Kurniawan Kurniawan
STIE BULUNGAN TARAKAN

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Keterkaitan bonus demografi dan kemiskinan di Kalimantan Utara Kurniawan Kurniawan; Ricak Endri Roberto
KINERJA Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jkin.v19i2.11060

Abstract

Kompleksitas permasalahan kemiskinan menjadi tantangan aktor pembangunan untuk mencapai  sustainable development goal (SDGs) 1 mengakhiri kemiskinan di manapun dan dalam semua bentuk di provinsi Kalimantan Utara. Bonus demografi kurang menjadi perhatian dalam pengentasan kemiskinan. Penelitian komperhensif dan berfokus menjelaskan keterkaitan demografi dan kemiskinan di Indonesia minim. Selanjutnya, penelitian menjelaskan keterkaitan demografi dan kemiskinan di Kalimantan Utara terbatas pada rumah tangga pertanian miskin. Penelitian ini  bertujuan untuk mengontrol dan mengisi kesenjangan tersebut dengan menguji keterkaitan demografis dan kemiskinan di Kalimantan Utara. Teknik analisis data regresi ordinary least squere (OLS) dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Eviews 12. Bukti manarik didapatkan dari hasil analisis data menjelaskan  variabel demografi  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Utara. Temuan menarik tersebut menjelaskan tantangan dalam pengentasan yang dihadapi setiap kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara berbeda. Kondisi tersebut karena perbedaan jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun), belum produktif (0-14 tahun) dan tidak produktif (65+ tahun). Kota Tarakan memiliki peluang dalam pengentasan kemiskinan lebih mudah dari kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara karena di dukung bonus demografi lebih baik.
Keterkaitan bonus demografi dan kemiskinan di Kalimantan Utara Kurniawan Kurniawan; Ricak Endri Roberto
KINERJA Vol 19, No 2 (2022): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v19i2.11060

Abstract

Kompleksitas permasalahan kemiskinan menjadi tantangan aktor pembangunan untuk mencapai  sustainable development goal (SDGs) 1 mengakhiri kemiskinan di manapun dan dalam semua bentuk di provinsi Kalimantan Utara. Bonus demografi kurang menjadi perhatian dalam pengentasan kemiskinan. Penelitian komperhensif dan berfokus menjelaskan keterkaitan demografi dan kemiskinan di Indonesia minim. Selanjutnya, penelitian menjelaskan keterkaitan demografi dan kemiskinan di Kalimantan Utara terbatas pada rumah tangga pertanian miskin. Penelitian ini  bertujuan untuk mengontrol dan mengisi kesenjangan tersebut dengan menguji keterkaitan demografis dan kemiskinan di Kalimantan Utara. Teknik analisis data regresi ordinary least squere (OLS) dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Eviews 12. Bukti manarik didapatkan dari hasil analisis data menjelaskan  variabel demografi  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap kemiskinan di Kalimantan Utara. Temuan menarik tersebut menjelaskan tantangan dalam pengentasan yang dihadapi setiap kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara berbeda. Kondisi tersebut karena perbedaan jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun), belum produktif (0-14 tahun) dan tidak produktif (65+ tahun). Kota Tarakan memiliki peluang dalam pengentasan kemiskinan lebih mudah dari kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Utara karena di dukung bonus demografi lebih baik.
Evaluasi dampak dana desa terhadap pembangunan infrastruktur desa di indonesia Kurniawan Kurniawan
FORUM EKONOMI Vol 23, No 3 (2021): Juli
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v23i3.9245

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak Dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur desa di Indonesia. Menggunakan alat analisis perbandingan sebelum dan sesudah (before and after comparinsons) berhasil mengevaluasi dampakDana Desa terhadap pembangunan infrastruktur desa di Indonesia tahun 2015-2018. Hasil penelitian menjelaskan output pembangunan infrastruktur desa di seluruh Indonesia adalah jalan desa, jembatan, pasar desa, BUMDesa, tambatan perahu, embung, irigasi, sarana olah raga, penahan tanah, air bersih, MCK, polides, drainase, PAUD, posyandu, dan  sumur.  Selanjutnya, Dana Desa berdampak pada berkurangnya kebutuhan infarstruktur dasar ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan keamanan desa di Indonesia. Temuan menarik lainnya adalah realisasi Dana Desa berdampak pada pembangunan infrastruktur desa di Indonesia.
The potential of North Kalimantan's livestock sector as a buffer for the capital city of nusantara Kurniawan Kurniawan; Borhan Sareya Abdullah; Karolus Sonu; Jubaidah Jubaidah
Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol 19, No 1 (2023): Februari
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v18i4.11574

Abstract

The potential of the livestock sector in North Kalimantan as a buffer for the capital of the Nusantara is interesting to be identified. Regional development and growing and sustainable business strategies in the livestock production sector have become complex and competitive between regions and business actors. Understanding the condition and potential of superior livestock and the economic life of workers in the livestock sector is crucial. Furthermore, it is a basis for developing and integrating policies that help livestock sector workers increase their production. This study aims to identify the leading commodities of the regency/city livestock sector in North Kalimantan to provide information to related parties and investors who are interested in the sector. North Kalimantan is one of the strategic provinces in Indonesia because it is located in the border area and is adjacent to the capital of the Nusantara. This study utilizes livestock data available from the North Kalimantan statistics for 2020 and 2021. Data analysis was carried out using the static location quotient. The results of data analysis explains that districts/cities in North Kalimantan have various types of superior livestock. Malinau regency has the leading livestock Pig (SLQ 2.03). Bulungan regency has superior livestock Beef cattle (SLQ 1.19) and Goats (SLQ 2.30). Nunukan regency has superior Beef cattle (SLQ 1,98), livestock Buffalo (SLQ 4.28) and Goat (SLQ 1.4). Tana Tidung regency and Tarakan city do not have superior livestock. North Kalimantan has the potential to support the capital of the Nusantara through the livestock sector.