WHO memperkirakan AKI di dunia pada tahun 2017 yaitu sebesar 211 per kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu terbanyak masih di dominasi oleh perdarahan, preeklampsi dan infeksi. Kematian ini dapat dicegah dengan cara deteksi dini ibu hamil beresiko oleh tenaga kesehatan dan masyarakat serta penanganan yang adekuat di fasilitas kesehatan, salah satunya dengan cara pengisian Kartu skor Poedji Rochjati (KSPR). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengisian kartu skor Poedji Rochjati dalam mendeteksi dini komplikasi obstetri terhadap peningakatan pengetahuan dan sikap kader wilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak. Desain penelitian menggunakan One Grup Pretest Postest. Penelitian dilakukan di Puskesms Siantan Tengah Kota Pontianak tanggal 3 s.d 6 Desember 2020. Populasi dan sampel penelitian adalah kader aktif Posyandu yaitu sebanyak 30 orang. Hasi uji statistik pada data pengetahuan yang menggunakan Uji wilcoxon menunjukkan bahwa mean Pre test = 51,07±16,024 dan post test = 67,47±18,553 dengan nilai p = 0,000 sedangkan hasil uji statistik data Sikap uji Paired T Test menunjukkan bahwa mean pre test = 29,40±2,541 dan post test = 30,77±2,873 dengan nilai p= 0,008. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelatihan yang diberikan mempunyai pengaruh signfikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader pada pengisian KSPR untuk mendeteksi dini komplikasi obstetri.