Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Human Error Pada Proyek Konstruksi Menggunakan Metode SHERPA dan HEART Serta Perancangan Layout Lokasi Signsystem Visual Berdasarkan Bs-ISO 3864:2011 Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i1.17174

Abstract

Human error merupakan terjadinya kesalahan atau kegagalan dalam menyelesaikan suatu tugas pekerjaan sehingga menimbulkan gangguan terhadap jadwal operasi atau mengakibatkan kerusakan benda dan peralatan. Penelitian ini menggunakan dua metode identifikasi human error meliputi SHERPA dan HEART. kemudian, kajian ini melakukan perancangan layout sign system visual yang akan diletakan di lokasi human error terbesar. Perancangan layout ini menggunakan standar safety sign yaitu BS-ISO 3864:2011. BS-ISO 3864:2011 menetapkan standar internasional untuk tanda dan tanda keselamatan di tempat kerja dan fasilitas umum. Human error yang terjadi adalah operator memiliki alur kerja yang tidak searah sehingga alur kerja operator bolak-balik/berputar-putar, operator tidak memperhatikan bentuk batu yang diambil sehingga ukuran batu menjadi berbeda-beda, melakukan pemeriksaan terhadap ketebalan rumput yang diambil, jika tebal maka tanah bagian bawah rumput dapat di bersihkan terlebih dahulu. Implikasi pada kajian ini Apabila manusia dapat menjaga keselamatannya  maka bahaya sebenarnya dapat di hindari oleh manusia dengan cara yang lebih waspada terhadap apapun yang ada di sekitar mereka sebelum bahaya itu terjadi. Human error merupakan terjadinya kesalahan atau kegagalan dalam menyelesaikan suatu tugas pekerjaan sehingga menimbulkan gangguan terhadap jadwal operasi atau mengakibatkan kerusakan benda dan peralatan. Penelitian ini menggunakan dua metode identifikasi human error meliputi SHERPA dan HEART. kemudian, kajian ini melakukan perancangan layout sign system visual yang akan diletakan di lokasi human error terbesar. Perancangan layout ini menggunakan standar safety sign yaitu BS-ISO 3864:2011. BS-ISO 3864:2011 menetapkan standar internasional untuk tanda dan tanda keselamatan di tempat kerja dan fasilitas umum. Human error yang terjadi adalah operator memiliki alur kerja yang tidak searah sehingga alur kerja operator bolak-balik/berputar-putar, operator tidak memperhatikan bentuk batu yang diambil sehingga ukuran batu menjadi berbeda-beda, melakukan pemeriksaan terhadap ketebalan rumput yang diambil, jika tebal maka tanah bagian bawah rumput dapat di bersihkan terlebih dahulu. Implikasi pada kajian ini Apabila manusia dapat menjaga keselamatannya  maka bahaya sebenarnya dapat di hindari oleh manusia dengan cara yang lebih waspada terhadap apapun yang ada di sekitar mereka sebelum bahaya itu terjadi.
Analisa Human Error Menggunakan Metode Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) Dan Human error Assessment and Reduction Technique (HEART) Pada Pengujian Destructive Test Mesin Milling Studi Kasus PT ABCD Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci; Ricky Abdul
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 8 No 2 (2023): (Mei 2023)
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v8i2.7218

Abstract

PT ABCD is a company engaged in ship classification by means of testing or inspection, one of the inspections carried out is the Destructive Test (DT) where testing is carried out by applying pressure to the material using a milling machine, with a maximum limit value output. and minimum on the samples that have been tested. In the testing process, there are interactions that occur between humans and machines and each activity will tend to experience errors in the form of system errors or human errors. Therefore, conditions caused by human error must be minimized by making repairs so that work accidents and errors do not occur, because this will cause losses for the operator and the company later. The method used in this study is the SHERPA and HEART methods. The purpose of using the SHERPA method is to reduce errors and provide specific solutions from the analysis of the data that has been collected. Human Errors that occur are carried out on the awareness of machine operators, this is due to operators who work in a hurry and lack of time. The solution to overcome the Human Error that occurs is that there must be firmness from the Operation Manager and the Head of the Coordinator of the Destructive Test Laboratory (DT), such as re-checking the results of the operator's work, then before working it is expected to conduct briefing first to always remind to work according to applicable procedures, and lastly provide OHS training to all operators to better understand and realize the importance of implementing OHS in every work activity.