This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jaffray
Wangyu Wangyu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Eirene Berdasarkan Efesus 2:11-22 dan Implementasinya dalam Kekristenan Masa Kini Wangyu, Wangyu; Panggarra, Robi
Jurnal Jaffray Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Jaffray Volume 8 No. 2 Oktober 2010
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v8i2.49

Abstract

Pertama, setelah setiap pembaca memahami makna eirene diharapkan akanmenerapkan kata eirene ini, di dalam kehidupan setiap hari sebagai salam sapaan sepertilayaknya kata syalom. Dan juga menghidupinya di dalam kehidupan Kristennya.Kedua, hendaklah setiap pemimpin gereja atau para gembala jemaat memahamibahasa asli Alkitab baik itu bahasa Ibrani untuk Perjanjian Lama maupun bahasa Yunaniuntuk Perjanjian Baru supaya dapat mengajar jemaatnya dengan baik.Ketiga, hendaklah setiap orang percaya mengimplementasikan makna eirene inididalam kehidupannya setiap hari, baik dalam ruang lingkup kelurga, tempat kerja ataudimanapun dia berada, harus menjadi pelaku eirene.Keempat, hendaklah setiap pemimpin gereja dan anggota jemaatnya yang sudahmengalami eirene dapat memberitakan, berita eirene (damai sejahtera) kepada orang lainyang belum mengalaminya, supaya orang lainpun didamaikan dengan Allah dansesamanya.Dan akhirnya, doa penulis semoga Allah sumber damai sejahtera yang sudahmendamaikan manusia lewat Anak-Nya Yesus Kristus, akan melimpahi semua orangpercaya dengan damai sejahtera. Penulis sangat mengharapkan agar karya ilmiah ini dapatmenjadi berkat bagi setiap pembaca dan orang percaya masa kini.
Konsep Eirene Berdasarkan Efesus 2:11-22 dan Implementasinya dalam Kekristenan Masa Kini Wangyu Wangyu; Robi Panggarra
Jurnal Jaffray Vol 8, No 2 (2010): Oktober 2010
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v8i2.49

Abstract

Pertama, setelah setiap pembaca memahami makna eirene diharapkan akanmenerapkan kata eirene ini, di dalam kehidupan setiap hari sebagai salam sapaan sepertilayaknya kata syalom. Dan juga menghidupinya di dalam kehidupan Kristennya.Kedua, hendaklah setiap pemimpin gereja atau para gembala jemaat memahamibahasa asli Alkitab baik itu bahasa Ibrani untuk Perjanjian Lama maupun bahasa Yunaniuntuk Perjanjian Baru supaya dapat mengajar jemaatnya dengan baik.Ketiga, hendaklah setiap orang percaya mengimplementasikan makna eirene inididalam kehidupannya setiap hari, baik dalam ruang lingkup kelurga, tempat kerja ataudimanapun dia berada, harus menjadi pelaku eirene.Keempat, hendaklah setiap pemimpin gereja dan anggota jemaatnya yang sudahmengalami eirene dapat memberitakan, berita eirene (damai sejahtera) kepada orang lainyang belum mengalaminya, supaya orang lainpun didamaikan dengan Allah dansesamanya.Dan akhirnya, doa penulis semoga Allah sumber damai sejahtera yang sudahmendamaikan manusia lewat Anak-Nya Yesus Kristus, akan melimpahi semua orangpercaya dengan damai sejahtera. Penulis sangat mengharapkan agar karya ilmiah ini dapatmenjadi berkat bagi setiap pembaca dan orang percaya masa kini.