Diana Hertati
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Penggunaan Dana Desa Tentang Penanganan Banjir di Desa Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo Alif Galih Baskoro; Diana Hertati
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i2.1745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi kebijakan penggunaan Dana Desa untuk penanganan banjir di Desa Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten atau Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi dan penarikan kesimpulan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentas. Penelitian menggunakan fokus teori model implementasi Edward III. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penggunaan Dana Desa untuk penanganan banjir di Desa Tropodo belum terimplementasi dengan baik dan optimal secara keseluruhan khususnya pada fokus komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi sedangkan pada fokus disposisi telah dilaksanakan secara optimal.
Inovasi Aplikasi Klampid New Generation (KNG) Dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Surabaya Ardelia Nur Sinta; Diana Hertati
Journal of Governance Innovation Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5 Nomor 2, September 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jogiv.v5i2.2795

Abstract

Pelayanan publik seiring berjalanya waktu mengalami perkembangan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik saat ini dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman serta kecanggihan tekhnologi. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya meluncurkan inovasi Aplikasi Klampid New Generation dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan pada masyarakat kota Surabaya. Inovasi ini diluncurkan pada 1 Juli 2022 sebagai pengembangan inovasi sebelumya yakni website E-Klampid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Inovasi Aplikasi Klampid New generation (KNG) dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah atribut inovasi menurut Rogers dalam Suwarno (2008) yang diantaranya adalah Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Triability, dan Observability. Berdasarkan teori tersebut hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Aplikasi Klampid New Generation dapat dikatakan memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Dengan ini juga meningkatkan pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Meskipun terdapat beberapa kendala yang harus dievaluasi berdasarkan keluhan dan kerumitan warga yaitu mengenai mekanisme upload dan jam operasional pelayanan melalui aplikasi KNG ini. walaupun terdapat kerumitan tersebut bukan menjadi sebuah kendala dalam pelaksanaan pelayanan kependudukan melalui aplikasi KNG tersebut tetap terus berjalan. Kata kunci: inovasi, aplikasi Klampid New Generation, Pelayanan administrasi kependudukan
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PABEAN, KABUPATEN PROBOLINGGO Diana Hertati; Aisyah Vira Ratnaningsih; Afifah Rania Asmaradani; Winda Putri Setiawan; Putri Nur Azizah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2406-2422

Abstract

Stunting adalah kondisi kekurangan gizi kronis pada anak yang disertai dengan adanya infeksi berulang akibat praktik pemberian pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang buruk selama 1000 hari pertama kehidupan anak (sejak lahir hingga usia 2 tahun), yang mengakibatkan perawakan anak lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Salah satu faktor penyebab stunting yaitu praktik pengasuhan yang tidak baik, seperti kurangnya pengetahuan kesehatan dan gizi calon ibu sebelum dan pada masa kehamilan hingga kurangnya akses ke makanan bergizi, hal ini dikarenakan masyarakat berasumsi bahwa makanan bergizi di Indonesia itu mahal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengoptimalkan fungsi dan tugas kader posyandu sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat tentang pencegahan stunting serta menciptakan inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal berupa ikan, guna menggiatkan gerakan gemar makan ikan pada balita sebagai salah satu upaya pencegahan stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan secara ceramah dan praktik langsung pembuatan inovasi PMT berbahan pangan lokal terhadap Kader Posyandu. Kegiatan dilakukan pada akhir bulan Mei 2023, yang terbagi menjadi 2 (dua) alur kegiatan, yaitu: 1) Penyuluhan Edukasi Stunting dan Pemenuhan Kebutuhan Gizi Balita, dan 2) Praktek Pembuatan Inovasi Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu memberdayakan kader posyandu melalui pengembangan pengetahuan mengenai pencegahan stunting dan edukasi pemberian makan balita. Sekaligus memberikan keterampilan bagi kader posyandu dalam memanfaatkan sumber pangan lokal menjadi inovasi baru dalam Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa Nugget Ikan Kurisi guna mendorong gerakan gemar makan ikan pada balita.