Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Insentif Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT BPR Majalengka Sudibyo Budi Utomo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.236 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7680

Abstract

Lingkungan kerja yang baik maka karyawan pun akan merasa lebih nyaman dalam bekerja. Selain itu, karyawan juga akan menjadi semangat dan penuh ide jika bekerja di lingkungan kerja yang baik dan mendukung. Insentif adalah bentuk pembayaran yang dilkaitkan dengan kinerja dan gain sharing, sebagai bagian dari keuntungan bagi karyawan akibat peningkatan produktivitas dan penghematan biaya sedangkan kepuasan kerja adalah suatu perasaan yang menyokong diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaannya maupun dengan kondisi dirinya. Maksud dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti kemudian mengelola, menganalisis, menginterprestasikannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 56 karyawan, dan teknik penarikan sampel menggunakan sampel jenuh atau sensus sehingga seluruh populasi sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan korelasi pearson product moment dan koefisien determinasi, serta uji t serta uji F. Kesimpulan yang dapat penulis sampaikan setelah melakukan penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT BPR Majalengka, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Keeratan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara simultan ditunjukkan dengan nilai R = 0.946 Angka ini menunjukkan keeratan hubungan yang sangat kuat seluruh variabel independen X1, X2 terhadap variabel dependen Y melalui hasil pengolahan data maka dapat dibentuk model prediksi variabel lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja sebagai berikut : Y = 3,849 + 0,474X1+ 0,393X2. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa nilai R2 sebesar 0,848 atau 84,8%, hal tersebut menggambarkan bahwa sumbangan lingkungan kerja dan insentif terhadap naik atau turunnya kepuasan kerja karyawan adalah 84,8% dan sisanya sebesar 15,2% merupakan sumbangan dari variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model yang diajukan dalam penelitian. Berdasarkan uji hipotesis menunjukan bahwa nilai Fhitung = 75,981, dimana nilai Ftabel = 3,55 Sehingga terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja dan insentif terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT BPR Majalengka. Maka H0 ditolak dan H1 diterima karena Fhitung (147,717) > Ftabel (3,17)).
Pengaruh Kompensasi dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Toserba Surya di Kabupaten Majalengka Sudibyo Budi Utomo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.869 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i12.7677

Abstract

Fokus yang dipelajari manajemen sumber daya manusia ini masalah yang berhubungan dengan tenaga kerja manusia. Masalah kompensasi dan motivasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Objek penelitian ini adalah karyawan Toserba Surya di Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 90 orang responden dengan menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Pengujian instrumen data dilakukan dengan cara uji validitas, uji reliabilitas, uji nomalitas data, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien regresi, analisis koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa : (1) kompensasi pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka sudah mencapai lebih dari 75% adalah terbukti, yaitu 87,5% atau thitung > ttabel (82,720 > 1,662) . (2) Motivasi pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka sudah mencapai lebih dari 70% adalah terbukti, yaitu 86,5% atau thitung > ttabel (96,074 > 1,662). (3) Kinerja karyawan pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka sudah mencapai lebih dari 60% adalah terbukti, yaitu 89,5% atau thitung > thitung (92,910 > 1,662). (4) Kompensasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka, karena thitung > ttabel (7,387 > 1,662). (5) Motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka, karena (5,533 < 1,662). (6) Kompensasi dan motivasi bersama - sama berpengaruh secara signifikan pada Toserba Surya di Kabupaten Majalengka, karena nilai F 155,597 dengan tingkat probabilitas 0,000 yang lebih kecil dari alpha 0,05. Kesimpulanya kompensasi dan motivasi mempunyai pengaruh yang positif dan perubahan yang signifikan terhdap kinerja karyawan pada Toserba Surya.