Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Woodcraft “tanganketiga” Winda Oktaviani
Indonesian Journal of Strategic Management Vol 3, No 2 (2020): Indonesian Journal of Strategic Management
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijsm.v3i2.3897

Abstract

AbstractThe object of this research is a creative inustry in manufacturing. This study aims to determine the response of consumers regarding social media, pricing and customer loyalty "tanganketiga", and to determine the effect of social media and the prices on consumer loyalty at Woodcraft "tanganketiga". Sample in this study consisted of 100 respondents. The data used in this study are primary and secondary data. This research is descriptive and explanatory by using correlation coefficient analysis and simultaneous test at a significance level of 5%. These results indicate that social media has a strong relationship and significant impact on customer loyalty, in contrast to the price of which has a medium relationship and significant on customer loyalty. Keywords: Social Media; Price, Consumer Loyalty. AbstrakObjek penelitian ini adalah sebuah insdustri kreatif di bidang manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan konsumen mengenai media sosial, harga dan loyalitas konsumen “tanganketiga”, dan untuk mengetahui pengaruh media sosial dan harga terhadap loyalitas konsumen pada Woodcraft “tanganketiga”. Sample dalam penelitian ini terdiri dari 100 orang responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan eksplanatori dengan menggunakan metode analisis koefisien korelasi dan uji simultan pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Media sosial memiliki hubungan yang kuat dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, berbeda dengan harga yang memiliki hubungan sedang dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Kata Kunci: Media Sosial; Harga, Loyalitas Konsumen. 
UMKM berbasis teknologi desa kertawinangun Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan Wachjuni Wachjuni; Januar Habibi Masyar; Winda Oktaviani
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.14597

Abstract

KertawinangunVillageisadevelopingvillagewhosemainrawmaterialsarericeandcassava.KertawinangunVillageisfamousasthecenterofKuningancuisinesuchasgemblong,variouschips,cirengandregginang.However,althoughthisisthecenterofKuninganspecialties,manyothervillagesinKuninganprovinceproducethesameKuninganspecialties,sothemarketdemandtendstodecreaseratherthanincreasefromtimetotime.NotethatthereisTheresultsofaninitialsurveyconductedshowedthatthedeclinethatoccurredwascausedbyanumberoffactors,includinghisMSMEswhowerenotusingtechnologyasamarketingmedium.Asaresult,thetargetmarketisstilllimited.Theproductpackagingisstillverysimple,sotheproductiseasytodamage,andtherearefewproductvariations.ThemethodologyforimplementingthiscommunityserviceistheParticipatoryRuralAppraisal(PRA)approach.Thefirsttrainingexerciseistheuseoftechnologyformarketingactivities.Asaresult,hisMSMEsinsomevillagesselltheirproductstoe-commerceshoppers.ThesecondtrainingisProductInnovationTraining.Theresultismoreappealingpackagingdesignandarangeofnewflavors.  KertawinangunVillageisadevelopingvillagewhosemainrawmaterialsarericeandcassava.KertawinangunVillageisfamousasthecenterofKuningancuisinesuchasgemblong,variouschips,cirengandregginang.However,althoughthisisthecenterofKuninganspecialties,manyothervillagesinKuninganprovinceproducethesameKuninganspecialties,sothemarketdemandtendstodecreaseratherthanincreasefromtimetotime.NotethatthereisTheresultsofaninitialsurveyconductedshowedthatthedeclinethatoccurredwascausedbyanumberoffactors,includinghisMSMEswhowerenotusingtechnologyasamarketingmedium.Asaresult,thetargetmarketisstilllimited.Theproductpackagingisstillverysimple,sotheproductiseasytodamage,andtherearefewproductvariations.ThemethodologyforimplementingthiscommunityserviceistheParticipatoryRuralAppraisal(PRA)approach.Thefirsttrainingexerciseistheuseoftechnologyformarketingactivities.Asaresult,hisMSMEsinsomevillagesselltheirproductstoe-commerceshoppers.ThesecondtrainingisProductInnovationTraining.Theresultismoreappealingpackagingdesignandarangeofnewflavors.
UMKM berbasis teknologi desa kertawinangun Kecamatan Cidahu Kabupaten Kuningan Wachjuni Wachjuni; Januar Habibi Masyar; Winda Oktaviani
Abdimas Siliwangi Vol. 6 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.14597

