Okta Wulandono
Agriculture Office of Banten Province-Seed Testing and Certification Center of Banten Province Dinas Pertanian Provinsi Banten_UPTD PSBTPHP Provinsi Banten

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Spasial Sebaran Varietas Padi Ciherang, Mekongga dan Inpari 32 di Kabupaten Serang Okta Wulandono; Ike Rachmawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.03.22

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan utama penghasil makanan pokok di berbagai daerah di Indonesia. Varietas padi terus menerus dikembangkan guna menunjang pasokan pangan. Varietas unggul padi dikembangkan untuk pencapaian tujuan. Varietas padi Ciherang, Mekongga dan Inpari 32 pada tahun 2020 merupakan varietas dengan persentase rata-rata luasan tanam bulanan terbesar di Kabupaten Serang. Sebagai salah satu wilayah penyokong pasokan pangan Provinsi Banten, informasi penyebaran penanaman varietas unggul padi dibutuhkan sebagai landasan program kebijakan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial penanaman varietas padi Ciherang, Mekongga dan Inpari 32 di Kabupaten Serang. Penelitian ini menggunakan data inventarisasi penyebaran varietas padi. Data penelitian diperoleh dari UPTD PSBTPHP Provinsi Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kategorisasi hierarki, autokorelasi spasial global dan autokorelasi spasial lokal. Analisis kategorisasi hierarki menunjukkan hasil bahwa mayoritas kecamatan sebanyak 57,47% masuk ke dalam kategori Hierarki 3 dengan rata-rata persentase luas tanam bulanan hanya 1,91% per luas kecamatan. Kecamatan Hierarki 3 berlokasi di pesisir sebelah barat sampai ke perbatasan dengan Kabupaten Pandeglang. Hasil analisis autokorelasi spasial global menunjukkan terdapat pola spasial mengelompok (cluster) dengan autokorelasi positif. Kategori LL dari hasil perhitungan LISA menunjukkan hasil terbesar pada angka rata-rata 12,64% di ketiga varietas unggul padi.