Abstract

Bom bunuh diri di gerban Gereja Katerdal Makassar, dimana para pelakunya sangat kental terhadapa pengunaan simbol agama. Pelaku merupakan pasangan suami istri yang kerap hadir dalam pengajian di Villa Mutiara makassar dan memberikan doktrin jihad sebelum mempersiapkan bom bunuh diri. Dari kasus tersebut membuktikan bahwa dakwah sangat berkaitan dengan penyebaran paham-paham radikalisme di masyarakat Dakwah ibarat dua mata pisau yang memiliki ketajaman yang sama, dakwah jika dipergunakan untuk yang negatif maka akan memberikan dampak yang negatif pula yaitu sebagai wadah penyebarluasan paham radikalisme begitupun sebaliknya jika dipergunakan untuk hal positif maka akan menjadi pembendung penyebarluasan paham radikalisme. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis relasi dakwah dan radikalisme di kota makassar dan peran Da’i dalam membendung Radikalisme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi dakwah dan radikalisme sangat kuat, dakwah dapat menjadi faktor penyebab penyembaran paham radikalisme dan dapat pula menjadi pembendung atau penghambat penyebaran radikalisme di kota Makassar. Da’i memiliki peran yang sangat besar dalam membendung penyebaran radikalisme yaitu Senantiasa berdakwah dengan menyampaikan nilai nilai toleransi dan salin menghargai, Lembaga dakwah Membuat sosialisasi internal tentang bahaya radikalisme, Menyelengarakan pembinaan dan pembentukan kader dan Memberikan teladan atau contoh berupa perilaku yang mencerminkan pelaksanaan Islam yang moderat.