Abstract

KertawinangunVillageisadevelopingvillagewhosemainrawmaterialsarericeandcassava.KertawinangunVillageisfamousasthecenterofKuningancuisinesuchasgemblong,variouschips,cirengandregginang.However,althoughthisisthecenterofKuninganspecialties,manyothervillagesinKuninganprovinceproducethesameKuninganspecialties,sothemarketdemandtendstodecreaseratherthanincreasefromtimetotime.NotethatthereisTheresultsofaninitialsurveyconductedshowedthatthedeclinethatoccurredwascausedbyanumberoffactors,includinghisMSMEswhowerenotusingtechnologyasamarketingmedium.Asaresult,thetargetmarketisstilllimited.Theproductpackagingisstillverysimple,sotheproductiseasytodamage,andtherearefewproductvariations.ThemethodologyforimplementingthiscommunityserviceistheParticipatoryRuralAppraisal(PRA)approach.Thefirsttrainingexerciseistheuseoftechnologyformarketingactivities.Asaresult,hisMSMEsinsomevillagesselltheirproductstoe-commerceshoppers.ThesecondtrainingisProductInnovationTraining.Theresultismoreappealingpackagingdesignandarangeofnewflavors.  KertawinangunVillageisadevelopingvillagewhosemainrawmaterialsarericeandcassava.KertawinangunVillageisfamousasthecenterofKuningancuisinesuchasgemblong,variouschips,cirengandregginang.However,althoughthisisthecenterofKuninganspecialties,manyothervillagesinKuninganprovinceproducethesameKuninganspecialties,sothemarketdemandtendstodecreaseratherthanincreasefromtimetotime.NotethatthereisTheresultsofaninitialsurveyconductedshowedthatthedeclinethatoccurredwascausedbyanumberoffactors,includinghisMSMEswhowerenotusingtechnologyasamarketingmedium.Asaresult,thetargetmarketisstilllimited.Theproductpackagingisstillverysimple,sotheproductiseasytodamage,andtherearefewproductvariations.ThemethodologyforimplementingthiscommunityserviceistheParticipatoryRuralAppraisal(PRA)approach.Thefirsttrainingexerciseistheuseoftechnologyformarketingactivities.Asaresult,hisMSMEsinsomevillagesselltheirproductstoe-commerceshoppers.ThesecondtrainingisProductInnovationTraining.Theresultismoreappealingpackagingdesignandarangeofnewflavors.
Optimalisasi Kunjungan Wisata Tenjo Laut melalui Platform Digital Keterlibatan Pelanggan wachjuni wachjuni; Winda Oktaviani; Wely Hadi Gunawan; Wina Noviani; Elda Ajeng Adyla
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.83

Abstract

Objek Wisata Tenjo Laut di Kabupaten Kuningan memiliki potensi alam yang besar namun mengalami kendala stagnasi dan fluktuasi kunjungan wisatawan akibat minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran serta sistem pengelolaan yang masih konvensional. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui transformasi digital dan penguatan tata kelola destinasi sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang meliputi pemetaan masalah, pelatihan manajemen media sosial dan konten visual, serta pendampingan implementasi teknologi. Solusi utama yang diterapkan adalah pengembangan Digital Customer Engagement Platform (DCEP) berupa katalog digital dan integrasi promosi daring, serta perbaikan sistem pendataan pengunjung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas mitra dalam strategi digital marketing dan manajemen data. Luaran program meliputi ketersediaan katalog wisata digital yang aksesibel, peningkatan interaksi media sosial, serta peralihan sistem pencatatan pengunjung dari manual ke basis data terstruktur. Intervensi ini berhasil mendorong modernisasi tata kelola destinasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, 9, dan 11, serta meningkatkan daya saing Tenjo Laut secara berkelanjutan.
Pengembangan Kapasitas Pelaku Usaha Lokal Desa Cihaur melalui Edukasi Konten Marketing Winda Oktaviani; Wachjuni Wachjuni; Nurul Siti Jahidah
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v4i03.557

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal di Desa Cihaur dalam memanfaatkan strategi konten marketing berbasis digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya literasi digital, khususnya dalam pembuatan konten pemasaran yang menarik dan efektif. Metode yang digunakan meliputi survei awal, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan teknis pembuatan konten (foto, video, dan caption), serta pendampingan penggunaan media sosial Instagram. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam memproduksi konten digital secara rutin, dengan sekitar 80% peserta mampu menghasilkan minimal tiga foto dan satu video setiap minggu. Program ini juga mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya branding dan interaksi digital dengan konsumen serta menumbuhkan minat wirausaha digital Masyarakat. Dengan demikian, edukasi konten marketing terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM berbasis lokal.
Penerapan strategi digital marketing untuk UMKM Desa Dadiharja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Ciamis Wely Hadi Gunawan; Rina Masruroh; Winda Oktaviani
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/.v2i2.1017

Abstract

This community service program was implemented to enhance the ability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Dadiharja Village, Rajagaluh District, Ciamis Regency to apply digital marketing strategies suited to the demands of the modern economic era. The program used training sessions, hands-on practice, and mentoring, focusing on social media utilization, promotional content creation, marketplace introduction, and brand identity development. Participants included village government officials and local residents, with approximately 30 individuals taking part in the program, The results show a notable improvement in participants’ digital understanding and skills. MSMEs began managing business accounts, creating promotional content independently, and applying marketing strategies relevant to market needs. This program produced positive impacts, including increased digital literacy, wider product market reach, and stronger local business competitiveness. The activity is highly relevant to the issues faced by the community, particularly low digital literacy and limited access to modern marketing channels. This program provides practical implications in the form of enhanced capacity of rural MSME actors in utilizing digital media for product marketing, strengthened technology-based business management skills, and the establishment of a mentoring model that can be replicated in other villages with similar characteristics to promote local economic sustainability.
Optimalisasi Kunjungan Wisata Tenjo Laut Melalui Platform Digital Keterlibatan Pelanggan Wachjuni; Winda Oktaviani; Wely Hadi Gunawan; Wina Noviani; Elda Ajeng Adyla
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 3 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v3i1.1037

