Kairupan Timothy Timothy
Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KONFLIK PEKERJAAN KELUARGA DAN PERILAKU KONTRAPRODUKTIF DITEMPAT KERJA PADA PROFESI DOKTER Novira Magda Mangindaan; Manampiring Aaltje E; Kairupan Timothy Timothy
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1136

Abstract

Latarbelakang dan Tujuan: Beban kerja dokter di Indonesia terbilang tinggi bila dilihat dari rasio jumlah penduduk dan jumlah dokter, namun banyak dari para dokter memilih untuk bekerja lebih dengan berbagai alasan dan tujuan, di Indonesia sendiri tidak melarang dokter untuk bekerja lebih dari 1 tempat kerja meski sudah diatur dalam regulasi mengenai jam kerja. Penelitian yang dialamatkan pada dokter sebagai subjek penelitian sangat sedikit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana beban kerja dokter yang diukur pada masa pandemi covid 19, dan bagaimana hubungannya dengan konflik pekerjaan-keluarga dan perilaku kontraproduktif di tempat kerja.Metode: Penelitian ini menggunakan data kuantitatif berupa survey analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank.Hasil: Sebanyak 77 responden anggota Ikatan Dokter Indonesia Kab.Minahasa Selatan yang terbanyak perempuan 39%, usia terbanyak 36-45 tahun yaitu 51.95%, yang bekerja di instansi puskesmas 51% dan memiliki tempat 3 tempat kerja yang berhubungan dengan profesi 42.86%, dengan motivasi kerja lebih adalah untuk mendapatkan imbalan 76.62%. Hasil analisis memperlihatkan bahwa beban kerja dokter dalam penelitian ini didapatkan rendah-sedang, kemudian beban kerja dokter memiliki korelasi yang signifikan dengan konflik pekerjaan keluarga dengan kekuatan hubungan sangat lemah dan arah hubungannya positif, juga memiliki korelasi signifikan dengan perilaku kontraproduktif di tempat kerja dengan kekuatan hubungan sangat lemah dan arah hubungannya searah.Simpulan: Dari penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan konflik pekerjaan keluarga dan perilaku kontraproduktif ditempat kerja mendukung penelitian-penelitian sebelumnya.