Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELATIHAN KARTU SKOR POEDJI ROCHYATI DALAM MENDETEKSI KOMPLIKASI OBSTETRI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIANTAN TENGAH KOTA PONTIANAK Elsa Noftalina
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1114

Abstract

WHO memperkirakan AKI di dunia pada tahun 2017 yaitu sebesar 211 per kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu terbanyak masih di dominasi oleh perdarahan, preeklampsi dan infeksi. Kematian ini dapat dicegah dengan cara deteksi dini ibu hamil beresiko oleh tenaga kesehatan dan masyarakat serta penanganan yang adekuat di fasilitas kesehatan, salah satunya dengan cara pengisian Kartu skor Poedji Rochjati (KSPR). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengisian kartu skor Poedji Rochjati dalam mendeteksi dini komplikasi obstetri terhadap peningakatan pengetahuan dan sikap kader wilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak. Desain penelitian menggunakan One Grup Pretest Postest. Penelitian dilakukan di Puskesms Siantan Tengah Kota Pontianak tanggal 3 s.d 6 Desember 2020. Populasi dan sampel penelitian adalah kader aktif Posyandu yaitu sebanyak 30 orang. Hasi uji statistik pada data pengetahuan yang menggunakan Uji wilcoxon menunjukkan bahwa mean Pre test = 51,07±16,024 dan post test = 67,47±18,553 dengan nilai p = 0,000 sedangkan hasil uji statistik data Sikap uji Paired T Test menunjukkan bahwa mean pre test = 29,40±2,541 dan post test = 30,77±2,873 dengan nilai p= 0,008. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelatihan yang diberikan mempunyai pengaruh signfikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader pada pengisian KSPR untuk mendeteksi dini komplikasi obstetri.
Efektivitas Metode Video Tutorial Dengan Demonstrasi Pembelajaran Mata Kuliah Kegawatdaruratan Maternal Neonatal Dalam Melakukan Pertolongan Persalinan Sungsang Di Masa Pandemic Covid 19 Elsa Noftalina
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v5i2.47

Abstract

Latar Belakang: Saat ini Indonesia bahkan dunia sedang mengalami pandemi suatu virus yaitu Coronavirus Diseases 2019 (COVID19), segala kegiatan didalam dan diluar ruangan di semua sektor sementara waktu ditunda demi mengurangi penyebaran corona terutama pada bidang pendidikan. Metode pembelajaran tatap muka diganti dengan virtual atau menggunakan video tutorial. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan efektivitas metode video tutorial dengan demonstrasi pada pembelajaran mata kuliah kegawatdaruratan maternal neonatal dalam melakukan pertolongan persalinan sungsang di masa pandemi Covid 19 di kampus Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak Tahun 2020. Rancangan Penelitian: Penelitian ini menggunakan true eksperimen dengan pendekatan post test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa tingkat 2 semester IV yaitu sebanyak 60 mahasiswa dengan pembagian 30 mahasiswa yang mendapat perlakuan (metode video tutorial) dan 30 mahasiswa sebagai kontrol (metode demonstrasi). Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakaan total sampling. Analisis data dengan uji T independent kemaknaan P-value (0,05). Hasil analisis : Terdapat perbedaan hasil belajar (nilai/post test) yang signifikan antara metode video tutorial dengan metode demonstrasi pada pembelajaran mata kuliah kegawatdaruratan maternal neonatal dalam melakukan pertolongan persalinan sungsang. Nilai rata-rata post test responden dengan metode demonstrasi sebesar 84,45 dan nilai rata-rata post test responden dengan metode video tutorial sebesar 51,09.Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara metode video tutorial dengan metode demonstrasi pada pembelajaran asuhan kegawatdaruratan maternal neonatal pada pertolongan persalinan sungsang di masa pandemi covid 19.