Abstract

Objek Wisata Tenjo Laut di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi wisata alam yang besar, namun jumlah kunjungan wisatawan masih berada di bawah 3.000 orang per bulan dan berfluktuasi di luar musim liburan. Kondisi tersebut bersumber dari minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran, rendahnya kapasitas digital pengelola, serta belum tersedianya sistem pendataan pengunjung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pengembangan Digital Customer Engagement Platform (DCEP) berbasis Community Based Tourism. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning yang dilaksanakan dalam lima tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, serta pendampingan dan evaluasi, pada 14 Juli–20 September 2025 dengan melibatkan seluruh 15 anggota Pokdarwis Tenjo Laut. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, dokumentasi kegiatan, dan verifikasi luaran, kemudian dianalisis secara deskriptif. Kegiatan menghasilkan empat luaran utama, yaitu satu katalog digital destinasi, satu akun media sosial resmi, satu kalender konten bulanan, dan satu sistem pendataan pengunjung berbasis digital yang menggantikan pencatatan manual berbasis tiket terjual. Hasil evaluasi menunjukkan mitra mampu mengoperasikan media promosi digital, menyusun konten secara terjadwal, serta menerapkan pendataan pengunjung yang lebih terstruktur dibandingkan kondisi sebelum kegiatan. Dampak terhadap jumlah kunjungan belum dapat disimpulkan karena periode pengamatan pascakegiatan masih terbatas. Implementasi DCEP diposisikan sebagai fondasi penguatan tata kelola destinasi berbasis komunitas dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin 8, 9, dan 11.
Penerapan strategi digital marketing untuk UMKM Desa Dadiharja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Ciamis Wely Hadi Gunawan; Rina Masruroh; Winda Oktaviani
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/.v2i2.1017

Abstract

This community service program was implemented to enhance the ability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Dadiharja Village, Rajagaluh District, Ciamis Regency to apply digital marketing strategies suited to the demands of the modern economic era. The program used training sessions, hands-on practice, and mentoring, focusing on social media utilization, promotional content creation, marketplace introduction, and brand identity development. Participants included village government officials and local residents, with approximately 30 individuals taking part in the program, The results show a notable improvement in participants’ digital understanding and skills. MSMEs began managing business accounts, creating promotional content independently, and applying marketing strategies relevant to market needs. This program produced positive impacts, including increased digital literacy, wider product market reach, and stronger local business competitiveness. The activity is highly relevant to the issues faced by the community, particularly low digital literacy and limited access to modern marketing channels. This program provides practical implications in the form of enhanced capacity of rural MSME actors in utilizing digital media for product marketing, strengthened technology-based business management skills, and the establishment of a mentoring model that can be replicated in other villages with similar characteristics to promote local economic sustainability.
Optimalisasi Kunjungan Wisata Tenjo Laut Melalui Platform Digital Keterlibatan Pelanggan Wachjuni; Winda Oktaviani; Wely Hadi Gunawan; Wina Noviani; Elda Ajeng Adyla
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 3 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v3i1.1037

Abstract

Objek Wisata Tenjo Laut di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi wisata alam yang besar, namun jumlah kunjungan wisatawan masih berada di bawah 3.000 orang per bulan dan berfluktuasi di luar musim liburan. Kondisi tersebut bersumber dari minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran, rendahnya kapasitas digital pengelola, serta belum tersedianya sistem pendataan pengunjung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pengembangan Digital Customer Engagement Platform (DCEP) berbasis Community Based Tourism. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning yang dilaksanakan dalam lima tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, serta pendampingan dan evaluasi, pada 14 Juli–20 September 2025 dengan melibatkan seluruh 15 anggota Pokdarwis Tenjo Laut. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, dokumentasi kegiatan, dan verifikasi luaran, kemudian dianalisis secara deskriptif. Kegiatan menghasilkan empat luaran utama, yaitu satu katalog digital destinasi, satu akun media sosial resmi, satu kalender konten bulanan, dan satu sistem pendataan pengunjung berbasis digital yang menggantikan pencatatan manual berbasis tiket terjual. Hasil evaluasi menunjukkan mitra mampu mengoperasikan media promosi digital, menyusun konten secara terjadwal, serta menerapkan pendataan pengunjung yang lebih terstruktur dibandingkan kondisi sebelum kegiatan. Dampak terhadap jumlah kunjungan belum dapat disimpulkan karena periode pengamatan pascakegiatan masih terbatas. Implementasi DCEP diposisikan sebagai fondasi penguatan tata kelola destinasi berbasis komunitas dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin 8, 9, dan 11.